20 November 2018

Oppo A7 Resmi Meluncur dengan Teknologi Hyper Boost Smartphone

Oppo A7 Resmi Meluncur dengan Teknologi Hyper Boost


Oppo A7

Setelah muncul berbagai bocorannya di internet, kini akhirnya Oppo resmi meluncurkan smartphone entry-level terbarunya, yakni Oppo A7.

Oppo A7 hadir dengan layar IPS LCD seluas 6,2 inchi beresolusi HD+ (720 x 1520 pixel). Layar smartphone ini memiliki notch bergaya waterdrop serta memiliki aspek rasio 19:9 dan dilapisi pelindung Corning Gorilla Glass 3. sedangkan di bagian belakang juga terdapat sensor fingerprint.

Baca juga: Oppo K1 Resmi Meluncur, Smartphone Pertama Oppo dengan Sensor Fingerprint di Layar

Untuk menunjang kinerjanya, Oppo A7 menggunakan prosesor Snapdragon 450, RAM 4GB, memori internal 64GB, OS Android 8.1 Oreo dengan antarmuka ColorOS 5.2, dan baterai berkapasitas jumbo, yakni sebesar 4230 mAh.

Menariknya, Oppo A7 telah dilengkapi dengan teknologi terbaru besutan Oppo, yang bernama Oppo Hyper Boost. Teknologi ini akan mengoptimalkan alokasi sumber daya untuk seluruh sistem.

Dengan demikian, teknologi Oppo Hyper Boost akan membantu memastikan pemanfaatan sumber daya yang lebih baik, aplikasi terutama game akan lebih responsif, dan sistem operasi dapat berjalan lebih lancar.

Oppo A7

Beralih ke sektor fotografi, Oppo A7 dilengkapi dengan dual-camera belakang beresolusi 13 MP + 2 MP lengkap LED Flash, sedangkan kamera depannya beresolusi 16 MP serta didukung berbagai fitur AI.

Saat ini, Oppo A7 sudah tersedia di beberapa wilayah di Asia seperti China, Nepal, Sri Lanka, dan menyusul beberapa negara Asia lainnya. Sedangkan untuk harganya, Oppo A7 dibanderol dengan harga CNY 1599 atau sekitar Rp 3,2 jutaan.

Kabar baiknya, Oppo A7 juga akan segera hadir di Indonesia mulai tanggal 22 November 2018 mendatang dan tersedia secara eksklusif di situs e-commerce Shopee.
Selengkapnya...

17 November 2018

Sharp Aquos R2 Compact Resmi Meluncur, Smartphone Unik dengan Dua Notch Smartphone

Sharp Aquos R2 Compact Resmi Meluncur, Smartphone Unik dengan Dua Notch


Sharp Aquos R2 Compact

Meskipun smartphone dengan desain layar berponi atau notch kurang diminati oleh sebagian pengguna gadget, namun hal tersebut tidak menghentikan Sharp untuk menghadirkan smartphone dengan layar berponi.

Ya!, salah satu vendor asal Jepang tersebut baru saja resmi meluncurkan Sharp Aquos R2 Compact. Berbeda dengan desain layar berponi pada umumnya, Aquos R2 Compact hadir dengan desain layar yang memiliki dua notch yang terletak pada bagian atas dan bawah.

Notch bagian atas memiliki ukuran yang kecil sebagai tempat untuk kamera depan, sedangkan notch di bagian bawah sebagai tempat untuk sensor fingerprint.

Sharp Aquos R2 Compact mengusung layar dengan panel IGZO LCD seluas 5,2 inchi beresolusi Full HD+ (1080 x 2280 pixel). Layar smartphone ini juga memiliki refresh rate 120 Hz, sama seperti layar milik Razer Phone 2.

Selain itu, layar Aquos R2 Compact juga sudah mendukung HDR10 dan sudah dilapisi dengan kaca anti gores Corning Gorilla Glass 3.

Sharp Aquos R2 Compact

Untuk sektor performa, Sharp Aquos R2 Compact termasuk smartphone flagship dengan dapur pacunya yang ditenagai oleh prosesor Snapdragon 845, GPU Adreno 630, RAM 4GB, memori internal 64GB, dan dukungan slot microSD hingga 256GB.

Sharp Aquos R2 Compact telah menjalankan OS Android 9.0 Pie. Selain itu, smartphone ini juga dilengkapi port USB Type-C, jack audio 3.5 mm, sistem audio Dolby Atmos, sertifikasi IP68 (tahan air dan debu), dan baterai 2500 mAh.

Baca juga:
Di sektor fotografi, Sharp Aquos R2 Compact dibekali dengan satu buah kamera belakang beresolusi 22,6 MP (f/1.9) dan LED Flash. Sedangkan kamera depannya beresolusi 8 MP.

Kabarnya, Sharp Aquos R2 Compact akan dipasarkan di wilayah Asia, namun belum diketahui berapa banderol harga dari smartphone dengan dua poni ini.
Selengkapnya...

