21 January 2018

Xiaomi Redmi Note 5A Prime Resmi Hadir di Indonesia, Harganya? Smartphone

Xiaomi Redmi Note 5A Prime Resmi Hadir di Indonesia, Harganya?


Xiaomi Redmi Note 5A Prime

Xiaomi baru saja kembali menghadirkan smartphone terbarunya yakni Xiaomi Redmi Note 5A Prime ke pasar Indonesia. Di Tanah Air, Redmi Note 5A Prime dibanderol seharga Rp1.999.000 dengan pilihan warna Dark Grey, Gold, dan Rose Gold.

Untuk spesifikasinya, Redmi Note 5A Prime tergolong smartphone entry-level. Smartphone ini mengusung layar seluas 5,5 inchi beresolusi HD (720p), sementara dapur pacunya ditenagai oleh processor Qualcomm Snapdragon 435 Octa-core 1,4 GHz, GPU Adreno 505, RAM 3GB, memori internal 32GB + slot MicroSD hingga 128GB (slot terpisah), OS Android 7.0 Nougat dengan antarmuka MIUI 9, dan baterai 3080 mAh (non-removable).

Baca juga:
Redmi Note 5A Prime juga memiliki dua slot SIM yang mendukung jaringan 4G LTE dan fitur keamanan berupa sensor sidik jari yang disematkan dibagian belakang body.

Adapun kelebihan dari Redmi Note 5A Prime ini terletak pada kameranya. Ya, smartphone ini dibekali kamera depan beresolusi 16 MP dengan aperture f/2.0, lensa sudut pandang 76,4 derajat, serta LED Flash. Kamera depannya dilengkapi fitur Soft-toned Selfie-light yang diklaim dapat menghasilkan foto selfie lebih baik dengan pencahayaan yang alami.

Xiaomi Redmi Note 5A Prime

Sedangkan kamera belakangnya beresolusi 13 MP dengan aperture f/2.2 dan dilengkapi dengan PDAF, LED Flash, serta mampu merekam video berkualitas Full HD (1080p).

Xiaomi akan menjual perdana Redmi Note 5A Prime secara eksklusif di toko online Shopee melalui jalur flash sale pada Senin besok (22/01/2018) mulai pukul 12.00 WIB. Bagaimana? Apa kamu tertarik untuk membelinya?
Selengkapnya...

20 January 2018

WhatsApp Business Resmi Dirilis di Indonesia — Inilah Berbagai Fitur Menariknya Android Aplikasi

WhatsApp Business Resmi Dirilis di Indonesia — Inilah Berbagai Fitur Menariknya


WhatsApp Business

WhatsApp baru saja resmi merilis aplikasi pesan instan terbarunya yang bernama WhatsApp Business bagi pengguna Android di Indonesia. Selain Indonesia sebagai negara pertama di Asia, ada empat negara lainnya yang sudah bisa menggunakan aplikasi WhatsApp Business ini, yaitu Italia, Inggris, Meksiko, dan Amerika Serikat. Sementara negara-negara lainnya segera menyusul dalam beberapa pekan ke depan.

Sesuai dengan namanya, WhatsApp Business lebih dikhususkan bagi para pebisnis yang bergerak di bidang UKM (Usaha Kecil dan Menengah) maupun perusahaan besar. WhatsApp Business dihadirkan agar lebih memudahkan komunikasi antara pebisnis dengan para konsumennya.

Baca juga:
WhatsApp Business memiliki icon yang berbeda dibanding WhatsApp versi reguler yang dikenal dengan icon "telepon". Pada WhatsApp Business ini, memiliki icon dengan huruf "B" kapital.

Selain itu, WhatsApp Business juga memiliki berbagai fitur yang lebih menarik jika dibandingkan dengan WhatsApp versi reguler. Salah satunya seperti pengguna tetap bisa menginstal WhatsApp Business dalam satu perangkat, meskipun telah menggunakan WhatsApp versi reguler. Namun, pengguna harus mendaftarkan nomor yang berbeda untuk bisa menggunakan WhatsApp Business.

