Siapa Sebenarnya yang Pertama Membuat Fitur 'Always-on Display' pada Smartphone?


Jika kamu seorang pecinta teknologi yang tidak pernah ketinggalan berita teknologi terbaru, mungkin kamu sudah tahu tentang berita teknologi yang satu ini. Ya, belum lama ini dunia maya sempat dihebohkan dengan berita tentang Motorola yang mengklaim ada vendor lain yang mencuri fitur “Always-on Display” yang sebelumnya telah ada pada smartphone Moto Z Droid mereka. Tuduhan tersebut dikicaukan langsung melalui akun Twitter resmi milik Motorola. Tak ketinggalan juga dalam kicauannya tersebut mereka turut menyertakan gambar Motorola Moto Z Droid lengkap dengan hastag # TheOriginalAlwaysOnDisplay.



Jika kamu lihat dalam kicauan tersebut, sepertinya sudah jelas kan Motorola menyinggung vendor siapa?, yup, Samsung. Seperti yang telah kita ketahui, Samsung belum lama ini telah merilis smartphone andalan terbaru mereka, yaitu Galaxy Note 7. Pada smartphone flagship tersebut, Samsung turut menghadirkan fitur “Always-on Display” yang dapat menampilkan notifikasi saat layar dalam keadaan mati. Nah, fitur inilah yang sekarang dipermasalahkan oleh Motorola terhadap Samsung.

Fitur “Always-on Display” pada Samsung Galaxy Note 7
Fitur “Always-on Display” pada Samsung Galaxy Note 7

Pada smartphone Motorola, fitur “Always-on Display” tersebut bernama Active Display. Menurut berbagai sumber yang aku dapatkan, Fitur ini sudah ada sejak tahun 2013 dan pertama kali digunakan pada smartphone Moto X, yang sekaligus menjadi smartphone berbasis Android pertama yang menggunakan fitur ini. Sedangkan pada smartphone Samsung, fitur ini baru saja digunakan pada seri Galaxy S7.

Inilah Pembuat Fitur “Always-on Display” yang Pertama

Sepertinya tuduhan yang dilontarkan Motorola kepada Samsung itu tampaknya perlu untuk ditinjau ulang. Sebab, jauh sebelum Motorola menggunakan fitur “Always-on Display” pada smartphone mereka, sebenarnya ada vendor yang pertama kali menggunakan fitur ini. Vendor tersebut adalah Nokia. Ya, Nokia yang sudah lebih dulu menggunakan fitur “Always-on Display” ini pada beberapa smartphone buatannya.

Nokia menggunakan fitur “Always-on Display” ini pada jajaran smartphone lama yang ber-OS Symbian, contohnya seperti Nokia 6600, 7610 dan 6630. Tapi pada saat itu fungsi dari fitur ini hanya sebatas untuk menampilkan jam, tanggal, serta icon kecil jika ada pesan atau panggilan masuk saja. Dan seiring berjalannya waktu, Nokia telah mengembangkan fitur “Always-on Display” ini dengan menambahkan fitur lain seperti notifikasi di Nokia N86 yang dirilis pada tahun 2009 lalu.

Fitur “Always-on Display” pada Nokia 6600
Fitur “Always-on Display” pada Nokia 6600

Hingga pada akhirnya, fitur ini juga kembali dihadirkan oleh Nokia pada jajaran smartphone Lumia dengan nama Glance Screen. Fitur Glance Screen di smartphone Lumia lebih ditingkatkan lagi fungsinya. Dimana pada fitur ini dapat menampilkan prakiraan cuaca dan notifikasi dari aplikasi serta pengguna dapat mengkustominasi tampilan seperti pemilihan background dan warna teks.

Fitur Glance Screen pada Lumia
Fitur Glance Screen pada Lumia

Nah, dari penjelasan tersebut sudah jelas bukan siapa yang pertama kali menggunakan Fitur “Always-on Display” ini?. Oke fix, mungkin saat ini Motorola memang lagi butuh refreshing ke pantai. Karena sepertinya mereka telah melupakan Nokia sebagai pionir fitur ini. Bagaimana menurutmu?
Bagikan artikel ini:
Next Page
« Next Page
Previous Page
Previous Page »