Skip to main content

Cara Investasi Bitcoin untuk Pemula yang Legal dan Aman

investasi Bitcoin

Mata uang kripto atau cryptocurrency memang semakin populer akhir-akhir ini. Ada banyak sekali mata uang kripto yang telah beredar, salah satunya adalah Bitcoin. Harga Bitcoin yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu telah menarik banyak orang baik dari luar negeri maupun di Indonesia untuk berlomba-lomba berinvestasi jenis mata uang kripto satu ini.

Bitcoin sendiri merupakan salah satu mata uang kripto virtual atau disebut cryptocurrency yang telah diluncurkan sejak 2009. Sebagai mata uang virtual, penggunaan mata uang ini hanya dilakukan secara online melalui perangkat digital.

Untuk mendapatkan Bitcoin ini, ada dua cara yang bisa dilakukan, yakni dengan mining Bitcoin atau menambang Bitcoin yang dapat dilakukan dengan perangkat komputer dan software pada server mining Bitcoin, dan dengan cara berinvestasi yakni dengan membeli langsung Bitcoin di situs yang melayani jual beli mata uang kripto.

Di Indonesia sendiri, investasi mata uang kripto, termasuk Bitcoin sudah resmi diizinkan oleh pemerintah melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) yang tertulis dalam Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Nomor 7 tentang Daftar Aset Kripto yang Dapat Diperdagangkan dan mulai berlaku sejak 17 Desember 2020 lalu.

Meskipun peluangnya cukup menjanjikan, namun masih banyak pemula yang masih bingung bagaimana caranya untuk memulai berinvestasi Bitcoin ini.

Oleh karena itu, berikut ini adalah cara untuk memulai investasi Bitcoin bagi pemula yang legal dan aman:

1. Siapkan Dompet Khusus Bitcoin

Hal pertama yang perlu dilakukan sebelum memulai investasi Bitcoin adalah menyiapkan dompet atau wallet khusus Bitcoin untuk menyimpan dan memvalidasi seluruh transaksi yang menggunakan mata uang kripto.

Namun demikian, memilih dompet Bitcoin yang tepercaya adalah salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam investasi mata uang kripto. Sebab, hal tersebut untuk memastikan semua investasi Bitcoin tetap dilakukan dengan aman.

Di luar sana, ada banyak sekali penyedia dompet Bitcoin yang aman dan terpercaya, contohnya, Blockchain, Coinbase, Indodax dan lainnya.

2. Siapkan Data Dirimu

Langkah selanjutnya sebelum memulai investasi Bitcoin tentu saja harus menyiapkan data dirimu sebagai syarat untuk mendapat verifikasi KYC (Know Your Customer) di jasa pertukaran Bitcoin yang juga dikenal juga dengan Bitcoin Exchange.

Verifikasi tersebut nantinya bertujuan untuk melindungi setiap peserta di Bitcoin Exchange dan memastikan kebijakan anti money laundring berjalan dengan semestinya.

3. Bergabung dengan Bitcoin Exchange

Bitcoin Exchange merupakan tempat yang mempertemukan langsung penjual dan pembeli Bitcoin. Jika kamu memantapkan diri terjun di dunia investasi Bitcoin, maka bergabunglah dengan Bitcoin Exchange dan registrasikan dirimu untuk proses verifikasi KYC agar dapat segera bertransaksi.

Di Indonesia, ada banyak sekali Bitcoin Exchange, salah satunya yaitu RekeningKu.com .

RekeningKu.com adalah marketplace exchange cryptocurrency dari Indonesia yang mempertemukan penjual dan pembeli cryptocurrency sesama member Rekeningku.

Rekeningku menyediakan 44 koin atau token aset kripto yang bisa diperdagangkan. Dan semua transaksi mata uang kripto di RekeningKu terjamin keamanannya. Sebab, RekeningKu telah resmi terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Kominfo.

Untuk registrasi dan mendapat verifikasi KYC di Rekeningku juga sangat mudah, kamu cukup mengisi data diri sesuai dengan identitas (KTP, SIM, atau Paspor), mengupload foto kartu identitas (KTP, SIM, atau Paspor) dan foto selfie sambil memegang selembar kertas bertuliskan “Verifikasi di Rekeningku.com” disertai dengan tanda tangan.

Di Rekeningku, menyediakan berbagai transaksi mata uang kripto, diantaranya pembelian dan penjualan Bitcoin dan aset digital dengan mata uang Rupiah; melakukan deposit dan penarikan uang dalam mata uang Rupiah; hingga melakukan pengiriman mata uang kripto kepada member lain di dalam, maupun pengguna di luar Rekeningku.

Untuk minimum deposit di rekeningku juga cukup kecil, yakni sebesar Rp 50.000 yang bisa ditransfer melalui bank, virtual account (Mandiri, Permata) dan e-wallet (Dana, OVO, LinkAja).

Investasi Bitcoin tentunya memiliki resiko fluktuasi harga yang sangat tinggi. Oleh karena itu, perlu dikelola dengan baik sehingga dapat berpeluang mencetak return terbaik di tengah fluktuasi harga yang tinggi.

Indra DP
Indra DP

Android Enthusiast. Suka berbagi pengalaman dan informasi seputar dunia teknologi.