23 February 2019

Samsung Galaxy Watch Active dan Galaxy Fit Resmi Dirilis Wearable

Samsung Galaxy Watch Active dan Galaxy Fit Resmi Dirilis


Galaxy Watch Active dan Galaxy Fit

Selain meluncurkan smartphone flagship Galaxy S10 Series dan Galaxy Fold, Samsung juga meluncurkan dua perangkat wearable terbarunya, yakni Galaxy Watch Active dan Galaxy Fit.

Galaxy Watch Active termasuk kedalam lini jam tangan pintar (smartwatch), sedangkan Galaxy Fit merupakan sebuah perangkat gelang pintar (smartband).

Galaxy Watch Active

Galaxy Watch Active

Galaxy Watch Active hadir dengan desain baru, yakni tampil tanpa bezel yang dapat diputar seperti halnya pada Samsung Gear dulu. Sebagai gantinya, pengguna cukup men-swipe layar untuk keperluan navigasi.

Desain dari Galaxy Watch Active ini bisa dikatakan cukup sporty, yakni hanya 10,5 mm dengan diameter 40 mm. Layar smartwatch ini menggunakan panel AMOLED seluas 1,1 inchi dengan resolusi 360 x 360 pixel dan sudah dilapisi pelindung Gorilla Glass 3.

Galaxy Watch Active diotaki prosesor Exynos 9110 dengan kapasitas RAM 768MB dan memori internal 4GB, serta didukung baterai 230 mAh yang mendukung pengisian daya secara nirkabel dengan Qi Wireless Charging ataupun juga bisa dari Galaxy S10.

Galaxy Watch Active berjalan pada sistem operasi Tizen OS yang dilengkapi dengan fitur terbaru bernama Blood Pressure Monitoring serta sensor pendeteksi detak jantung, sensor pendeteksi stres, dan chip NFC untuk layanan Samsung Pay.

Hal yang paling menarik, Galaxy Watch Active memiliki kemampuan melacak aktivitas pengguna hingga 39 jenis aktivitas dengan menggunakan sensor GPS, GLONASS, Gyroscope, Accelerometer, dan Barometer.

Galaxy Watch Active juga mendukung konektivitas Bluetooth 4.2 dan Wi-Fi, serta kemampuan anti air hingga 5 ATM.

Galaxy Watch Active akan mulai tersedia di pasa Amerika Serikat pada 8 Maret 2019 mendatang dengan harga USD 199 atau sekitar Rp 2,8 jutaan dengan empat pilihan warna yang tersedia, yakni silver, black, rose gold, dan sea green.

Galaxy Fit

Galaxy Fit

Galaxy Fit hadir dengan layar AMOLED seluas 0,95 inchi beresolusi 120 x 240 pixel. Ada pula varian yang lebih kecil, yakni Galaxy Fit e dengan layar PMOLED hitam putih seluas 0,74 inchi beresolusi 64 x 128 pixel. Bobot kedua smartband ini juga ringan, Galaxy Fit hanya 24 gram sedangkan Galaxy Fit e hanya 15 gram.

Baik Galaxy Fit maupun Galaxy Fit e, kedua smartband ini memiliki kemampuan untuk melacak aktivitas pengguna hingga 90 jenis aktivitas. Selain itu, kedua smartband ini juga memiliki kemampuan anti air hingga 5 ATM.

Galaxy Fit dan Galaxy Fit e juga dilengkapi sensor pendeteksi detak jantung, pendeteksi tingkat stres, dan penghitung waktu tidur.

Kedua smartband ini berjalan pada sistem operasi sistem operasi besutan Samsung, Realtime OS yang dapat menampilkan informasi berupa alarm, kalendar, dan info cuaca yang diambil dari smartphone.

Galaxy Fit tersedia dalam pilihan warna silver dan black, smartband ini akan mulai tersedia pada 31 Mei 2019 mendatang dengan banderol harga USD 99 atau sekitar Rp 1,3 jutaan.

Selengkapnya...

22 February 2019

Galaxy Fold Resmi Diluncurkan, Smartphone Layar Lipat Pertama Samsung Smartphone

Galaxy Fold Resmi Diluncurkan, Smartphone Layar Lipat Pertama Samsung


Galaxy Fold

Bersamaan dengan diluncurkannya Galaxy S10e, Galaxy S10, Galaxy S10+, dan Galaxy S10 5G, Samsung juga resmi meluncurkan perangkat smartphone layar lipat pertamanya yang bernama Galaxy Fold.

Ya! perangkat layar lipat besutan Samsung ini akhirnya benar-benar terwujud setelah sebelumnya sempat diperkenalkan wujud purwarupanya pada November 2018 lalu. (Baca juga: Samsung Resmi Perkenalkan Smartphone Layar Lipat Infinity Flex Display)

Desain dari Galaxy Fold ini juga tak berbeda jauh dengan desain purwarupanya dulu, smartphone ini memiliki layar eksternal seluas 4,6 inchi dan ketika lipatannya dibuka, maka terdapat layar internal yang lebih lebar, yakni 7,3 inchi sehingga menjadi seukuran tablet.

Galaxy Fold

Untuk mendukung pengoperasiannya, Galaxy Fold dilengkapi dengan fitur app continuity yang memuluskan perpindahan antarmuka dari mode smartphone ke mode tablet.

Selain itu, Galaxy Fold juga dapat menjalankan tiga aplikasi secara bersamaan dalam satu layar berkat fitur three app multitasking.

Galaxy Fold

Menariknya lagi, Galaxy Fold dilengkapi dengan 6 buah kamera!, yang masing-masing terdiri dari tiga kamera di bagian belakang, satu kamera di bagian depan, dan dua kamera di bagian dalam perangkat ketika pengguna membuka layar perangkat. Sayangnya Samsung masih belum mengungkapkan detail spesifikasi dari masing-masing kamera Galaxy Fold ini.

Sedangkan untuk mendukung kinerjanya, Galaxy Fold ditenagai oleh prosesor Snapdragon 855 yang disandingkan dengan RAM 12GB, memori internal 512GB (UFS 3.0), serta dua buah baterai berkapasitas 4380 mAh.

