26 October 2016

Xiaomi Mi Note 2 Resmi Dirilis, Usung Desain Layar Lengkung (Curved Display)


Setelah sekian lama hanya menjadi rumor dan sukses membuat para Mi Fans (sebutan bagi para penggemar smartphone Xiaomi) semakin penasaran. Kini akhirnya Xiaomi resmi merilis smartphone flagship penerus seri Mi Note, yakni Xiaomi Mi Note 2 pada hari Selasa (25/10/2016) dalam sebuah acara yang digelar di Peking University Gymnasium, Beijing, China.

Xiaomi Mi Note 2

Berbeda dengan generasi sebelumnya, Xiaomi Mi Note 2 hadir dengan membawa berbagai peningkatan yang cukup signifikan, baik dari segi desain maupun spesifikasi yang diusungnya. Dari segi desain, Xiaomi Mi Note 2 sudah menggunakan layar melengkung di kedua sisinya atau "two-side curves display" lengkap dengan tombol home ala smartphone Samsung. Bagian belakangnya pun juga didesain melengkung 3D dan terlihat sangat indah. Jika kita lihat, sekilas tampilan Xiaomi Mi Note 2 ini sangat mirip sekali dengan Samsung Galaxy Note 7.

Baca juga: Heboh! Smartphone Xiaomi dengan Layar Fleksibel Muncul dalam Video

Dari segi spesifikasi, Xiaomi Mi Note 2 dibekali dengan spesifikasi kelas premium yang biasa digunakan pada smartphone flagship saat ini. Berikut ini spesifikasi lengkap dari Xiaomi Mi Note 2:
  • Layar: OLED 5.7 inchi 2560x1440 pixel, two side curved display, body ratio 77,2 persen.
  • Processor: Qualcomm Snapdragon 821 2,35 GHz.
  • RAM: 4 GB / 6 GB.
  • Memori internal: 64 GB / 128 GB.
  • Kamera belakang: 22,56 megapixel, sensor Sony IMX318, f/2.0, wide-angle 77, EIS serta dapat merekam video 4K.
  • Kamera depan: 8 megapixel.
  • Baterai: 4.070 mAh support Quick Charge 3.0.
  • Fitur lain: OS Android, MIUI 8, dual 4G LTE, NFC, Fingerprint, HD Audio, GPS.
  • Pilihan warna: Glacier Silver dan Bright Black
Bicara soal harga, sepertinya Xiaomi Mi Note 2 akan jadi smartphone pertama Xiaomi yang dibanderol dengan harga yang sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan semua smartphone Xiaomi yang pernah dirilis. Untuk Mi Note 2 versi 4 GB RAM dan memori internal 64 GB, dibanderol dengan harga 2799 Yuan atau sekitar Rp. 5,6 juta, sedangkan untuk versi 6 GB RAM dan memori internal 128 GB dibanderol dengan harga 3299 Yuan atau sekitar Rp.6,3 Juta.

Xiaomi Mi Note 2

Selain kedua versi tersebut, masih ada satu versi lagi yakni versi Global Edition. Dimana pada versi ini (Xiaomi Mi Note 2 Global Edition) telah mendukung hampir 37 versi LTE yang ada di seluruh dunia. Tidak hanya itu saja Xiaomi Mi Note 2 Global Edition juga dibekali dengan 6 GB RAM dan memori internal 128 GB. Tentunya versi global ini juga dibanderol dengan harga yang sedikit lebih mahal dari versi biasa, yakni 3499 Yuan atau sekitar Rp. 6,7 Juta.

Nah, bagi kamu Mi Fans yang ingin segera memboyong smartphone teranyar dari Xiaomi ini, sepertinya harus sedikit bersabar. Karena hingga saat ini belum ada kabar mengenai kapan Xiaomi akan mulai melepas Xiaomi Mi Note 2 ke pasaran.

Selengkapnya...

24 October 2016

Cara Membuat CD System Repair di Windows 7


Apakah kamu pernah mengalami kejadian dimana komputer yang kamu gunakan untuk bekerja sehari-hari tiba-tiba error, contohnya seperti tidak bisa booting? Tentunya kejadian tersebut akan sangat menjengkelkan sekali apalagi jika kita dihadapkan dengan pekerjaan yang harus segera diselesaikan.

