Memadukan Musik dengan Cerita Kerinduan Akan Rumah di DBC Concert Maharatha

DBC Concert Maharatha

Musik memang menjadi media hiburan yang luar biasa menarik. Apalagi jika musik tersebut disajikan dalam dalam pagelaran musik atau konser yang megah. Pastinya akan menambah rasa kekaguman akan nada-nada dan penampilan para musisi. Pagelaran musik yang dikenal dengan konser amal juga seringkali dijadikan ajang untuk mengumpulkan dana bagi yang membutuhkan.

Konser amal kali ini diadakan oleh DBC atau yang dikenal dengan mama Don Bosco Community. DBC sendiri merupakan komunitas yang berkembang dibawah organisasi Pastoran Atma Jaya Wilayah Santo Lukas (PAWSL). Komunitas ini sendiri juga merupakan organisasi yang berkembang di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Atma Jaya.

Konser Amal oleh DBC kali ini akan ditujukan untuk anak-anak penyandang sindrom autisme yang berada dibawah Yayasan Cinta Harapan Indonesia (YCHI) Autism Center. Untuk kamu yang belum mengetahui apa itu autisme, autisme adalah suatu kondisi yang mempengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan, berinteraksi dengan orang lain, dan mengalami lingkungannya.

Autisme bukanlah penyakit yang menular melainkan sindrom yang dimulai ketika seseorang lahir dan tetap bersama mereka sampai usia tua. Setiap orang penyandang sindrom autis ini berbeda satu sama lain. Inilah sebabnya mengapa autisme digambarkan sebagai 'spektrum'. Ini berarti otak penyandang sindrom ini bekerja dengan cara yang berbeda dari orang lain.

Autisme bukanlah kondisi medis dengan perawatan atau "penyembuhan". Tetapi beberapa orang membutuhkan dukungan untuk membantu mereka dengan hal-hal tertentu. Oleh karena itulah organisasi seperti YCHI Autism Center berusaha untuk membantu mereka penyandang sindrom autisme ini untuk dapat mendapatkan hidup yang layak.

Concert Maharatha akan disajikan dalam penampilan yang berbeda pula. DBC akan menyajikannya dengan perpaduan antara musik dan juga sebuah kisah yang berjudul Pijar Kota Lama. Sebagai bocoran, kisah ini akan menceritakan tentang seorang pemuda berusia 20 an bernama Nata. Nata sedang mengalami kekalutan antara kebimbangan hati dan rumah yang tidak lagi hangat.

Nah kisah Nata sendiri nanti akan berlanjut Yogyakarta untuk menemukan pecahan-pecahan masa lalunya. Kira-kira bagaimana nanti kelanjutannya? Saksikan langsung bagaimana Nata mengalami pasang surut kehidupannya yang juga dengan segala emosinya yang terpendam sejak lama dalam konser amal ini.

Konser amal ini bukanlah yang pertama bagi DBC, tahun lalu DBC juga melakukan konser amal yang hanya saja dilakukan secara online karena faktor pandemi. Namun bukan berarti konser yang diadakan ini tidak menarik. Tiketnya juga bisa diperoleh secara mudah. Kamu bisa membeli tiket nya melalui Loket.com maupun GoPlay.

Ya, acara DBC Konser Maharatha ini bisa disaksikan secara online melalui GoPlay jadi kamu tidak perlu repot untuk menyiapkan transportasi ke lokasi konser dan juga tentu saja ini lebih aman di tengah kondisi pandemi. Namun yang pasti juga, dengan menyaksikan konser ini kita juga dapat membantu anak-anak penyandang autisme.

Untuk tiket yang ditawarkan juga tidak mahal, untuk pemesanan tiket reguler kamu hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp. 80.000,- saja. Tiket reguler ini akan dijual hingga tanggal 6 November 2021 hingga pukul 15.00 WIB. Hanya dengan 80 ribu rupiah saja, kamu bisa menikmati musik dan juga penampilan cerita yang menarik serta bisa beramal.

Untuk konsernya sendiri akan ditayangkan secara live pada hari Sabtu, tanggal 6 November pukul 13.30 hingga pukul 15.00 WIB. Jangan sampai kelewatan ya!

Post a Comment (0)