Dukungan lainnya berupa dukungan pilihan konektivitas 4G LTE dan 5G, port USB Type-C dan sensor fingerprint yang tersemat di sisi samping perangkat.


Penasaran kan dengan harganya? Samsung bakal membanderol Galaxy Fold ini dengan harga yang sangat tinggi, yakni seharga mulai dari USD 1980 atau sekitar Rp 27,7 jutaan!

Dan untuk ketersediaannya, perangkat layar lipat besutan Samsung ini akan mulai tersedia pada 27 April 2019 mendatang.
Selengkapnya...
Samsung Galaxy S10 5G Resmi Diperkenalkan dengan Dukungan Koneksi 5G dan Empat Kamera Belakang Smartphone

Samsung Galaxy S10 5G Resmi Diperkenalkan dengan Dukungan Koneksi 5G dan Empat Kamera Belakang


Samsung Galaxy S10 5G

Selain Galaxy S10e, Galaxy S10, dan Galaxy S10+, ternyata masih ada satu lagi model lainnya yang juga diperkenalkan oleh Samsung, yaitu Galaxy S10 5G. Sesuai namanya, model ini telah mendukung konektivitas 5G.

Baca juga: Samsung Galaxy S10 Series Resmi Dirilis, Inilah Spesifikasi dan Harganya di Indonesia

Selain itu, Galaxy S10 5G juga memiliki layar lebih jumbo serta dilengkapi dengan empat kamera di belakang dan dual-camera di depan.

Berikut spesifikasi dari Galaxy S10 5G:
  • Dimensi 162.6 x 77.1 x 7.9 mm.
  • Berat 198 gram.
  • Layar Dynamic AMOLED (edge design) 6,7 inchi, Quad HD+, Corning Gorilla Glass 6, HDR10, Always On display.
  • Prosesor Exynos 9820 Octa-core (Global) / Snapdragon 855 (USA, China).
  • RAM 8GB.
  • Memori internal 256GB.
  • OS Android 9.0 Pie dengan antarmuka One UI.
  • Quad-camera belakang (wide 12 MP, f/1.5-2.4, 26mm, 1/2.55″, 1.4µm, Dual Pixel PDAF, OIS) +(telephoto 12 MP, f/2.4, 52mm, 1/3.6″, 1.0µm, AF, OIS, 2x optical zoom) + (ultra wide-angle 16 MP, f/2.2, 12mm) + ToF Camera.
  • Dual-camera depan 10 MP, f/1.9, Dual Pixel PDAF + ToF Camera.
  • Konektivitas Dual-SIM, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ax, dual-band, Wi-Fi Direct, Bluetooth 5.0, USB Type-C, NFC, port jack audio 3.5 mm.
  • Sensor Fingerprint di dalam layar.
  • Sertifikasi IP68 (tahan air dan debu).
  • Baterai 4500 mAh, support fast charging, wireless charging / Power Share.
Sayangnya untuk Galaxy S10 5G ini akan tersedia di pasaran mulai pertengahan tahun ini, begitupun juga harganya masih belum diungkapkan oleh Samsung.
Selengkapnya...
Samsung Galaxy S10 Series Resmi Dirilis, Inilah Spesifikasi dan Harganya di Indonesia Smartphone

Samsung Galaxy S10 Series Resmi Dirilis, Inilah Spesifikasi dan Harganya di Indonesia


Galaxy S10

Samsung akhirnya resmi meluncurkan tiga model dari smartphone flagship terbarunya yakni, Galaxy S10e, Galaxy S10, dan Galaxy S10+ di San Fransisco, Amerika Serikat, Kamis (21/02/2019). Ketiga model Galaxy S10 tersebut mengusung berbagai peningkatan spesifikasi dan dibekali dengan segudang fitur terbaru.

Dari segi desain, baik Galaxy S10e, Galaxy S10, dan Galaxy S10+ sama-sama mengusung desain yang mirip. Ketiga model tersebut sama-sama mengusung desain layar bezel-less dengan kamera depan berada didalam layar. Salah satu yang menarik yaitu, layar dari semua model Galaxy S10 tersebut mengusung panel terbaru buatan Samsung, yakni Dinamic AMOLED.

Selain itu, persamaan lainnya yaitu ketiga model Galaxy S10 tersebut akan hadir dengan chipset Snapdragon 855 untuk wilayah Amerika dan China, dan Exynos 9820 untuk wilayah global, termasuk juga di Indonesia.

Sedangkan untuk urusan sistem keamanan, Galaxy S10 dan Galaxy S10+ dibekali dengan teknologi sensor fingerprint di dalam layar (ultrasonik fingerprint). Sedangkan untuk Galaxy S10e yang merupakan model paling terjangkau memiliki sensor fingerprint yang tersemat di bagian tombol power.

Lebih lanjut, terdapat beberapa perbedaan lainnya dari ketiga model Galaxy S10 ini, diantaranya yaitu ukuran layar, desain kamera depan, konfigurasi kamera, dan beberapa spesifikasi di dalamnya.

Spesifikasi Galaxy S10e

Galaxy S10e
  • Dimensi 142.2 x 69.9 x 7.9 mm.
  • Berat 150 gram.
  • Layar Dynamic AMOLED (flat design) 5,8 inchi, Full HD+, Gorilla Glass 5, HDR10, Always on display.
  • Prosesor Exynos 9820 Octa-core (Global) / Snapdragon 855 (USA, China).
  • RAM 6GB / 8GB.
  • Memori internal 128GB / 256GB, slot microSD hingga 512GB (hybrid slot).
  • OS Android 9.0 Pie dengan antarmuka One UI.
  • Dual kamera belakang (12 MP, f/1.5-2.4, 26mm (wide), 1/2.55″, 1.4µm, Dual Pixel PDAF, OIS) + (ultra wide-angle 16 MP, f/2.2, 12mm).
  • Kamera depan (in-display camera) 10 MP, f/1.9, Dual Pixel PDAF.
  • Konektivitas Dual-SIM, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ax, dual-band, Wi-Fi Direct, Bluetooth 5.0, USB Type-C, NFC, port jack audio 3.5 mm.
  • Sensor Fingerprint di bagian tombol power.
  • Sertifikasi IP68 (tahan air dan debu).
  • Baterai 3100 mAh, support fast charging, wireless charging / Power Share.
Spesifikasi Galaxy S10