15 November 2018

Nokia 106 (2018) Resmi Meluncur dengan Harga Rp 300 Ribuan Featured Phone

Nokia 106 (2018) Resmi Meluncur dengan Harga Rp 300 Ribuan


Nokia 106 (2018)

Selain merilis beberapa smartphone di tahun 2018 ini, HMD Global selaku pemegang lisensi merek dagang Nokia, kembali merilis featured phone atau ponsel fitur terbarunya, yakni Nokia 106 (2018). Ponsel ini merupakan versi terbaru dari seri yang sama yang dirilis pada tahun 2013 silam.

Berbeda dengan versi sebelumnya yang memiliki desain kotak, pada Nokia 106 (2018) ini hadir dengan desain yang lebih menarik dan modern. Bodi ponsel ini terbuat dari bahan plastik polikarbonat dengan layar seluas 1,8 inchi beresolusi QVGA (160x120 pixel) dan dilengkapi keypad numerik (T9).

Nokia 106 (2018) ditopang oleh prosesor MediaTek 6261D dengan RAM dan ruang penyimpanan masing-masing sebesar 4MB. Dengan kapasitas memori tersedia, ponsel fitur ini mampu menyimpan hingga 2000 kontak dan 500 pesan teks (SMS).

Nokia 106 (2018)

Untuk fitur pendukung lainnya dari Nokia 106 (2018) ini antara lain dukungan konektivitas dual-Band GSM 900/1800, dual-SIM, port microUSB, port jack audio 3.5 mm, Radio FM, lampu senter, dan baterai berkapasitas 800 mAh yang dapat dilepas.

Baterai ponsel ini mampu bertahan hingga 15,7 jam jika digunakan untuk menelepon dan hingga 21 hari dalam waktu standby.

Selain itu, Nokia 106 (2018) juga dilengkapi dengan game klasik Snake Xenia, serta beberapa game versi uji coba, diantaranya Nitro Racing, Danger Dash, Tetris, dan beberapa game lainnya. Pengguna diharuskan membeli game tersebut jika ingin memainkannya secara penuh.

Kabarnya, Nokia 106 (2018) akan segera dijual secara global mulai beberapa hari kedepan dengan banderol harga USD 20 atau sekitar Rp 300 ribuan dan tersedia dalam pilihan warna Dark Blue dan Light Grey.
Selengkapnya...

14 November 2018

Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy J4 Core Smartphone

Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy J4 Core


Samsung Galaxy J4 Core

Setelah menghadirkan smartphone Android Go pertamanya, Galaxy J2 Core, Samsung belum lama ini resmi merilis generasi penerusnya, yakni Galaxy J4 Core. Smartphone teranyar ini hadir dengan membawa berbagai peningkatan yang lebih baik dari seri sebelumnya.

Baca juga: Galaxy J2 Core Meluncur, Android Go Pertama Samsung Seharga Rp 1 Jutaan

Salah satu peningkatan yang terlihat terletak pada bagian layar, pada Galaxy J4 Core kini mengusung layar seluas 6 inchi beresolusi HD+ (720 x 1480 pixel), lebih besar dari layar Galaxy J2 Core yang memiliki ukuran seluas 5 inchi beresolusi qHD (540 x 960 pixel).

Selain pada layar, peningkatan lainnya terletak pada dapur pacu, kapasitas penyimpanan dan baterai.

Samsung Galaxy J4 Core

Berikut spesifikasi dari Samsung Galaxy J4 Core:
  • Layar IPS LCD 6,0 inchi HD+ (720 x 1480 pixel), ~274 ppi, aspek rasio 18,5:9.
  • Prosesor Qualcomm Snapdragon 425 Octa-core 1,4 GHz.
  • GPU Adreno 308.
  • RAM 1GB.
  • Memori internal 16GB, slot microSD hingga 256GB.
  • Sistem operasi Android 8.1 Oreo (Go Edition).
  • Kamera belakang 8 MP, aperture f/2.2, Autofocus, LED Flash.
  • Kamera depan 5 MP, aperture f/2.2, Autofocus, LED Flash.
  • 4G LTE, Dual-SIM (Nano-SIM), Bluetooth 4.2, Wi-Fi 802.11 ac, GPS, A-GPS, GLONASS, BDS, Micro USB 2.0, USB On-The-Go, jack audio 3.5mm.
  • Sensor Accelerometer, Proximity, Gyroscope.
  • Baterai 3300 mAh (non-removable).
  • Pilihan warna Black, Blue, Cooper.
Meskipun sudah resmi diumumkan, sayangnya Samsung masih belum mengungkapkan berapa harga untuk Galaxy J4 Core ini. Namun diperkirakan harganya tidak jauh berbeda dengan Galaxy J2 Core yang dibanderol seharga Rp 1,2 jutaan.
Selengkapnya...

10 November 2018

Xiaomi Luncurkan AirDots, Wireless Earphones Murah Pesaing Apple AirPods Wearable

Xiaomi Luncurkan AirDots, Wireless Earphones Murah Pesaing Apple AirPods


Xiaomi AirDots

Mengikuti jejak Apple yang membuat wireless earphones lewat AirPods, Xiaomi juga turut merilis earphones serupa yang diberi nama Xiaomi AirDots.

Jika kita lihat, dari namanya saja sudah bisa ditebak jika earphones nirkabel besutan Xiaomi ini memang seakan "meniru" Apple AirPods.

