Skip to main content

6 Trik Memilih Chain Block Untuk Mempermudah Pekerjaan

Chain Block

Di dunia konstruksi dan industri, chain block sangat dibutuhkan untuk memindahkan barang berat dari satu tempat ke tempat lain dengan lebih mudah. Oleh karena itu, terdapat banyak tipe dan jenisnya yang terkadang membuat pengguna bingung memilih yang mana. Dengan trik yang tepat, Kamu akan mendapatkan produk tepat dan bermanfaat maksimal.

Alat ini terdiri dari beberapa bagian penting, mulai dari roll, rantai, roda gigi, dan pengait. Masing-masing bagian akan bekerjasama untuk membantu memindahkan barang. Memang setiap tipe, akan beda bentuk dan spesifikasinya. Oleh karena itu, penting untuk memilih alat yang benar.

Trik Memilih Chain Block yang Tepat

Sebelum Kamu menentukan pilihan untuk membeli chain block pastikan untuk melakukan enam trik berikut ini terlebih dahulu. Mulai dari menentukan kapasitas beban hingga garansi yang diberikan oleh produsen maupun distributornya.

1. Berapa Kapasitas Beban yang Akan Diangkut

Pastikan terlebih dahulu berapa barang paling berat yang Kamu akan pindahkan menggunakan alat tersebut. Kemudian baru pilih alat dengan beban sama atau lebih dari berat terberat tersebut.

Saat ini, kisaran kapasitas sebuah alat pengangkat barang dengan sistem rantai ini sangat beragam, mulai dari maksimal 0,5 ton sampai 50 ton. Dengan informasi awal tentang barang yang akan diangkut, mempermudah Kamu memilih tipe sesuai.

2. Mudah Mencari Sparepart Jika Rusak

Untuk penggunaan di dunia industri, tentu ingin memiliki chain block yang dapat digunakan dalam waktu lama tanpa harus tiap sebentar membeli bukan? Oleh karena itu, pastikan juga alat tersebut mudah dicari spare partnya di sekitar daerah tempat bisnis Kamu beroperasi.

Dengan begitu, ketika terjadi kerusakan tentu mudah mendapatkan bagian pengganti dengan kualitas yang sama. Alhasil biayanya juga akan lebih murah ketimbang harus memesan spare part dari luar daerah bahkan luar negeri.

3. Pastikan Bahan Pembuatan Rantai Dari Baja

Baja memiliki kemampuan yang tinggi untuk menahan beban, sehingga perlu dipastikan bahwa rantai dari alat tersebut dibuat dari bahan baja campuran dengan kategori grade 80 atau 80 persennya adalah baja. Lalu, rantai juga tidak melalui proses pengelasan manual karena akan rentan putus.

Untuk memastikannya, Kamu harus teliti melihat rangkaian rantai, apakah mulus tanpa proses las antar sambungannya atau terdapat bagian bekas las.

4. Pilih Panjang Rantai

Panjang rantai sangat mempengaruhi kemampuan sebuah alat pengangkut beban, untuk memindahkan sebuah barang dari satu tempat ke tempat lain. Perhitungannya harus akurat, sehingga saat dipakai memang benar-benar bisa berfungsi maksimal.

Sebagai contoh, jika panjang blok angkat yang tersedia adalah 10 meter tentunya panjang rantai harus 9,5 meter supaya saat mengangkat beban tetap stabil.

5. Pilih Mounting

Untuk memindahkan barang menggunakan troli, dimana katrol akan dikaitkan pada troli maka pilih jenis trolly mounted. Sedangkan untuk alat yang akan dipakai statis pada satu lokasi tanpa harus dikaitkan pada troli, pilih hook mounted.

Kamu bisa bertanya kepada penjual terlebih dahulu dan menjelaskan kebutuhan Kamu, sebelum menentukan jenis mounting dari chain block tersebut.

6. Memiliki Garansi

Jangan lupa untuk mengecek garansi yang disediakan saat pembelian alat tersebut, gunanya adalah untuk menjamin Kamu tidak rugi jika seandainya ada bagian tertentu yang rusak ketika baru dipakai. Sehingga pihak penjual dapat mengganti dengan produk baru, dan Kamu tak perlu mengeluarkan biaya tambahan.

Jangan abaikan trik memilih chain block ini, apalagi untuk penggunaan di dunia industri. Ketika salah beli dan tidak terpakai tentu kerugian besar akan dirasakan dan berdampak pada biaya pengeluaran bisnis tersebut. Jadi jika Kamu ingin membeli chain block yang berkualiatas, cek saja di asmarines.com yang menyediakan alat lengkap sesuai kebutuhan.

Baca juga:
Indra DP
Indra DP

Android Enthusiast. Suka berbagi pengalaman dan informasi seputar dunia teknologi.