Galaxy S10
  • Dimensi 149.9 x 70.4 x 7.8 mm
  • Berat 157 gram.
  • Layar Dynamic AMOLED (edge design), 6,1 inchi, Quad HD+, Corning Gorilla Glass 6, HDR10, Always On display.
  • Prosesor Exynos 9820 Octa-core (Global) / Snapdragon 855 (USA, China).
  • RAM 8GB.
  • Memori internal 128GB / 256GB, slot microSD hingga 512GB (hybrid slot).
  • OS Android 9.0 Pie dengan antarmuka One UI.
  • Triple-camera belakang (wide 12 MP, f/1.5-2.4, 26mm, 1/2.55″, 1.4µm, Dual Pixel PDAF, OIS) + (telephoto 12 MP, f/2.4, 52mm, 1/3.6″, 1.0µm, AF, OIS, 2x optical zoom) + (ultra wide-angle 16 MP, f/2.2, 12mm).
  • Kamera depan 10 MP, f/1.9, Dual Pixel PDAF (in-display camera).
  • Konektivitas Dual-SIM, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ax, dual-band, Wi-Fi Direct, Bluetooth 5.0, USB Type-C, NFC, port jack audio 3.5 mm.
  • Sensor Fingerprint di dalam layar.
  • Sertifikasi IP68 (tahan air dan debu).
  • Baterai 3700 mAh, support fast charging, wireless charging / Power Share.
Spesifikasi Galaxy S10+

Galaxy S10 plus
  • Dimensi 157.6 x 74.1 x 7.8 mmm.
  • Berat 175 gram.
  • Layar Dynamic AMOLED (edge design) 6,4 inchi, Quad HD+, Corning Gorilla Glass 6, HDR10, Always On display.
  • Prosesor Exynos 9820 Octa-core (Global) / Snapdragon 855 (USA, China).
  • RAM 8GB / 12GB.
  • Memori internala 128GB / 512GB / 1TB, slot microSD hingga 512GB (hybrid slot).
  • OS Android 9.0 Pie dengan antarmuka One UI.
  • Triple-Camera belakang (wide 12 MP, f/1.5-2.4, 26mm, 1/2.55″, 1.4µm, Dual Pixel PDAF, OIS) +( telephoto 12 MP, f/2.4, 52mm, 1/3.6″, 1.0µm, AF, OIS, 2x optical zoom) + (ultra wide-angle 16 MP, f/2.2, 12mm)
  • Dual-camera depan (10 MP, f/1.9, Dual Pixel PDAF) + (8 MP, f/2.2, depth sensor) (in-display camera).
  • Konektivitas Dual-SIM, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ax, dual-band, Wi-Fi Direct, Bluetooth 5.0, USB Type-C, NFC, port jack audio 3.5 mm.
  • Sensor Fingerprint di dalam layar.
  • Sertifikasi IP68 (tahan air dan debu).
  • Baterai 4000 mAh, support fast charging, wireless charging / Share Power.
Kabar baiknya, Semua model Galaxy S10 ini sudah bisa dipesan di Indonesia mulai hari ini (22/02) di situs https://www.samsung.com/id/galaxylaunchpack/. Sedangkan untuk harganya di Indonesia, berikut ini detail harga dari masing-masing model:
  • Galaxy S10e RAM 8GB / internal 128GB: Rp 10,5 jutaan.
  • Galaxy S10 varian RAM 8GB / internal 128GB: Rp 12,9 jutaan.
  • Galaxy S10+ varian RAM 8GB / internal 128GB : Rp 13,9 jutaan.
  • Galaxy S10+ varian RAM 8GB / internal 256GB : Rp 18,4 jutaan.
  • Galaxy S10+ varian RAM 8GB / internal 1TB: Rp 23,9 jutaan.
Selengkapnya...

21 February 2019

Xiaomi Mi 9 Resmi Dirilis, Inilah Spesifikasi dan Harganya Smartphone

Xiaomi Mi 9 Resmi Dirilis, Inilah Spesifikasi dan Harganya


Xiaomi Mi 9

Setelah cukup lama menjadi perbincangan lantaran bocorannya telah bertebaran di dunia maya, kini akhirnya Xiaomi resmi merilis seri smartphone flagship terbarunya yakni Xiaomi Mi 9 di China.

Xiaomi Mi 9 datang dengan berbagai peningkatan dari versi pendahulunya, Xiaomi Mi 8. Adapun peningkatan yang paling menonjol yakni Mi 9 kini ditenagai oleh prosesor terbaru dari Qualcomm, yakni Snapdragon 855. Selain itu, Mi 9 telah dibekali dengan tiga kamera belakang.

Baca juga:
Ya, Mi 9 dibekali triple-camera dengan konfigurasi lensa utama beresolusi 48 MP, sensor Sony IMX586 dengan filter Quad Bayer. Sensor tersebut merupakan sensor 1/2 inci dengan ukuran piksel 8,0 μm yang dapat digabung menjadi Super Pixel 1,6 μm.

Selain itu, ada pula lensa ultra wide-angle 16 MP, f/2.2, 1.0 μm pixel size dengan sensor Sony IMX481 serta sudut pandang 117 derajat yang memungkinkannya untuk memotret makro dari jarak 4 cm. Terakhir ada lensa telephoto 12 MP, f/2.2, dengan 2x optical zoom.

Beralih ke tampilan, Mi 9 mengusung layar Super AMOLED seluas 6,39 inchi beresolusi Full HD+ dengan rasio screen-to-body mencapai 90,7%. Diatas layar terdapat notch waterdrop sebagai tempat untuk modul kamera depan yang beresolusi 20 MP yang terintegrasi fitur face unlock dan dukungan teknologi AI. Ada pula sensor fingerprint di dalam layar sebagai fitur keamanan biometrik di Mi 9 ini.