Selain itu, ada beberapa fitur milik AirDots yang bisa dikatakan juga mirip seperti AirPods. Diantaranya AirDots juga memiliki kontrol sentuh, dukungan konektivitas Bluetooth 5.0, dan fitur pengisian daya melalui aksesoris charging case. AirDots diklaim memiliki ketahanan baterai hingga 4 jam untuk playback stereo.

Xiaomi AirDots

Selain itu, AirDots juga dapat digunakan bersama dengan smartphone serta terintegrasi dengan virtual assistant Xiaomi.

Penasaran dengan harganya? Xiaomi akan membanderol AirDots dengan harga 140 Yuan atau sekitar Rp 400 ribuan. Tentunya harga tersebut sangat murah jika dibandingkan dengan Apple AirPods maupun earphones nirkabel sejenis.

Sebagai perbandingan, Apple AirPods dibanderol seharga USD 160 atau sekitar Rp 2,3 jutaan. Sedangkan untuk wireless earphones lainnya, misalnya O-Free buatan Oppo saat ini masih dibanderol seharga USD 100 atau sekitar Rp 1,4 jutaan.

Xiaomi AirDots

Saat ini, Xiaomi baru akan menjual AirDots di wilayah China saja. Belum diketahui apakah nantinya Xiaomi juga akan menghadirkan wireless earphones besutannya tersebut ke negara lain atau tidak.

Selengkapnya...

08 November 2018

Samsung Resmi Perkenalkan Smartphone Layar Lipat Infinity Flex Display News Smartphone

Samsung Resmi Perkenalkan Smartphone Layar Lipat Infinity Flex Display


Samsung Smartphone Layar Lipat

Setelah cukup lama menjadi perbincangan, kini Samsung akhirnya resmi memperkenalkan konsep desain perangkat layar lipat besutannya dalam acara Samsung Developer Conference 2018 yang digelar di Moscone Centre San Fransisco, Amerika Serikat.

Adapun layar fleksibel yang bisa dilipat ini disebut Samsung dengan nama Infinity Flex Display. Layar ini menggunakan panel AMOLED yang saat dibentangkan memiliki ukuran seluas 7,6 inchi dan beresolusi 1536 x 2152 pixel dengan aspek rasio 4,2:3 sehingga menyerupai sebuah tablet. Saat dalam "mode tablet", perangkat akan dapat menampilkan tiga aplikasi secara bersamaan menggunakan sistem Multi-Active Display.

Sedangkan saat layar dilipat secara vertikal, perangkat akan berubah menjadi seukuran smartphone dengan layar yang berukuran seluas 4,6 inchi beresolusi 840 x 1960 pixel dan memiliki aspek rasio 21:9.

Smartphone Layar Lipat

Lebih jelasnya mengenai desain smartphone lipat dari Samsung ini, bisa kamu lihat gambar animasi dibawah ini:

Samsung Smartphone Layar Lipat

Menurut Samsung, Infinity Flex Display dirancang untuk kebutuhan perangkat yang dapat berubah sesuai kebutuhan tanpa harus mengorbankan portabilitas. Oleh karena itu, Samsung juga turut memperkenalkan tampilan antarmuka baru bernama One UI untuk mendukung perangkat dengan layar fleksibel besutannya tersebut.

One UI memiliki icon pack baru dengan desain yang membulat, tampilan mode gelap atau dark mode, tema baru yang dapat di kustomisasi, dan sistem navigasi baru berbasis gestur karena One UI dibangun berdasarkan Android 9.0 Pie.

Samsung One UI

Selain dirancang untuk perangkat dengan layar lipat, nantinya One UI juga digunakan untuk smartphone Samsung lainnya yang memiliki layar memanjang atau memiliki aspek rasio 18:9. Tampilan antarmuka baru ini dirancang lebih minimalis, intuitif, dan lebih dioptimalkan untuk produktivitas yang lebih baik.

Hingga saat ini, belum ada kabar pasti mengenai kapan Samsung bakal merilis smartphone layar lipatnya ini kepasaran. Namun menurut beberapa sumber, smartphone layar lipat besutan Samsung ini akan segera memasuki tahap produksi massal dalam beberapa bulan kedepan, dan untuk prototypenya kemungkinan akan diperkenalkan di ajang MWC 2019 mendatang.

Baca juga: Inilah FlexPai, Smartphone Layar Lipat Pertama di Dunia
Selengkapnya...

07 November 2018

Honor 8X Resmi Meluncur di Indonesia, Inilah Harganya Smartphone

Honor 8X Resmi Meluncur di Indonesia, Inilah Harganya


Honor 8X

Setelah pertama dirilis awal September lalu, akhirnya sub-brand dari Huawei, Honor, resmi memboyong smartphone terbarunya, Honor 8X di Indonesia.

Honor 8X merupakan smartphone kelas menengah yang mengandalkan layar yang berukuran jumbo serta kemampuan kameranya.

Adapun layar Honor 8X ini memiliki bentang seluas 6,5 inchi beresolusi Full HD+ (1080 x 2180 pixel) dan memiliki aspek rasio 19.5:9 serta memiliki notch diatasnya. Pada bagian belakang perangkat, terdapat sensor fingerprint guna melengkapi sektor keamanan.