Nah, menariknya, pengguna bisa mendaftarkan nomor telepon rumah, kantor, maupun juga nomor ponsel di WhatsApp Business untuk keperluan verifikasi. Tentu, ini sangat berbeda dengan WhatsApp versi reguler yang hanya bisa menggunakan nomor ponsel untuk proses pendaftaran.

Lebih lanjut, pada WhatsApp Business ini, pengguna bisa memasukkan berbagai informasi tentang bisnisnya, seperti jam operasional, situs, lokasi, kategori bisnis, serta deskripsi singkat dari bisnis yang di kelola. Pengguna juga bisa membalas pesan secara otomatis dan dapat diatur untuk menyambut konsumen baru.

WhatsApp Business

Ada pula fitur bernama Labels, fitur ini memungkinkan pengguna bisa mengkategorikan pesan masuk sehingga komunikasi dengan konsumen dapat lebih terorganisir. Pengguna pun juga bisa melihat statistik interaksi dengan konsumen.

Sama seperti di Twitter dan Instagram, akun yang telah terverifikasi di WhatsApp Business juga akan mendapatkan centang berwarna hijau yang tersemat di nama bisnis pengguna untuk menandakan jika bahwa benar-benar milik pengguna bisnis terkait.

Nah, bagi kamu yang ingin menggunakan WhatsApp Business untuk menunjang kegiatan bisnismu, WhatsApp Business dapat di unduh secara gratis di Google Play Store.
Selengkapnya...

19 January 2018

Inilah Daftar 40 Perangkat Xiaomi yang Akan Menerima MIUI 9 News

Inilah Daftar 40 Perangkat Xiaomi yang Akan Menerima MIUI 9


MIUI 9

Pada Juli 2017 lalu, Xiaomi resmi telah mengumumkan ada 34 perangkat yang akan menerima update MIUI 9. Meskipun beberapa perangkat Xiaomi telah mendapatkan update MIUI 9, namun vendor asal China tersebut tampaknya ingin terus menambah daftar perangkat yang akan mendapatkan pembaruan antarmuka termutakhir ini.

Baca juga: Inilah Berbagai Fitur Baru yang Hadir di MIUI 9

Di daftar yang telah diumumkan oleh Xiaomi di situs Weibo beberapa waktu lalu, setidaknya ada enam perangkat lainnya yang turut ditambahkan. Sehingga kini ada 40 perangkat yang akan mendapatkan update MIUI 9 nantinya.

Namun seperti dikabarkan sebelumnya, tidak semua perangkat Xiaomi yang akan menerima update MIUI 9 juga akan menjalankan sistem operasi Android 7.0 Nougat. Sebab, beberapa perangkat dalam daftar ini telah berusia lebih dari lima tahun.

Selain itu, ada juga enam smartphone dalam daftar yang mendapatkan update MIUI 9 kabarnya juga tidak akan menerima update lagi setelah itu.

Berikut adalah daftar resmi 40 perangkat Xiaomi yang akan mendapatkan update MIUI 9:

Mi 6, Mi MIX 2, Mi MIX, Mi Note 3, Mi Note 2, Mi Note, Mi 5X, Mi 5, Mi 5c, Mi 5s, Mi 5s Plus, Mi 4s, Mi 4c, Mi 4, Mi 3, Mi 2, Mi 2S, Mi Max 2, Mi Max, Redmi Note 4X, Redmi Note 5A, Redmi Note 2, Redmi Note 3, Redmi Note 4, Redmi Pro, Redmi Note, Redmi 5, Redmi 5 Plus, Redmi 5A, Redmi 4X, Redmi 3S, Redmi 3X, Redmi 4A, Redmi 4 (High Edition), Redmi 2, Redmi 2A, Redmi 1S, Mi Pad 3, Mi Pad 2, Mi Pad.

Dan berikut daftar 6 perangkat yang tidak lagi mendapatkan dukungan update software setelah menerima update MIUI 9:

Mi Note, Mi 2, Mi 2S, Redmi Note 4G, Redmi 2 Prime, dan Redmi 2.

Sumber: Gizmochina.com
Selengkapnya...