Layar Mi 9 telah dilapisi pelindung Corning Gorilla Glass 6 dan pada triple-camera juga dilapisi dengan kaca Safir agar tidak mudah tergores.

Chipset Snapdragon 855 yang ditanam ke Mi 9 dipadukan dengan RAM 6GB / 8GB, memori internal 64GB / 128GB, serta baterai berkapasitas 3300 mAh.

Baterai pada Mi 9 juga mendukung teknologi pengisian daya cepat 27W melalui USB Type-C yang oleh Xiaomi disebut dengan Charge Turbo. Selain itu, ada pula dukungan pengisian daya secara nirkabel hingga 20W.

Selain Mi 9, Xiaomi juga turut memperkenalkan dua varian lainnya, yaitu Mi 9 Explorer Edition dan Mi 9 SE.

Xiaomi Mi 9 Explorer Edition

Untuk Mi 9 Explorer Edition, varian ini mengusung spesifikasi yang sama seperti Mi 9 versi standar. Hanya saja pada Mi 9 Explorer Edition memiliki desain bodi transparan serta RAM berkapasitas 12GB. Namun sayangnya, untuk varian ini hanya akan tersedia di pasar China saja.

Sedangkan untuk Mi 9 SE, varian ini merupakan varian termurah. Mi 9 SE mengusung ukuran layar yang sedikit lebih kecil, yakni berukuran 5,97 inchi. Selain itu, Mi 9 SE dibekali dengan RAM 6GB dengan dua pilihan memori internal, yakni 64GB / 128GB.

Penasaran dengan harganya? Xiaomi membanderol Mi 9 varian RAM 6GB / internal 64GB dibanderol seharga 2999 Yuan (Rp 6,2 jutaan), sedangkan varian RAM 8GB / internal 128GB dibanderol 3299 Yuan (Rp 6,9 jutaan).

Sedangkan untuk Mi 9 Explorer Edition dibanderol seharga 3999 Yuan atau sekitar Rp 8,8 jutaan.

Dan untuk Mi 9 SE varian internal 64GB dibanderol seharga 1999 Yuan (Rp 4 jutaan), dan untuk varian internal 128GB dibanderol seharga 2299 Yuan (Rp 4,8 jutaan).
Selengkapnya...
Vivo V15 Pro Resmi Meluncur, Smartphone Pertama dengan Snapdragon 675 Smartphone

Vivo V15 Pro Resmi Meluncur, Smartphone Pertama dengan Snapdragon 675


Vivo V15 Pro

Vivo beberapa waktu lalu resmi meluncurkan Vivo V15 Pro di India. Menariknya Vivo V15 Pro merupakan smartphone pertama yang ditenagai oleh prosesor Snapdragon 675 dan desain kamera depan pop-up.

Dari segi tampilan, Vivo V15 Pro ini mengusung layar bezel-less Ultra FullView Display berukuran 6,39 inchi beresolusi Full HD+ dengan aspek rasio 19,5:9. Selain itu, layar smartphone ini juga menggunakan panel AMOLED dan teknologi sensor fingerprint di dalam layar.

Di sisi atas perangkat, terdapat kamera depan pop-up beresolusi 32 MP (f/2.0) serta menggunakan sensor kamera besutan Samsung, ISOCELL GD1. Sedangkan di bagian belakang terdapat tiga kamera yang masing-masing beresolusi 48 MP, sensor ISOCELL GM1 + 8 MP + 5 MP.

Baca juga:
Kamera di Vivo V15 Pro ini juga didukung dengan berbagai fitur AI, diantaranya AI Face Beauty, AI Selfie Lighting, AI Scene Recognition, AI Portrait Framing, AI Body Beauty, dan AI Super Night.

Kinerja chipset Snapdragon 675 yang tertanam di Vivo V15 Pro ini disandingkan dengan RAM 6GB, memori internal 128GB serta baterai berkapasitas 3400 mAh. Vivo V15 Pro sudah berjalan pada sistem operasi Android 9.0 Pie dengan antarmuka FunTouch OS 5.0.

Untuk fitur pendukung lainnya, Vivo V15 Pro dilengkapi dengan asisten virtual Jovi, Game Mode 5.0, Dual 4G VoLTE, Wi-Fi 802.11ac, Bluetooth 5.0 dan port jack audio 3.5 mm.

Bicara soal harga, Vivo V15 Pro akan dibanderol seharga Rs 28990 atau sekitar Rp 5,7 jutaan yang tersedia dalam pilihan warna Topaz Blue dan Ruby Red.

Vivo V15 Pro akan mulai dijual secara online di situs resmi Vivo India dan Amazon India pada 3 Maret 2019 mendatang. Dan kabar baiknya, Vivo juga bakal menghadirkan Vivo V15 Pro ini di Indonesia dalam waktu dekat.
Selengkapnya...

17 February 2019

Cara Memunculkan Kembali Hibernate di Windows 10 Tutorial Windows Windows 10

Cara Memunculkan Kembali Hibernate di Windows 10


Hibernate di Windows 10

Jika kamu sebelumnya menggunakan Windows 7 dan sering menggunakan opsi Hibernate, mungkin kamu akan kebingungan jika kamu saat ini mulai beralih ke Windows 10.

Di Windows 7, opsi Hibernate ini biasanya dapat kita temukan di Power Menu, bersebelahan dengan opsi Shutdown, Sleep, dan Restart. Namun di Windows 10, entah kenapa opsi Hibernate ini dihilangkan secara default.


Nah, jika kamu tetap ingin menggunakan Hibernate di Windows 10 agar kamu dapat segera melanjutkan kembali pekerjaan yang belum tersimpan setelah komputer dimatikan, berikut ini cara memunculkan kembali opsi Hibernate di Windows 10:

Pertama, Klik kanan pada icon baterai di pojok kanan Taskbar, lalu klik Power Options.