Di sektor kamera, Honor 8X dibekali dengan dual-camera belakang beresolusi 20 MP (f/1.8) + 2 MP dan dukungan LED Flash dan fitur AI scene recognition.

Sedangkan kamera depannya beresolusi 16 MP dengan dukungan teknologi pixel binning 4-in-1, AI Beautification, dan Al anti-shaking agar proses pengambilan dapat lebih stabil dan gambar tidak blur. Selain itu, kamera depan smartphone ini juga terintegrasi dengan fitur face unlock.

Untuk urusan performa, Honor 8X ditopang oleh prosesor Kirin 710 Octa-core 2,2 GHz yang dipadukan dengan GPU Mali-G51 MP4, sistem operasi Android 8.1 Oreo dengan antarmuka EMUI 8.2, dan baterai berkapasitas 3750 mAh. Smartphone ini juga mendukung slot microSD terpisah hingga 400GB.

Baca juga: Honor 8X dan Honor 8X Max Resmi Meluncur, Inilah Spesifikasi dan Harganya

Di Indonesia, Honor 8X hanya hadir dalam varian RAM 4GB dengan memori internal 128GB yang akan dibanderol seharga Rp 3,9 jutaan. Smartphone ini dapat dipesan di situs e-commerce Shopee mulai 8 November besok.
Selengkapnya...

06 November 2018

Xiaomi Redmi Note 6 Pro, Mi 8 Lite, dan Mi Band 3 Resmi Hadir di Indonesia, Inilah Harganya News Smartphone Wearable

Xiaomi Redmi Note 6 Pro, Mi 8 Lite, dan Mi Band 3 Resmi Hadir di Indonesia, Inilah Harganya


Xiaomi Redmi Note 6 Pro, Mi 8 Lite, Mi Band 3

Dalam sebuah acara peluncuran yang digelar di Jakarta, pada hari ini, Selasa (06/11/2018), Xiaomi secara resmi menghadirkan beberapa perangkat besutannya di Indonesia, yaitu Redmi Note 6 Pro, Mi 8 Lite, dan Mi Band 3.

Lantas, seperti apa spesifikasi dan banderol harga dari ketiga perangkat yang resmi di boyong oleh Xiaomi di Tanah Air tersebut? Berikut ini adalah ulasannya:

Xiaomi Redmi Note 6 Pro

Xiaomi Redmi Note 6 Pro

Pertama kali dirilis di Thailand pada akhir September 2018 lalu, Xiaomi Redmi Note 6 Pro hadir dengan berbagai fitur andalan, salah satunya yaitu dibekali dengan empat lensa kamera.

Keempat kamera Redmi Note 6 Pro ini masing-masing terdiri dari dual-camera di depan dan belakang. Untuk dual-camera belakang memiliki konfigurasi lensa 12 MP (f/1.9) + 5 MP (f/2.0) serta dilengkapi fitur AI, dual-pixel PDAF, dan LED Flash. Sedangkan dual-camera di depan memiliki konfigurasi lensa 20 MP (f/2.0) + 2 MP serta didukung fitur AI Portrait 2.0.

Xiaomi Redmi Note 6 Pro mengusung layar IPS seluas 6,26 inchi Full HD+ (1080 x 2280 pixel) dengan aspek rasio 19:9 serta memiliki notch di atasnya. Dibagian belakang perangkat juga terdapat sensor fingerprint.

Sedangkan untuk performanya, Redmi Note 6 Pro ditenagai oleh prosesor Snapdragon 636, GPU Adreno 509, RAM 3GB / 4GB, memori internal 32GB / 64GB, dukungan slot microSD hingga 256GB (hybrid slot), OS Android 8.1 Oreo dengan antarmuka MIUI 10, dan baterai 4000 mAh.

Di Indonesia, Xiaomi membanderol Redmi Note 6 Pro varian RAM 3GB / internal 32GB seharga Rp 2,9 juta dan varian RAM 4GB / internal 64GB seharga Rp 3,3 juta.

Xiaomi Mi 8 Lite

Xiaomi Mi 8 Lite

Xiaomi Mi 8 Lite merupakan varian paling murah dari keluarga Mi 8 Series yang pertama diluncurkan pada pertengahan September 2018 lalu.

Smartphone yang juga memiliki nama lain Mi 8 Youth Edition ini mengusung layar IPS seluas 6,26 inchi beresolusi Full HD+ (1080 x 2280 pixel) dengan aspek rasio 19:9 dan memiliki notch di atasnya. Tak ketinggalan pula sensor fingerprint juga turut disematkan di bagian belakang perangkat.

Berbeda dengan varian lainnya (Mi 8, Mi 8 Pro, Mi 8 SE, dan Mi 8 Explorer Edition), Mi 8 Lite merupakan smartphone kelas menengah yang ditenagai oleh prosesor Snapdragon 660 serta dipadukan dengan GPU Adreno 512, RAM 4GB, memori internal 64GB, OS Android 8.1 Oreo dengan antarmuka MIUI 9.6, dan baterai berkapasitas 3350 mAh.