18 January 2018

Samsung Galaxy A8 dan Galaxy A8+ (2018) Resmi Hadir di Indonesia, Ini Harganya Smartphone

Samsung Galaxy A8 dan Galaxy A8+ (2018) Resmi Hadir di Indonesia, Ini Harganya


Samsung Galaxy A8 (2018)

Setelah diperkenalkan pertama kali pada akhir tahun 2017 lalu, akhirnya Samsung resmi memboyong duo smartphone Samsung Galaxy A8 (2018) dan Galaxy A8+ (2018) di Indonesia. Kedua smartphone tersebut merupakan smartphone pertama Samsung yang dibekali kamera depan ganda.

Baca juga: Samsung Galaxy A8 (2018) dan Galaxy A8+ (2018) Resmi Dirilis, Smartphone Dual-Camera "Selfie" Pertama Samsung

Galaxy A8 (2018) dan Galaxy A8+ (2018) sama-sama dibekali kamera depan ganda yang masing-masing beresolusi 16MP + 8MP yang sama-sama memiliki aperture f/1.9. Selain itu, ada pula teknologi Tetra-Cell di kamera ganda pada duo smartphone tersebut. Teknologi ini dapat menghasilkan foto dengan detail dan ketajaman yang lebih baik saat dalam kondisi pencahayaan normal maupun low-light.

Selain teknologi Tetra-Cell, ada pula fitur "premium" dari Samsung yang bernama Live Focus. Fitur ini memungkinkan pengguna dapat mengatur tingkat efek blur pada background foto saat berfoto selfie.

Dari segi desain, Galaxy A8 (2018) dan Galaxy A8+ (2018) tampil dengan desain lebih kekinian dibanding pendahulunya. Kedua smartphone tersebut mengusung desain layar bezel-less "Infinity Display" dengan aspek rasio 18,5:9.

Galaxy A8 (2018) mengusung layar Super AMOLED 5,6 inchi beresolusi Full HD (1080p), sedangkan Galaxy A8+ (2018) mengusung layar Super AMOLED 6,0 inchi dengan resolusi yang sama.

Untuk dapur pacunya, Galaxy A8 (2018) processor Octa-Core 2,2GHz, RAM 4GB, memori internal 32GB / 64GB + slot MicroSD hingga 256GB, dan baterai 3000 mAh serta didukung Fast Charging.

Sementara untuk Galaxy A8+ (2018) dibekali processor Octa-Core 2,2GHz, RAM 4GB / 6GB, memori internal 32GB / 64GB + slot MicroSD hingga 256GB, dan baterai 3500 mAh serta didukung Fast Charging.

Samsung Galaxy A8 (2018)

Baik Galaxy A8 (2018) dan Galaxy A8+ (2018) sama-sama menjalankan OS Android 7.1 Nougat. Untuk fitur lainnya, keduanya juga sama-sama dibekali kamera belakang beresolusi 16MP dengan aperture f/1.7, Dual-SIM, 4G LTE, Bluetooth 5.0, Wi-Fi, USB Type-C, USB OTG, NFC, fingerprint sensor, sertifikasi IP68 (tahan air dan debu), dan asisten virtual Bixby.

Nah.. Sekarang bicara soal harganya. Di Indonesia, Samsung membanderol Galaxy A8 (2018) seharga Rp6,5 juta, dan Galaxy A8+ (2018) seharga Rp 8 juta. Kedua smartphone tersebut akan mulai dijual pada 19 Januari mendatang.

Untuk menarik minat pembeli, Samsung akan mengadakan event penjualan perdana yang digelar di Mall Kota Kasablanka pada 19 hingga 21 Januari 2018 mendatang.

Selain itu, ada berbagai hadiah menarik jika kamu membeli Galaxy A8 (2018) maupun Galaxy A8+ (2018) di event tersebut, diantaranya gratis speaker JBL, cashback, dan Samsung Gear Fit2 Pro bagi pembeli yang beruntung.

Sumber: KompasTekno
Selengkapnya...