Cara Memunculkan Kembali Hibernate di Windows 10

Setelah Control Panel terbuka, klik opsi Choose what the power button does yang terletak pada panel kiri.


Kemudian klik Change settings that are currently unavailable.

Cara Memunculkan Kembali Hibernate di Windows 10

Beralih ke bagian bawah, beri centang pada opsi Hibernate. Jika sudah, klik Saved changes.

Cara Memunculkan Kembali Hibernate di Windows 10

Dan sekarang, opsi Hibernate telah muncul kembali di Power Menu.

Cara Memunculkan Kembali Hibernate di Windows 10

Baca juga:
Selengkapnya...

16 February 2019

Inilah Daftar Smartphone Xiaomi yang Akan Mendapatkan Update MIUI 11 News

Inilah Daftar Smartphone Xiaomi yang Akan Mendapatkan Update MIUI 11

MIUI 11

Xiaomi belum lama ini resmi mengumumkan jika mereka tengah menggarap MIUI 11. Versi terbaru dari antarmuka besutan Xiaomi tersebut kabarnya saat ini masih berada dalam tahap pengembangan dan uji coba.

MIUI 11 mengusung tagline sebagai "sistem operasi baru yang unik". Xiaomi pun menjanjikan sejumlah perubahan dan penambahan fitur baru pada MIUI 11, salah satunya yaitu icon pack baru serta dukungan mode malam.

Meskipun belum diketahui secara pasti kapan versi stabil dari MIUI 11 diluncurkan, namun Xiaomi telah mengumumkan daftar perangkat mana saja yang bakal mendapatkan update MIUI 11 ini.

Sama seperti MIUI 10, pada MIUI 11 nantinya bakal mendukung di hampir semua smartphone Xiaomi. Bahkan perangkat lawas pun juga akan kebagian MIUI 11 seperti Redmi 3s, Redmi 3X serta Redmi 4.

Dan berikut ini daftar lengkap smartphone Xiaomi yang akan mendapatkan update MIUI 11:

Mi Series

Mi 9, Mi 8, Mi 8 SE, Mi 8 Pro, Mi 8 Explorer Edition, Mi 6, Mi Mix 3, Mi Mix 2s, Mix Mix 2, Mi Mix, Mi Note 3, Mi Note 2, Mi Max 3, Mi Max 2, Mi Max, Mi Play, Mi 6Χ, Mi 5c, Mi 5Χ, Mi 5s, Mi 5s Plus.

Redmi Series

Redmi Note 7, Redmi Note 6 / Pro, Redmi Note 5 / Pro, Redmi Note 5Α, Redmi Note 4, Redmi Note 4X, Redmi 6, Redmi 6Α, Redmi 6 Pro, Redmi 5, Redmi 5Α, Redmi 5 Plus, Redmi 4, Redmi 4Α, Redmi 4Χ, Redmi 3s, Redmi 3Χ, Redmi S2.

Nantinya, versi stabil MIUI 11 akan digulirkan melalui update OTA (Over-The-Air), sehingga pengguna bisa mengupdate MIUI di perangkat mereka melalui Update System.

Selengkapnya...
Cara Ampuh Mematikan Automatic Update di Windows 10 Secara Permanen Tips dan Trik Windows Windows 10

Cara Ampuh Mematikan Automatic Update di Windows 10 Secara Permanen


Cara Ampuh Mematikan Automatic Update di Windows 10 Secara Permanen

Seperti yang telah kita ketahui, Windows 10 merupakan versi Windows termutakhir dengan segudang fitur terbaru didalamnya. Selain itu, sejak pertama kali dirilis hingga saat ini, Windows 10 sangat sering mendapatkan update untuk peningkatan keamanan, perbaikan bug, hingga penambahan fitur baru.

Namun disisi lain, seringnya mendapatkan update pada Windows 10 ini justru malah dikeluhkan bagi sebagian pengguna karena fitur Automatic Update di Windows 10 secara default tidak bisa dimatikan secara permanen seperti halnya di versi Windows sebelumnya.

Hal ini tentu saja mengakibatkan cukup banyak memakan kuota internet, apalagi bagi pengguna yang hanya mengandalkan paket internet berbasis kuota yang pas-pasan seperti aku ini. Hehehe.. 😂

Nah.. oleh karena itu, jika kamu kebetulan mengeluhkan hal yang sama, pada artikel ini aku akan memberikan tutorial bagaimana cara mematikan "paksa" fitur Automatic Update di Windows 10 secara permanen.

Di tutorial ini, kita akan menggunakan setting Disable Windows Update seperti yang ada di versi Windows sebelumnya dengan memunculkannya kembali melalui Registry Editor. Dengan begitu, maka kita dapat mematikan Automatic Update di Windows 10 secara permanen.

O,iya.. Cara ini bisa diterapkan di semua edisi Windows 10, mulai dari Home, Professional, Enterprise, hingga Education.

Oke langsung saja, berikut ini caranya:

Pertama, buka Registry Editor melalui tombol Win + R, lalu ketik regedit, kemudian tekan Enter.

Cara Ampuh Mematikan Automatic Update di Windows 10 Secara Permanen

Selanjutnya buka key HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows.

Di key Windows, klik kanan -> New -> Key -> lalu beri nama WindowsUpdate.

Pada key WindowsUpdate, klik kanan lagi -> New -> Key -> beri nama AU.

Kemudian klik kanan pada key AU -> New -> DWROD (32-bit Value) -> lalu beri nama NoAutoUpdate.

Selanjutnya double klik NoAutoUpdate, lalu ubah value menjadi 1. Kemudian klik OK.

Untuk lebih jelasnya, silakan perhatikan urutan hasilnya seperti screenshot di bawah ini. (Klik gambar untuk memperbesar tampilan):

Cara Ampuh Mematikan Automatic Update di Windows 10 Secara Permanen

Sekarang untuk memastikannya, tutup Registry Editor lalu matikan terlebih dahulu koneksi internet kamu.

Selanjutnya buka Settings -> Update & Security -> Windows Update. Kemudian klik tombol Check for updates agar modifikasi registry tadi bisa langsung diterapkan.

