Pengertian File Thumbs.db Dan Desktop.ini Di Windows Beserta Fungsinya


Saat kamu menggunakan komputer, apakah kamu pernah melihat file dengan nama thumbs.db dan desktop.ini di Windows?? Jika kamu belum pernah melihat kedua file tersebut dan mungkin kamu ingin melihatnya, silahkan aktifkan pengaturan hidden files pada menu Folder Options.

Kebanyakan orang akan mengira jika kedua file tersebut hanya sebuah file-file sampah yang tidak terlalu penting dan mengabaikannya begitu saja, bahkan ada beberapa yang mengira kedua file tersebut adalah bagian dari virus. Lalu, apa sebenarnya file thumbs.db dan file desktop.ini yang ada di Windows tersebut? Dan apa fungsinya? Nah, pada artikel kali ini aku akan sedikit membahas tentang apa itu file thumbs.db dan file desktop.ini.

Apa Itu File Thumbs.db?

File thumbs.db atau database thumbnail merupakan sebuah file sistem di Windows yang digunakan untuk menyimpan cache dari file foto atau gambar. Dalam keadaan default, sebenarnya keberadaan file thumb.db jarang diketahui orang karena memiliki attribut hidden file system atau file sistem yang tersembunyi, dan akan terlihat jika kamu mengaktifkan Show hidden files, folder, and drivers pada pengaturan Folder Options. Saat kamu membuka sebuah folder di Windows Explorer yang terdapat file foto atau gambarnya, maka Windows akan otomatis membuat file thumbnail dari foto atau gambar tersebut yang berfungsi untuk mempercepat proses tampilan preview dari foto atau gambar di dalam folder tersebut.

file thumbs.db

Windows akan menyimpan semua thumbnail dari file-file grafik kedalam file thumbs.db, adapun format dari file grafik tersebut diantaranya file berformat JPEG, GIF, PNG, BMP, TIF, PDF dan juga HTM. Setiap tampilan preview foto atau gambar disimpan dalam format JPEG namun dengan ukuran yang sangat kecil dan tanpa memperhatikan format file yang sebenarnya. Hal tersebut akan membuat proses preview gambar akan lebih cepat muncul saat kita pilih.

Namun dalam beberapa kasus, keberadaan file thumb.db ini dirasa sangat mengganggu bagi sebagian orang. Contohnya saja saat seorang web server akan mencoba mengupload sebuah gambar ke server, bisa jadi file thumbs.db mungkin juga akan turut terupload. Untuk mengatasi agar Windows tidak akan otomatis membuat file thumbs.db lagi, kita bisa mengaturnya melalui Group Policy Editor. Caranya tekan tombol Win + R dan ketikkan perintah gpedit.msc lalu tekan Enter.

group policy editor

Kemudian pada sisi sebelah kiri, buka folder User Configuration -> Administrative Templates -> Windows Components -> File Explorer. Lalu pada sisi sebelah kanan double klik pada pengaturan Turn off the caching of thumbnails in hidden thumbs.db files kemudian pilih Enabled.

menonaktifkan file thumbs.db
Klik gambar untuk memperbesar

Apa Itu File Desktop.ini?

Beberapa orang ada yang menganggap bahwa file desktop.ini adalah bagian dari virus komputer, tetapi sebenarnya anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. File desktop.ini merupakan sebuah file yang digunakan oleh Windows untuk menampilkan ataupun juga mengkostumisasi tampilan dari suatu folder tertentu. Jadi misalkan, saat kamu akan memindahkan suatu folder sistem, maka Windows akan memperingatkan kamu bahwa folder tersebut disarankan untuk tidak dipindahkan.

file desktop.ini

Sama halnya dengan file thumb.db, file desktop.ini juga dibuat otomatis oleh Windows secara tersembunyi atau hidden file system. Tidak hanya tersembunyi saja, file desktop.ini juga diproteksi oleh sistem. Jadi, kamu tidak akan bisa melihat file tersebut meskipun kamu sudah mengaktifkan Show hidden files, folder, and drivers. Hal ini memang sengaja dilakukan oleh Windows agar pengguna tidak mengutak-atik file sistem. Namun jika kamu ingin menampilkan file tersebut, kamu bisa menonaktifkan Hide Protected Operating System Files (Recommended) pada menu pengaturan Folder Options.

Itulah sedikit penjelasan tentang file thumbs.db dan file desktop.ini. Intinya, kedua file tersebut memiliki tugasnya masing-masing untuk mendukung kinerja suatu sistem. Jadi kita sebaiknya tidak perlu mengubah, memodifikasi ataupun juga menghapus file-file tersebut.
Bagikan artikel ini:
Next Page
« Next Page
Previous Page
Previous Page »