Di sektor fotografi, Mi 8 Lite dibekali dengan dual-camera di belakang yang beresolusi 12 MP (f/1.9) + 5 MP (f/2.0) serta dilengkapi dengan dual-pixel PDAF dan LED Flash. Sedangkan kamera depannya beresolusi 24 MP (f/2.2) serta dilengkapi dengan dukungan AI dan terintegrasi fitur Face Unlock.

Di Indonesia, Xiaomi Mi 8 Lite akan dibanderol seharga Rp 3,7 juta.

Xiaomi Mi Band 3

Xiaomi Mi Band 3

Selain smartphone, Xiaomi juga resmi menghadirkan perangkat jam tangan pintar besutannya, yakni Xiaomi Mi Band 3. Perangkat jam tangan pintar terbaru ini hadir dengan berbagai peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan generasi sebelumnya, Mi Band 2.

Mi Band 3 kini memiliki layar dengan panel OLED dan berukuran lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya, yakni seluas 0,78 inchi dan beresolusi 128 x 80 pixel.

Peningkatan lainnya yang dihadirkan di Mi Band 3 ini diantaranya kapasitas baterainya yang ditingkatkan menjadi sebesar 110 mAh dan diklaim bisa tahan hingga 20 hari dalam sekali pengisian daya.

Selain itu, kini Mi Band 3 juga telah dilengkapi sertifikasi IP67 sehingga dapat tahan air hingga kedalaman 50 meter, dukungan NFC, dan koneksi Bluetooth 4.2 LE.

Di Indonesia, Xiaomi membanderol Mi Band 3 dengan harga yang cukup terjangkau, yakni seharga Rp 499.000.

Dan untuk ketersediaannya, baik Xiaomi Redmi Note 6 Pro, Mi 8 Lite, maupun Mi Band 3 akan segera tersedia mulai 11 September 2018 mendatang di situs e-commerce Lazada, Shopee, JD.ID, Blibli, dan AkuLaku, serta di Authorized Mi Store dan Official Xiaomi Store terdekat.
Selengkapnya...
Uji Ketahanan Baterai Smartphone Flagship Keluaran Tahun 2017 dan 2018, Mana yang Lebih Irit? News Smartphone

Uji Ketahanan Baterai Smartphone Flagship Keluaran Tahun 2017 dan 2018, Mana yang Lebih Irit?


Ilustrasi baterai smartphone

Seorang jurnalis dari The Washington Post, Geoffrey A. Fowler, telah menguji coba daya tahan baterai dari beberapa smartphone flagship Android dan iOS keluaran tahun 2017 dan 2018.

Total ada 13 smartphone flagship yang diuji oleh Fowler. Saat pengujian, Fowler menggunakan pengukur tingkat kecerahan untuk mengatur kecerahan layar pada tiap perangkat agar berada pada tingkat kecerahan yang sama.

Selain itu, semua perangkat juga digunakan secara terus menerus untuk berselancar di internet agar dapat mengetahui seberapa lama daya baterai perangkat akan terkuras dari 100 hingga 0 persen.

Dan hasil pengujian tersebut dapat dilihat pada diagram laporan yang dipublikasikan oleh Fowler dibawah ini. (smartphone keluaran tahun 2017 ditandai dengan warna abu-abu dan smartphone keluaran tahun 2018 berwarna biru):

Uji Ketahanan Baterai Smartphone Flagship Keluaran Tahun 2017 dan 2018

Dari diagram tersebut, dapat kita lihat bahwa beberapa smartphone flagship keluaran terbaru (tahun 2018) memiliki daya tahan baterai yang belum tentu lebih irit dibandingkan dengan smartphone flagship keluaran tahun 2017.

Ini dapat dilihat jika smartphone Android, Pixel 2 dan Pixel 2 XL dan smartphone iOS, iPhone X dan iPhone 8 dimana semua perangkat tersebut keluaran tahun 2017 silam, ternyata memiliki daya tahan baterai lebih baik dibandingkan dengan Samsung Galaxy S9 dan S9+, Pixel 3, maupun iPhone XS yang semuanya keluaran tahun 2018.

Sementara di posisi lima besar teratas ditempati oleh iPhone XR, Samsung Galaxy Note 9, iPhone 8 Plus, Pixel 3 XL, dan iPhone XS Max.

Baca juga: 10 Smartphone Android dengan Daya Tahan Baterai Terbaik Tahun 2017

Dalam pengujian tersebut, Fowler juga menyimpulkan jika smartphone dengan layar yang lebar memiliki daya tahan baterai lebih irit. Hal tersebut cukup masuk akal, sebab smartphone dengan layar lebar tentunya memiliki dimensi yang lebih besar, sehingga memungkinkan adanya ruang yang cukup untuk menampung baterai dengan kapasitas yang lebih besar.

Selain itu, Fowler juga mengungkapkan jika smartphone yang menggunakan layar dengan panel OLED dan beresolusi tinggi juga akan membuat daya baterai akan lebih boros.

Jadi, jika smartphone milikmu menggunakan layar OLED, sebaiknya kurangi tingkat kecerahan layar smartphonemu untuk menghemat daya tahan baterai.