Jika berhasil, maka akan muncul peringatan seperti gambar di bawah ini:

Cara Ampuh Mematikan Automatic Update di Windows 10 Secara Permanen

Untuk mengembalikan agar Automatic Update Windows 10 dapat aktif kembali, silakan buka kembali Registry Editor, lalu hapus key WindowsUpdate.

Nah, itulah cara mematikan Automatic Update di Windows 10 secara permanen. Perlu diketahui, mematikan Automatic Update ini sebenarnya sangat tidak direkomendasikan.

Sebab, update rutin yang dirilis oleh Microsoft bertujuan agar Windows 10 tetap selalu mendapatkan dukungan penuh berupa jaminan keamanan, perbaikan performa, hingga peningkatan fitur untuk Windows 10 itu sendiri.

Oleh karena itu, jika memang tidak karena terpaksa atau dengan kata lain kuota yang memang sangat terbatas, maka sebaiknya jangan matikan Automatic Update Windows 10 ini. 😉
Selengkapnya...

13 February 2019

Motorola Moto G7 Series Resmi Dirilis, Inilah Spesifikasi dan Harganya Smartphone

Motorola Moto G7 Series Resmi Dirilis, Inilah Spesifikasi dan Harganya


Moto G4 Series

Motorola beberapa waktu telah resmi merilis smartphone kelas menengah terbarunya dari lini Moto G4 Series di Brazil. Tak tanggung-tanggung, ada empat varian sekaligus yang dirilis, yakni Moto G7 Plus, Moto G7, Moto G7 Power dan Moto G7 Play.

Penasaran seperti apa spesifikasi beserta harga dari masing-masing varian? Berikut ini ulasannya:

Moto G7 Plus

Moto G7 Plus

Moto G7 Plus merupakan varian paling tinggi dari lini Moto G7 Series. Adapun fitur unggulan dari Moto G7 Plus adalah kemampuan fotografinya.

Ya, Moto G7 Plus dibekali dengan dual-camera belakang yang masing-masing beresolusi 16 MP (f/1.7) + 5 MP serta didukung dengan fitur EIS, OIS, hyperlapse video, dan teknologi AI yang didalamnya termasuk Smart Composition dan Auto-Smile.

Selain itu, dual-camera belakang di smartphone ini juga memiliki kemampuan low-light photography serta mampu merekam video 4K @30fps dan Full HD @30/60/120fps.

Sedangkan untuk keperluan selfie, terdapat kamera depan beresolusi 12 MP dengan dukungan fitur Portrait Mode dan Group Selfie.

Untuk menunjang kinerjanya, Moto G4 Plus ditenagai oleh prosesor Snapdragon 636 yang dipadukan RAM 4GB, memori internal 64GB yang masih bisa diekspansi dengan dukungan slot microSD hingga 256GB.

Moto G7 Plus berjalan pada sistem operasi Android 9.0 Pie dan ditopang oleh baterai berkapasitas 3000 mAh yang mendukung teknologi TurboPower 27W dan Quick Charge 4.0.

Beralih ke tampilan, Moto G7 Plus mengusung layar IPS LCD seluas 6,2 inchi beresolusi Full HD+ (1080 x 2270 pixel) serta memiliki notch bergaya waterdrop. Selain itu, layarnya juga dilapisi dengan pelindung Corning Gorilla Glass.

Fitur pendukung lainnya ada Dolby Atmos, Bluetooth 5.0 LE, dan port jack audio 3.5 mm.

Moto G7 Plus akan dibanderol dengan harga sekitar Rp 4,7 jutaan.

Moto G7

Moto G7

Moto G7 memiliki spesifikasi yang mirip seperti Moto G7 Plus. Smartphone ini juga dibekali dengan dual-camera belakang yang masing-masing beresolusi 12 MP (f /1.8, 1.25μm) + 5 MP serta didukung EIS dan hyperlapse video.

Dual-camera pada Moto G7 ini juga memiliki kemampuan merekam video 4K @30fps dan FullHD @30/60fps. Sedangkan untuk kamera depannya beresolusi 8 MP (1,12μm).

Untuk dapur pacunya, Moto G7 disokong oleh prosesor Snapdragon 632, RAM 4GB, memori internal 64GB, OS Android 9.0 Pie, serta untuk catu dayanya terdapat baterai berkapasitas 3000 mAh yang juga mendukung teknologi TurboPower 15W.

Moto G7 juga mengusung layar IPS seluas 6,2 inchi Full HD+ dengan notch waterdrop. Bodinya telah dilapisi material nano-coating yang membuatnya tahan terhadap cipratan air.

Moto G7 akan dibanderol dengan harga sekitar Rp 4,3 jutaan.

Baca juga:
Moto G7 Power

Moto G7 Power

Moto G7 Power lebih mengandalkan pada kemampuan daya tahan baterainya. Smartphone ini memiliki kapasitas baterai sebesar 5000 mAh yang didukung teknologi pengisian daya 15W serta mendukung Quick Charge 4.0 dan USB PD 3.0.

Moto G7 Power memiliki layar seluas 6,2 inchi beresolusi HD+ serta notch yang lebih lebar. Smartphone ini ditenagai oleh prosesor Snapdragon 632, RAM 4GB, memori internal 64GB, dan OS Android 9.0 Pie.

Di sektor fotografi, Moto G7 Power dibekali dengan kamera utama tunggal beresolusi 12 MP, sedangkan kamera depannya beresolusi 8 MP.

Moto G7 Power akan dibanderol dengan harga sekitar Rp 3,4 jutaan.

Moto G7 Play

Moto G7 Play

Moto G7 Play merupakan varian dari Moto G7 Series yang paling terjangkau. Smartphone ini memiliki layar seluas 5,7 inchi beresolusi HD+ serta notch yang lebar.

Kinerja Moto G7 Play ditunjang oleh prosesor Snapdragon 632 serta dipadukan dengan RAM 2GB, dan memori internal 32GB yang bisa ditingkatkan dengan microSD hingga 512GB.