16 January 2018

SanDisk Perkenalkan Flashdisk Berkapasitas 1TB dengan Ukuran Mungil News

SanDisk Perkenalkan Flashdisk Berkapasitas 1TB dengan Ukuran Mungil


Flashdisk SanDisk 1TB
Flashdisk SanDisk 1TB (Foto: Engadget)
Setelah cukup sukses merilis microSD berkapasitas terbesar di dunia, yakni SanDisk Ultra MicroSDXC UHS-I yang memiliki kapasitas sebesar 400GB dan banyak diminati oleh para fotografer dan videografer profesional (Baca juga: Wow! SanDisk Rilis microSD Berkapasitas 400 GB!). Di ajang CES 2018 yang digelar di Las Vegas, Amerika Serikat, SanDisk kembali membuat kejutan dengan memperkenalkan flashdisk dengan kapasitas 1TB.

Sebenarnya, ini bukan kali pertama ada flashdisk berkapasitas 1TB. Sebab, di tahun 2013 lalu ada Kingston yang pertama membuat flashdisk dengan kapasitas 1TB. Namun sayangnya, flashdisk buatan Kingston ini gagal bersaing di pasaran karena ukurannya yang terlalu besar dan harganya yang sangat mahal.

Berbeda dengan flashdisk buatan SanDisk, flashdisk ini memiliki ukuran yang jauh lebih kecil, atau bisa dikatakan hampir sama seperti ukuran flashdisk yang ada di pasaran saat ini, sehingga lebih praktis untuk disimpan dan dibawa kemana-mana.

Selain itu, flashdisk buatan SanDisk ini juga menggunakan port USB Type-C. Jadi, bisa juga dihubungkan di smartphone yang sudah memiliki port USB-Type C sebagai media penyimpanan tambahan atau USB On-The-Go.

Ngomong-ngomong soal harganya? Sayangnya, SanDisk belum mengumumkan berapa harga flashdisk yang memiliki kapasitas super jumbo ini. Dan bagi kamu yang tertarik untuk membeli flashdisk ini, sepertinya masih harus menunggu hingga flashdisk ini dirilis kepasaran pada kuartal kedua tahun 2018 ini.

Selengkapnya...

15 January 2018

Asus Zenfone Max Plus (M1) Resmi Dirilis, Smartphone Pertama Asus dengan Fitur Face Unlock Smartphone

Asus Zenfone Max Plus (M1) Resmi Dirilis, Smartphone Pertama Asus dengan Fitur Face Unlock


Asus Zenfone Max Plus (M1)

Teknologi face unlock atau sistem pemindai wajah memang saat ini adalah salah satu fitur pada smartphone yang lagi nge-tren. Beberapa vendor telah menggunakan teknologi keamanan biometrik terbaru ini, contohnya saja, iPhone X dengan fitur FaceID, dan Vivo V7+ dengan Face Access.

Dan seakan tak mau ketinggalan, Asus juga beberapa waktu resmi merilis smartphone pertamanya dengan fitur face unlock, yakni Asus Zenfone Max Plus (M1) di ajang CES 2018. Selain mengandalkan fitur keamanan face unlock, Asus Zenfone Max Plus (M1) juga mengusung desain, spesifikasi, dan fitur lain yang tak kalah menarik.


Asus Zenfone Max Plus (M1) mengusung desain layar yang kekinian, yakni desain bezel-less dengan rasio layar 18:9 (Full View Display) serta memiliki bentang 5,7 inchi dan beresolusi Full HD (1080p). Bodynya terbuat dari metal dengan sensor fingerprint yang tersemat dibagian belakang body.

Berlanjut ke sektor dapur pacu, Asus membekali smartphone teranyarnya ini dengan processor Mediatek MT6750T Octa-core berkecepatan 1,5 GHz, GPU Mali-T860MP2, ZenUI 4.0 berbasis OS Android 7.0 Nougat, dan baterai berkapasitas 4130 mAh yang diklaim mampu bertahan selama 26 jam dalam waktu standby dan sanggup dipakai untuk memutar video selama 13 jam.

Zenfone Max Plus (M1) memiliki dua varian dengan konfigurasi memori yang berbeda yakni RAM 2GB dan memori internal 16GB, serta RAM 3GB dan memori internal 32GB. Kedua varian juga dilengkapi dengan slot microSD hingga sebesar 256GB.

Asus Zenfone Max Plus (M1)

Bergeser ke sektor fotografi, Asus Zenfone Max Plus (M1) dibekali dengan dual kamera dibagian belakang yang masing-masing beresolusi 16 MP, aperture f/2.0 (telephoto) + 8 MP (wide-angle), PDAF, dan LED Flash. Sedangkan kamera depannya beresolusi 8 MP dengan aperture f/2.0.