Sumber: The Washington Post
Selengkapnya...

03 November 2018

Nubia X Resmi Meluncur dengan Layar Ganda dan Sensor Fingerprint di Layar Smartphone

Nubia X Resmi Meluncur dengan Layar Ganda dan Sensor Fingerprint di Layar


Nubia X

Perkembangan teknologi yang dihadirkan pada perangkat smartphone semakin kesini semakin inovatif saja. Dan belum lama ini, giliran sub-brand dari ZTE, Nubia, menambah deretan inovasi pada smartphone dengan resmi memperkenalkan, Nubia X, smartphone unik yang memiliki layar ganda yang terletak pada bagian depan dan belakang perangkat.

Pada layar bagian depan Nubia X menggunakan panel IPS LCD seluas 6,26 inchi beresolusi Full HD+ (1080 x 2280 pixel) serta memiliki aspek rasio 19:9 dan screen-to-body ratio mencapai 93,6 persen. Sedangkan untuk layar pada bagian belakang menggunakan panel OLED seluas 5,1 inchi beresolusi HD+ (720 x 1520 pixel) dengan aspek rasio 19:9.

Nubia X

Di sektor performa, Nubia X juga tidak bisa dianggap remeh, karena Nubia X juga termasuk dalam jajaran smartphone flagship yang ditenagai oleh prosesor Snapdragon 845 yang dipadukan dengan GPU Adreno 630, RAM 6GB / 8GB, memori internal 64GB / 128GB / 256GB, OS Android 8.1 Oreo dengan antarmuka Nubia UI 6.0 X, dan baterai 3800 mAh dengan dukungan fast charging 18W.

Selain itu, agar suhu perangkat tetap stabil dan tidak mudah panas, Nubia X juga dilengkapi dengan sistem pendingin multi-layer graphene cooling technology. Dan untuk sistem keamanan, Nubia X dilengkapi dengan sensor fingerprint di dalam layar yang diklaim dapat membuka kunci perangkat hanya dalam waktu 0,1 detik.

Baca juga:
Beralih ke sektor fotografi, karena memiliki layar ganda, maka Nubia X hanya dibekali dengan dual-camera pada bagian belakang saja. Dual-camera tersebut memiliki konfigurasi lensa 16 MP (f/1.8) + 24 MP (f/1.7) serta didukung oleh dual-pixel PDAF, teknologi AI, dan LED Flash.

Nubia X

Untuk soal harga, Nubia X varian RAM 6GB / internal 64GB dibanderol seharga 3299 Yuan (sekitar Rp 7,2 jutaan), varian RAM 8GB / internal 128GB seharga 3699 Yuan (sekitar Rp 8 jutaan), dan varian RAM 8GB / internal 256GB dibanderol seharga 4199 Yuan (sekitar Rp 9 jutaan).

Semua varian tersebut akan hadir dalam empat pilihan warna, yakni Deep Grey, Sea Blue, Black Gold, dan Blue Gold. Sedangkan untuk ketersediaannya, kabarnya Nubia X akan tersedia di China mulai 5 November 2018 mendatang, namun belum diketahui kapan smartphone layar ganda ini akan tersedia secara global.
Selengkapnya...

02 November 2018

Inilah FlexPai, Smartphone Layar Lipat Pertama di Dunia Smartphone

Inilah FlexPai, Smartphone Layar Lipat Pertama di Dunia


FlexPai

Belakangan ini, kita sering mendengar kabar jika Samsung, Lenovo, LG, bahkan Huawei bakal segera memperkenalkan smartphone dengan layar fleksibel yang bisa dilipat mulai tahun depan.

Namun sepertinya kita tidak perlu menunggu hingga tahun depan, sebab, hari ini vendor ponsel asal Amerika Serikat, Royole, telah resmi memperkenalkan smartphone dengan layar lipat komersial pertama dunia yang bernama FlexPai.

Jika dibentangkan, FlexPai memiliki layar seluas 7,8 inchi dengan aspek rasio 4:3 layaknya sebuah tablet. Dan apabila layarnya dilipat, FlexPai berubah layaknya smartphone yang layarnya memiliki ukuran 4 inchi. Untuk layar FlexPai menggunakan panel AMOLED fleksibel yang dikembangkan sendiri oleh Royole.

FlexPai memiliki ketebalan 7,6 mm saat dibentangkan dan 15,2 mm saat layarnya dilipat. Layar fleksibel perangkat ini diklaim mampu dibentangkan dan dilipat hingga 200.000 kali.

Selain sebagai smartphone dengan layar lipat pertama dunia, FlexPai juga merupakan smartphone pertama yang menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 8150 dengan fabrikasi 7nm. Prosesor tersebut dipadukan dengan pilihan RAM 6GB / 8GB, memori internal 128GB / 256GB / 512GB, dan OS Android 9.0 Pie dengan antarmuka Water OS yang dapat menyesuaikan ukuran layar.

FlexPai juga dibekali dengan dual-camera belakang 16 MP + 20 MP dan ketika layarnya dilipat, pengguna bisa menggunakan dual-camera belakang tersebut untuk mengambil foto selfie.