Smartphone ini berjalan pada sistem operasi Android 9.0 Pie dengan catu dayanya ditopang oleh baterai berkapasitas 3000 mAh serta dukungan pengisian daya 5W.

Untuk sektor fotografi, Moto G7 Play dibekali kamera utama tunggal beresolusi 13 MP, sedangkan kamera depannya beresolusi 8 MP lengkap dengan lampu LED khusus.

Soal harganya, Moto G7 Play bakal dibanderol dengan harga sekitar Rp 2,7 jutaan.
Selengkapnya...

11 February 2019

Samsung Galaxy M20 Resmi Masuk di Indonesia, Inilah Harganya Smartphone

Samsung Galaxy M20 Resmi Masuk di Indonesia, Inilah Harganya


Galaxy M20

Setelah dirilis di India akhir Januari lalu, kini akhirnya Samsung resmi memboyong Galaxy M20 di Indonesia.

Baca juga: Samsung Resmi Rilis Galaxy M10 dan Galaxy M20, Inilah Spesifikasi dan Harganya

Di Indonesia, Galaxy M20 tersedia dalam varian RAM 3GB dengan memori internal 32GB. Pre-order smartphone ini bakal segera dimulai pada 14 - 21 Februari 2019 di situs e-commerce Lazada, Blibli dan JD.ID dengan harga Rp 2,8 jutaan serta berbagai penawaran menarik yang diberikan oleh Samsung.

Sebagai informasi, Galaxy M20 merupakan smartphone kelas menengah dari Galaxy M series. Galaxy M20 juga merupakan smartphone pertama Samsung yang mengusung desain layar berponi atau notch berukuran kecil yang oleh Samsung disebut dengan Infinity-V.

Layar Galaxy M20 sendiri memiliki ukuran seluas 6,3 inchi beresolusi Full HD+ (1080 x 2340 pixel) serta dengan aspek rasio 19.5:9. Sedangkan untuk dapur pacunya, Galaxy M20 ditenagai oleh prosesor Exynos 7904, OS Android 8.1 Oreo dengan antarmuka Samsung Experience UI 9.5 dan baterai berkapasitas 5000 mAh serta dukungan fast charging.

Sementara untuk keperluan fotografi, Galaxy M20 dibekali dengan dual-camera di belakang yang masing-masing beresolusi 13 MP, f/1.9 + 5 MP ultra wide-angle, sedangkan kamera depannya beresolusi 8 MP yang terintegrasi fitur Face Unlock.

Untuk dukungan fitur lainnya, Galaxy M20 dilengkapi dengan port USB Type-C dan sensor fingerprint yang tersemat di bagian belakang perangkat.
Selengkapnya...
PUBG Lite Versi PC Akan Segera Dapat Dimainkan di Indonesia, Catat Tanggalnya! Games Komputer News

PUBG Lite Versi PC Akan Segera Dapat Dimainkan di Indonesia, Catat Tanggalnya!


PUBG Lite Versi PC

Setelah diuji coba di Thailand beberapa waktu lalu, kini akhirnya uji coba game battle royale PUBG Lite versi PC akan diperluas ke empat negara lainnya, termasuk Indonesia dalam waktu dekat ini.

Menggandeng platform gaming Garena, PUBG Lite Versi PC akan dapat diuji coba mulai 14 Februari 2019 mendatang di empat negara lainnya, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Singapura.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Facebook resmi PUBG Lite. Dalam pengumumannya, pihak pengembang juga mengatakan jika pemain dari keempat negara tersebut mulai dapat mendownload game PUBG Lite secara gratis, sehari sebelum masa beta tester dimulai, yakni pada tanggal 13 Februari 2019.

Nah, jika kamu ingin mencoba PUBG Lite Versi PC ini, kamu pun bisa langsung melakukan registrasi terlebih dahulu untuk membuat ID di https://bit.ly/REGPUBGLITEID, dan tunggu hingga tanggal yang sudah ditentukan untuk dapat mendownload game tersebut.

Perlu diketahui, PUBG versi "Lite" ini sebenarnya masih diadopsi dari PUBG versi reguler. Hanya saja, pada versi PUBG Lite ini dirancang sedemikian rupa agar dapat berjalan dengan lancar di PC dengan spesifikasi rendah.

Baca juga: Tencent Rilis PUBG Mobile Lite untuk Smartphone Android dengan Spesifikasi Rendah

PUBG Lite versi PC sendiri saat ini baru memiliki peta Erangel saja. Para pemain juga bisa bertempur dalam beberapa mode permainan, seperti first person (FPP) dan third person (TPP), serta beberapa mode latihan lainnya.

Meskipun dapat dimainkan di PC dengan spesifikasi rendah, namun tentu saja pihak pengembang masih memberikan rincian spesifikasi minimum untuk dapat memainkan PUBG Lite Versi PC ini. Berikut ini rinciannya:

Spesifikasi minimum
  • Sistem operasi: Windows 7/8/10 64-bit.
  • CPU: Setara Intel Core i3 2,4 GHz.
  • RAM: 4GB.
  • GPU: Intel HD Graphics 4000.
  • Ruang penyimpanan: 4GB.
Spesifikasi yang direkomendasikan
  • Sistem operasi: Windows 7/8/10 64-bit.
  • CPU: Setara Intel Core i5 2,8 GHz.
  • RAM: 8GB
  • GPU: Nvidia GeForce GTX 6600 atau AMD Radeon HD 7870.
  • Ruang penyimpanan: 4GB.
Selengkapnya...

06 February 2019

Cara Install .NET Framework 3.5 (Includes 2.0 and 3.0) di Windows 10 Secara Offline Tips dan Trik Windows Windows 10

Cara Install .NET Framework 3.5 (Includes 2.0 and 3.0) di Windows 10 Secara Offline


.NET Framework 3.5 (Includes 2.0 and 3.0)

Beberapa waktu lalu setelah menginstal Windows 10, aku sempat dikejutkan dengan munculnya pesan yang memberitahukan jika Windows 10 memerlukan .NET Framework 3.5 (Includes 2.0 and 3.0) agar beberapa aplikasi dapat berjalan dengan baik.