Bicara soal harga, Asus Zenfone Max Plus (M1) akan dibanderol seharga USD299 atau sekitar Rp3,1 jutaan. Dan untuk ketersediaannya, kabarnya smartphone ini akan meluncur perdana di pasar Amerika Utara pada Februari mendatang.
Selengkapnya...

14 January 2018

Razer Perkenalkan Project Linda, Ubah Razer Phone Jadi Laptop Gaming News

Razer Perkenalkan Project Linda, Ubah Razer Phone Jadi Laptop Gaming


Razer Project Linda

Menjelang Akhir tahun 2017 lalu, Razer sukses menciptakan smartphone gaming pertamanya, Razer Phone. Dimana smartphone ini memang dihadirkan bagi para gamer yang menginginkan pengalaman bermain game secara optimal di perangkat smartphone. (Baca: Razer Phone Resmi Diperkenalkan, Smartphone Gaming dengan Layar yang Memiliki Refresh Rate 120 Hz)

Dan di ajang CES 2018 tahun ini, Razer kembali membuat kejutan dengan memperkenalkan sebuah konsep baru bernama Project Linda. Hmm,, namanya terdengar unik ya! Project Linda merupakan sebuah konsep yang mengubah Razer Phone dapat bertransformasi menjadi laptop gaming.

Nantinya, Razer Phone akan dihubungkan melalui port USB Type-C ke dalam slot yang ada di bawah keyboard laptop (atau lebih tepatnya sih disebut dock station). Saat Razer Phone terhubung laptop, maka akan otomatis tampilan yang ada pada smartphone tersebut akan ditampilkan di layar laptop dan perangkat laptop pun dapat menjalankan OS Android secara penuh.

Razer Project Linda

Dari layar laptop, pengguna dapat melakukan berbagai kegiatan multimedia, seperti mengetik dokumen hingga bermain game. Selain itu, pengguna pun juga dapat menggunakan Razer Phone sebagai trackpad untuk bernavigasi dan tombol power pada sebuah laptop. Keren nggak tuh?

Berikut video demo dari Razer Project Linda:


Sebagai informasi, laptop Project Linda memiliki layar jenis touchscreen seluas 13 inchi beresolusi Quad HD (1440p) dan juga memiliki refresh rate 120 Hz, sama seperti layar di Razer Phone.

Laptop ini juga dibekali memori penyimpanan berkapasitas 200GB, USB Type-A, USB Type-C, jack audio 3.5mm, dan baterai sebesar 53,6 Wh.

Dan uniknya, laptop ini tidak dibekali processor dan RAM sendiri. Karena perangkat ini memanfaatkan processor dan RAM yang ada di dalam Razer Phone. Dengan kata lain, Razer Phone menjadi "otak" dari laptop Project Linda ini.

Meskipun terlihat futuristik, namun Project Linda ini masih berupa prototype atau masih sebatas konsep. Jadi, belum bisa dipastikan apakah nantinya perangkat ini benar-benar akan diproduksi secara massal atau tidak.

Bagaimana menurutmu?
Selengkapnya...
Sony Perkenalkan Xperia XA2 Ultra, Xperia XA2, dan Xperia L2 — Berikut Ini Spesifikasinya Smartphone

Sony Perkenalkan Xperia XA2 Ultra, Xperia XA2, dan Xperia L2 — Berikut Ini Spesifikasinya


Sony Xperia XA2 Ultra

Ajang Consumer Electronic Show (CES) 2018 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat menjadi wadah bagi para vendor teknologi untuk memamerkan produk terbaru mereka. Begitupun juga Sony, vendor asal negeri Sakura ini juga turut memperkenalkan tiga smartphone terbarunya, yaitu Xperia XA Ultra, Xperia XA2, dan Xperia L2.

Ketiga smartphone ini hadir untuk mengisi segmen yang berbeda-beda. Dan berikut ini ulasannya:

Sony Xperia XA2 Ultra

Sony Xperia XA2 Ultra

Sony Xperia XA2 Ultra merupakan seri tertinggi dari ketiga smartphone yang diperkenalkan oleh Sony. Smartphone ini mengusung layar seluas 6 inchi beresolusi Full HD (1080p).