Untuk fitur pendukung lainnya, FlexPai dilengkapi dengan port USB Type-C, jack audio 3.5 mm, dan baterai berkapasitas 3800 mAh yang didukung pengisian daya cepat Ro-Charge.


Penasaran dengan harganya? Royole bakal membanderol FlexPai dengan harga yang sangat tinggi. Untuk varian termurahnya saja dibanderol seharga USD 1290 atau sekitar Rp 19,5 jutaan dan varian termahal dibanderol seharga USD 1865 atau sekitar Rp 28 jutaan. Kabarnya smartphone layar lipat ini bakal segera tersedia mulai Desember 2018 mendatang.

Bagaimana? Apakah kamu berminat untuk memiliki smartphone dengan desain layar lipat ini?
Selengkapnya...
Lenovo Z5 Pro Resmi Meluncur dengan Desain Slider, Sensor Fingerprint di Layar, dan Empat Kamera Smartphone

Lenovo Z5 Pro Resmi Meluncur dengan Desain Slider, Sensor Fingerprint di Layar, dan Empat Kamera


Lenovo Z5 Pro

Saat ini smartphone dengan desain slider sepertinya akan semakin banyak bermunculan. Setelah Vivo NEX, Oppo Find X, Xiaomi Mi MIX 3, dan Honor Magic 2, kini Lenovo juga turut merilis smartphone terbarunya yang mengusung desain serupa, yakni Lenovo Z5 Pro.

Selain mengusung desain slider, Lenovo Z5 Pro juga memiliki beberapa fitur unggulan, salah satunya yaitu dibekali dengan empat kamera dan sensor fingerprint di dalam layar (in-display fingerprint).

Keempat kamera pada Lenovo Z5 Pro ini terdiri dari dual-camera di bagian depan dan belakang. Untuk dual-camera di belakang memiliki konfigurasi lensa 24 MP, sensor Sony IMX576 + 16 MP, sensor Sony IMX519 serta didukung dengan fitur AI Super Night Scene, AI Super Video Shooting, teknologi pixel binning, PDAF, dan dual-tone LED Flash.

Sedangkan untuk dual-camera di depan akan terlihat jika slider digeser ke bawah. Untuk dual-camera depan ini memiliki konfigurasi lensa 16 MP (f/1.6) + 8 MP serta dukungan fitur IR Face Recognition untuk membuka kunci perangkat dengan wajah yang lebih akurat meskipun berada di dalam ruang yang redup cahaya.

Lenovo Z5 Pro

Beralih ke tampilan, Lenovo Z5 Pro hadir dengan layar Super AMOLED seluas 6,39 inchi beresolusi Full HD+ (1080 x 2340 pixel). Smartphone kelas menengah ini memiliki aspek rasio layar 19,5:9 dan memiliki screen-to-body ratio mencapai 95,06 persen yang diklaim tertinggi di kelasnya.

Untuk menunjang kinerjanya, Lenovo Z5 Pro mengandalkan prosesor Snapdragon 710 Octa-core 2,2 GHz, GPU Adreno 616, RAM 6GB, memori internal 64GB / 128GB, OS Android 8.1 Oreo dengan antarmuka ZUI 10, dan baterai berkapasitas 3350 mAh dengan dukungan fast charging 18W.

Untuk fitur pendukung lainnya dari Lenovo Z5 Pro ini antara lain dukungan dual-SIM (Nano-SIM), 4G VoLTE, Bluetooth 5.0, Wi-Fi 802.11ac, NFC, USB Type-C, dan audio Dolby Atmos. Sayang sekali, tidak ada slot microSD dan port jack audio 3.5 mm pada smartphone ini.

Baca juga: Harga dan Spesifikasi Lenovo Z5

Bicara soal harga, Lenovo bakal menjual Z5 Pro dengan harga yang cukup terjangkau dibandingkan dengan smartphone pesaingnya.

Untuk Lenovo Z5 Pro varian dengan memori internal 64GB akan dibanderol seharga 1998 Yuan atau sekitar Rp 4,3 jutaan, sedangkan varian memori internal 128GB dibanderol seharga 2988 Yuan atau sekitar Rp 6,5 jutaan.

Menurut beberapa sumber, besar kemungkinan Lenovo juga bakal menghadirkan Z5 Pro ini di Indonesia, namun belum diketahui kapan waktu perilisannya. Jadi kita tunggu saja kabar selanjutnya. ;)
Selengkapnya...

01 November 2018

Honor Magic 2 Resmi Dirilis dengan 6 Kamera dan Desain Slider Smartphone

Honor Magic 2 Resmi Dirilis dengan 6 Kamera dan Desain Slider


Honor Magic 2

Honor beberapa waktu lalu resmi meluncurkan smartphone terbarunya, Honor Magic 2. Smartphone flagship ini hadir dengan desain slider mirip seperti desain Xiaomi Mi MIX 3, serta dibekali dengan enam lensa kamera sekaligus.

Keenam lensa kamera pada Honor Magic 2 ini masing-masing terdiri dari tiga kamera di bagian depan yang disembunyikan lewat mekanisme slider dan tiga kamera di bagian belakang.