Dan sedikit informasi, Microsoft .NET Framework (dibaca Microsoft Dot Net Framework) merupakan sebuah software kerangka kerja untuk beberapa aplikasi baru yang berjalan pada sistem operasi Windows. .NET Framework umumnya telah terintegrasi dalam paket instalasi Windows, mulai dari Windows Server 2003 hingga versi Windows yang terbaru saat ini.

Oke, kita kembali ke topik. Sebenarnya Pada windows 10 memang sudah terinstall .NET Framework yang lebih baru, yakni versi 4.5. Meskipun begitu, ada beberapa aplikasi yang masih membutuhkan .NET Framework 3.5 ataupun versi dibawahnya.

Umumnya untuk mengatasi pesan .NET Framework 3.5 (Includes 2.0 and 3.0) di Windows 10, kita harus mendownload terlebih dahulu file installer .NET Framework 3.5 di situs resmi Microsoft. Karena jika kita mengklik tombol "Download and install this feature" pada pesan yang muncul, yang ada malah terjadi error seperti gambar di bawah ini.

.NET Framework 3.5 (Includes 2.0 and 3.0)

Nah, jika kamu kebetulan mengalami hal yang sama, jangan bingung dulu, karena masih ada cara lain untuk mengatasi pesan .NET Framework 3.5 (Includes 2.0 and 3.0) di Windows 10 ini, yaitu dengan menginstalnya secara offline melalui CD instalasi Windows 10 ataupun dengan file ISO Windows 10. Berikut ini caranya:

Pertama, silakan masukkan CD instalasi Windows 10 ataupun dengan mount file ISO Windows 10 melalui virtual drive. Selain itu, kamu juga bisa mencolokkan USB flashdisk jika kamu menggunakan file ISO Windows 10 sebagai bootable USB flashdisk.

Kemudian silakan lihat drive letter CD / virtual drive / bootable USB flashdisk kamu. Sebagai contoh, dalam tutorial ini aku menjadikan file ISO Windows 10 sebagai bootable USB flashdisk dengan drive letter G:, seperti gambar di bawah ini:

This PC Windows 10

Selanjutnya, silakan buka Command Prompt. Dengan cara buka Start Menu, ketik cmd lalu buka lewat Run as administrator.

Command Prompt Windows 10

Setelah jendela Command Prompt terbuka, lalu copy perintah di bawah ini:

DISM.exe /Online /enable-feature /featurename:NetFX3 /Source:G:\sources\sxs /LimitAccess

Perhatikan tulisan G:, silakan sesuaikan dengan drive letter CD / virtual drive / bootable USB flashdisk kamu.

Kemudian tekan Enter untuk memulai proses instalasi .NET Framework 3.5 (Includes 2.0 and 3.0). Silakan tunggu beberapa saat. Jika proses instalasi berhasil, maka akan muncul keterangan "The operation completed successfully" seperti gambar di bawah ini:

Install .NET Framework 3.5 (Includes 2.0 and 3.0) di Windows 10 Secara Offline

Dan untuk memastikan bahwa .NET Framework 3.5 (Includes 2.0 and 3.0) berhasil terinstal, silakan lihat melalui Control Panel > Programs > Turn Windows features on or off. Pada jendela Windows Features, kamu bisa lihat tanda checkbox berwarna hitam pada tulisan .NET Framework 3.5 (includes .NET 2.0 and 3.0) yang menandakan sudah berhasil terinstal.

Install .NET Framework 3.5 (Includes 2.0 and 3.0) di Windows 10

Selengkapnya...

04 February 2019

Cara Matikan Windows Defender di Windows 10 Secara Permanen Tutorial Windows Windows 10

Cara Matikan Windows Defender di Windows 10 Secara Permanen


Windows Defender Windows 10

Seperti versi Windows 7 dan Windows 8, pada Windows 10 juga dilengkapi dengan antivirus bawaan buatan Microsoft yaitu Windows Defender.

Windows Defender pada Windows 10 dibuat lebih powerfull agar lebih ampuh memproteksi komputer dari serangan virus, rootkit, spyware dan berbagai ancaman keamanan lainnya.

Windows Defender akan selalu berjalan secara otomatis demi keamanan perangkat. Dan jika diperlukan, kita bisa mematikan Windows Defender ini melalui Settings yang telah disediakan.

Namun berbeda dengan Windows Defender di versi Windows sebelumnya, kita hanya bisa mematikan sementara Windows Defender di Windows 10. Karena pada saat komputer menyala atau di restart, Windows Defender akan otomatis aktif kembali.

Sebenarnya, Windows Defender di Windows 10 juga dapat otomatis mati sendiri jika kita menginstal aplikasi antivirus pihak ketiga agar nantinya tidak bentrok di kemudian hari. Namun demikian, kita juga bisa mematikan Windows Defender ini secara manual agar mati secara permanen.

Berikut ini caranya:

Buka Run dengan menekan tombol Win + R, lalu ketikkan gpedit.msc untuk membuka Group Policy Editor lalu klik OK.

Windows Run

Pada panel sebelah kiri, buka Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Defender Antivirus.

Cara Matikan Windows Defender di Windows 10 Secara Permanen

Kemudian pada panel sebelah kanan, cari Turn off Windows Defender Antivirus, lalu dobel klik, pilih Enabled dan klik OK.

Cara Matikan Windows Defender di Windows 10 Secara Permanen

Setelah itu, silakan tutup Group Policy Editor kemudian restart komputer.

Dengan cara tersebut maka Windows Defender sudah mati secara permanen.

Untuk memastikannya, silakan buka Task Manager dengan cara tekan tombol Ctrl + Shift + Esc. Lalu pilih tab Services.

Kemudian cari Windefend, maka statusnya sudah Stopped, yang artinya bahwa Windows Defender sudah tidak aktif lagi.

Cara Matikan Windows Defender di Windows 10 Secara Permanen
Selengkapnya...