Untuk dapur pacunya, Xperia XA2 Ultra ditenagai oleh processor Snapdragon 630, RAM 4GB, pilihan memori internal 32GB / 64GB, dukungan slot MicroSD terpisah, OS Android 8.0 Oreo, dan baterai berkapasitas 3580 mAh serta didukung fitur Quick Charge 3.0.

Sedangkan untuk keperluan fotografi Xperia XA2 Ultra dibekali kamera belakang beresolusi 23 MP dan dual-camera dibagian depan yang masing-masing beresolusi 8 MP + 16 MP.

Sony Xperia XA2

Sony Xperia XA2

Sony Xperia XA2 memiliki spesifikasi yang sedikit lebih rendah dari Xperia XA2 Ultra. Smartphone ini mengusung bentang layar seluas 5,2 inchi beresolusi Full HD (1080p).

Sementara untuk "jeroannya" juga sama seperti Xperia XA2 Ultra, yakni ditenagai processor Snapdragon 630 dan OS Android 8.0 Oreo, namun Xperia XA2 memiliki kombinasi memori dan konfigurasi kamera yang sedikit lebih rendah Xperia XA2 Ultra.

Dimana pada Xperia XA2 dibekali RAM 3GB, memori internal 32GB, kamera belakang 23 MP, kamera depan tunggal 8 MP, dukungan slot MicroSD tipe hybrid, dan baterai berkapasitas 3300 mAh serta didukung fitur Quick Charge 3.0.

Xperia XA2 Ultra dan Xperia XA2 akan mulai dipasarkan pada Februari 2018 mendatang.

Sony Xperia L2

Sony Xperia L2

Berbeda dengan dua seri sebelumnya, Sony Xperia L2 hadir untuk segmen menengah ke bawah. Smartphone ini mengusung layar dengan bentang seluas 5,2 inchi beresolusi HD (720p).

Lebih lanjut, Xperia L2 ditenagai dengan dapur pacu berupa processor Mediatek MT6737T, RAM 3GB, memori internal 32GB, dukungan slot MicroSD terpisah, OS Android 7.1 Nougat, dan baterai berkapasitas 3300 mAh.

Sedangkan untuk keperluan fotografi, Xperia L2 dibekali dengan kamera belakang 13 MP dan kamera depan 8 MP. Xperia L2 akan mulai dipasarkan pada akhir Januari 2018 mendatang.

Baik Xperia XA2, Xperia XA2 Ultra, dan Xperia L2, ketiga smartphone besutan Sony ini sama-sama dilengkapi sensor fingerprint untuk sistem keamanan.

Meskipun telah resmi diperkenalkan, tampaknya Sony belum mau mengungkapkan harga resmi dari ketiga smartphone besutannya itu. Jadi kita tunggu saja kabar selanjutnya. ;)
Selengkapnya...

12 January 2018

Nokia 2 Resmi Masuk di Indonesia, Dijual Rp 1,5 Jutaan Smartphone

Nokia 2 Resmi Masuk di Indonesia, Dijual Rp 1,5 Jutaan


Nokia 2

Diluncurkan pada awal November 2017 lalu, kini akhirnya HMD Global resmi memboyong smartphone termurah Nokia yakni, Nokia 2 di Indonesia. Nokia 2 sudah bisa dibeli melalui situs e-commerce JD.id mulai 11 Januari kemarin hingga 31 Januari mendatang.

Di situs JD.id, Nokia 2 dibanderol seharga Rp1,5 juta. Namun sayangnya, smartphone murah meriah ini hanya tersedia warna hitam saja.

Sekedar informasi, meskipun tergolong smartphone dengan harga murah, namun HMD Global mengemas Nokia 2 seperti layaknya smartphone premium saat ini. Nokia 2 memiliki desain body yang terbuat dari material aluminium seri 6000 dan dipadukan dengan material polycarbonate, sehingga tampak begitu kokoh.