Untuk tiga kamera belakang terdiri dari (lensa RGB 16 MP, f/1.8) + (lensa monochrome 24 MP, f/1.8) + (lensa super wide-angle 16 MP) serta didukung fitur Portrait Mode, HDR wide-angle, AR Mode, hingga scene recognition.

Sedangkan untuk tiga kamera depan terdiri dari lensa utama 16 MP dan dua lensa depth sensing yang masing-masing beresolusi 2 MP + 2 MP. Selain itu, terdapat pula sensor infrared untuk mendukung fitur 3D Face Unlock.

Honor Magic 2

Honor Magic 2 mengusung layar AMOLED seluas 6,4 inchi beresolusi Full HD+ dan memiliki aspek rasio 19:9. Mengikuti tren, smartphone ini juga dilengkapi dengan sensor fingerprint di dalam layar (in-display fingerprint). Honor Magic 2 tersedia dalam pilihan warna Gradient Black, Gradient Red, dan Gradient Blue.

Untuk performanya, Honor Magic 2 ditunjang oleh prosesor Hisilicon Kirin 980 dengan fabrikasi 7nm, RAM 6GB / 8GB, memori internal 128GB / 256GB, OS Android 9.0 Pie dengan antarmuka EMUI 9.0, dan baterai berkapasitas 3500 mAh dengan dukungan fast charging 40W.

Baca juga:
Hal menarik lainnya yaitu Honor Magic 2 juga dilengkapi dengan asisten virtual yang bernama YOYO serta mendukung proyeksi nirkabel mode ganda dan wireless PC mode yang dapat terhubung ke layar monitor dan menyediakan mode desktop.

Honor Magic 2

Honor akan membuka sistem pre-order Magic 2 mulai 6 November 2018 mendatang di China. Dan untuk harganya, Honor Magic 2 varian RAM 6GB / internal 128GB dibanderol seharga 3799 Yuan (sekitar Rp 8,3 jutaan), varian RAM 8GB / internal 128GB seharga 4299 Yuan (sekitar Rp 9,3 jutaan), dan varian RAM 8GB / internal 256GB seharga 4799 Yuan (sekitar Rp 10 jutaan).

Ada pula Honor Magic 2 edisi 3D Bionic dengan sistem pendingin Graphene Cooling, RAM 8GB, dan Memori Internal 512GB yang dibanderol seharga 5799 Yuan atau sekitar Rp 12,6 jutaan dan akan mulai dijual pada bulan Desember 2018.
Selengkapnya...
Harga dan Spesifikasi OnePlus 6T Smartphone

Harga dan Spesifikasi OnePlus 6T


OnePlus 6T

Awal pekan ini, salah satu vendor asal China, OnePlus, resmi merilis smartphone terbarunya yakni OnePlus 6T dalam sebuah acara peluncuran yang digelar di New York.

OnePlus 6T hadir dengan layar AMOLED seluas 6,4 inchi beresolusi Full HD+ dengan aspek rasio 19:9 serta memiliki notch berukuran kecil di atasnya. Selain itu, smartphone flagship ini juga dibekali dengan sensor fingerprint di dalam layar untuk urusan sistem keamanan.

Dan untuk sektor performa, konfigurasi hardware OnePlus 6T masih sama seperti pendahulunya, yakni OnePlus 6, namun tentunya ada beberapa peningkatan yang dihadirkan di OnePlus 6T ini.

OnePlus 6T

Berikut spesifikasi dari OnePlus 6T:
  • Dimensi 157,5 x 74,8 x 8,2 mm. / Berat 185 gram.
  • Layar AMOLED 6,4 inchi Full HD+ (1080 x 2340 pixel), aspek rasio 19:9, pelindung Corning Gorilla Glass 6.
  • Prosesor Qualcomm Snapdragon 845 Octa-core 2,8 GHz.
  • GPU Adreno 630.
  • RAM 6GB / 8GB.
  • Memori internal 128GB / 256GB, tanpa slot microSD.
  • Sistem operasi Android 9.0 Pie dengan antarmuka Oxygen OS.
  • Dual-camera belakang (12 MP, aperture f/1.7) + (20 MP, aperture f/1.7), Nightscape, dual-tone LED Flash.
  • Kamera depan 16 MP, aperture f/1.7, Face Unlock.
  • 4G LTE, Dual-SIM (Nano-SIM), Bluetooth 5.0, Wi-Fi 802.11 ac, GPS, A-GPS, GLONASS, BDS, NFC, USB Type-C.
  • Tidak ada jack audio 3.5 mm.
  • Sensor Fingerprint di dalam layar, Accelerometer, Proximity, Gyroscope.
  • Baterai 3700 mAh (non-removable).
  • Pilihan warna Mirror Black, Midnight Black.
Untuk harganya, OnePlus 6T varian RAM 6GB / internal 128GB dibanderol seharga USD 549 (sekitar Rp 8,3 jutaan), varian RAM 8GB / internal 128GB seharga USD 579 (sekitar Rp 8,7 jutaan), dan untuk varian RAM 8GB / internal 256GB seharga USD 629 (sekitar Rp 9,4 jutaan).
Selengkapnya...