Sementara untuk spesifikasi yang diusung oleh Nokia 2 ini meliputi layar LTPS berukuran 5 inchi beresolusi HD (720p) dan dilapisi dengan pelindung Corning Gorilla Glass 3. Dapur pacunya ditenagai oleh processor Qualcomm Snapdragon 212 Octa-core 1,2 GHz, GPU Adreno 304, RAM 1GB, dan memori internal 8GB + slot MicroSD hingga 256GB.

Nokia 2 menjalankan sistem operasi Android 7.1 Nougat murni yang dijanjikan oleh HMD Global akan mendapatkan update Android 8.0 Oreo nantinya. Adapun salah satu fitur andalan dari Nokia 2 ini yaitu memiliki kapasitas baterai sebesar 4100 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 2 hari!.

Baca juga: Nokia 2 Resmi Diperkenalkan, Android Nokia Termurah dengan Baterai yang Bisa Tahan Hingga 2 Hari

Sedangkan untuk fitur lainnya, Nokia 2 dibekali dengan kamera belakang 8 MP + LED Flash, kamera depan 5 MP, dual-SIM, 4G LTE, Bluetooth 4.1, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, Wi-Fi Direct, GPS, A-GPS, MicroUSB 2.0, USB OTG, jack audio 3,5mm, dan sertifikasi IP52 (tahan terhadap percikan air dan debu).

Bagaimana? Tertarik untuk membeli smartphone Android termurah dari Nokia ini?
Selengkapnya...
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy J2 Pro (2018) Smartphone

Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy J2 Pro (2018)


Samsung Galaxy J2 Pro (2018)

Memasuki awal tahun 2018 ini, Samsung kembali merilis smartphone murah terbarunya yaitu Samsung Galaxy J2 Pro (2018). Smartphone ini digadang-gadang akan menjadi pesaing Xiaomi Redmi 5A yang juga dibanderol dengan harga murah. Lalu, seperti apa spesifikasinya?

Seperti biasa, Galaxy J2 Pro (2018) memiliki spesifikasi standar khas smartphone kelas bawah Samsung. Smartphone ini mengusung layar dengan panel Super AMOLED 5 inchi beresolusi Quad HD (540 x 960 pixel) yang dipatrikan di frame berbahan logam, dan casing belakang yang bisa dilepas.

Baca juga:
Sementara untuk dapur pacunya, Galaxy J2 Pro (2018) ditenagai dengan processor Snapdragon 425 Quad-core 1,4 GHz yang dipadukan dengan RAM 1,5GB, memori internal 16GB + slot MicroSD (slot terpisah), OS Android 7.1 Nougat, dan baterai berkapasitas 2600 mAh yang bisa dilepas.

Samsung Galaxy J2 Pro (2018)

Berikut beberapa spesifikasi dari Samsung Galaxy J2 Pro (2018):
  • Dimensi: 143,8 x 72,3 x 8,4 mm.
  • Berat: 153 gram.
  • Layar: Super AMOLED 5 inchi Quad HD (540 x 960 pixel).
  • Processor: Qualcomm Snapdragon 425 octa-core 1,4 GHz.
  • GPU: Adreno 308.
  • RAM: 2GB.
  • Memori Internal: 16GB, slot MicroSD hingga 256GB (dedicated slot).
  • Sistem Operasi: Android 7.1 Nougat.
  • Kamera Belakang: 8 Megapixel, Autofocus, LED Flash, Video 1080p @30fps.
  • Kamera Depan: 5 Megapixel, aperture f/2.2, LED Flash.
  • Konektivitas: 4G LTE, Dual-SIM, Bluetooth 4.2, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, Wi-Fi Direct, GPS, A-GPS, GLONASS, microUSB 2.0, USB OTG, jack audio 3.5 mm.
  • Sensor: Accelerometer, Proximity.
  • Fitur Lain: Security Folders, Dual Messaging, Auto on/off Wi-Fi.
  • Baterai: 2600 mAh (removable).
  • Pilihan Warna: Black, Blue, Gold.
Untuk harganya, Samsung akan membanderol Galaxy J2 Pro (2018) dengan harga USD145 atau sekitar Rp2 jutaan. Belum ada informasi kapan smartphone ini dijual di Indonesia.
Selengkapnya...