Biasanya, Windows yang mengalami error mungkin bisa jadi diakibatkan karena berbagai hal, seperti komputer telah terinfeksi virus, menginstall aplikasi tertentu, mengutak-atik bagian registry atau mengubah pengaturan tertentu. Jika Windows mengalami error, maka tindakan pertama yang sebaiknya kita adalah dengan memperbaikinya terlebih dahulu menggunakan fasilitas recovery tool yang ada pada CD instalasi Windows.

CD System Repair di Windows 7

Bagi pengguna Windows 7 yang telah memiliki CD System Repair, tentunya tidak perlu khawatir lagi, karena setiap saat bisa menggunakan CD tersebut untuk memperbaiki error di Windows. Tapi, bagaimana jika kamu tidak memiliki CD System Repair? Apakah harus membelinya terlebih dahulu? Tentu tidak!, melalui artikel kali ini aku akan berbagi tutorial tentang cara membuat CD System Repair atau System Repair Disc di Windows 7. Caranya juga sangat mudah, namun sebelumnya kamu perlu menyediakan sebuah CD atau DVD kosong saja.

Cara Membuat CD System Repair

Pertama, silahkan masukkan CD atau DVD kosong yang telah kamu siapkan tadi. Lalu buka Control Panel. Kemudian pada bagian kategori System and Security, silahkan pilih menu Backup up your computer.

Cara Membuat CD System Repair di Windows 7

Lalu pada bagian sebelah kiri jendela, pilih Create a system repair disc.

Cara Membuat CD System Repair di Windows 7

Kemudian akan muncul kotak dialog baru, lalu klik tombol Create disc untuk memulai membuat System Repair Disc.

Cara Membuat CD System Repair di Windows 7

Silahkan tunggu proses pembuatan System Repair Disc hingga selesai. Jika sudah, klik OK.

Cara Membuat CD System Repair di Windows 7

Cara Membuat CD System Repair di Windows 7

Dan sekarang kamu telah memiliki CD System Repair Windows 7 sendiri.

Menggunakan CD System Repair

Untuk menggunakan CD System Repair, silahkan masukkan CD System Repair yang telah kamu buat tadi, kemudian restart komputer kamu lalu booting melalui CD/DVD.

Akan muncul kotak dialog System Recovery Options dan kamu akan melihat instalasi Windows 7 di dalamnya, langsung saja klik Next.

System Recovery Windows 7

Selanjutnya, kamu akan melihat 5 pilihan recovery yang salah satunya bisa kamu gunakan. Tentunya silahkan pilih sesuai dengan masalah atau error yang terjadi pada Windows kamu.

System Recovery Windows 7

Bagi yang belum mengerti dan agar tidak salah pemakaian, berikut ini aku akan berikan sedikit penjelasan untuk fungsi setiap menu tersebut:
  • Startup Repair
    Startup Repair dapat digunakan untuk menangani dan memperbaiki masalah pada Windows yang berkaitan dengan startup. Seperti contohnya Windows yang tidak bisa booting dan juga muncul pesan error “Bootmgr Is Missing....”.

  • System Restore
    System Restore dapat digunakan untuk mengembalikan keadaan Windows pada titik tertentu (restore) dimana Windows belum mengalami masalah. Untuk dapat menggunakan pilihan ini, maka kamu sebelumnya sudah membuat restore point. Untuk cara membuat restore point, bisa kamu ikuti tutorialnya disini.

  • System Images Recovery
    System Images Recovery digunakan untuk mengembalikan hasil backup semua data pada drive yang menjadi tempat instalasi Windows (umumnya pada drive C:). Di dalam backup ini terdapat berbagai macam data seperti aplikasi yang terinstall, dokumen dan lain-lain. Namun untuk dapat menggunakan pilihan ini, kamu harus terlebih dahulu untuk membuat recovery images.

  • Windows Memory Diagnostic
    Windows Memory Diagnostic dapat digunakan untuk melakukan scanning terhadap memory komputer. Tujuannya agar kamu bisa mengetahui jika terdapat memory yang mengalami error atau tidak.

  • Command Prompt
    Command Prompt dapat digunakan jika kamu mengetahui berbagai perintah yang ada pada Command Prompt. Melalui Command Prompt, kamu juga bisa melakukan perbaikan atau recovery pada Windows.
Dengan membuat CD System Repair pastinya sekarang kamu tidak perlu khawatir lagi jika tiba-tiba komputer kamu mengalami error. Gunakan saja CD System Repair yang telah kamu buat tadi untuk memperbaiki masalah pada Windows, dan komputer kamu akan kembali berjalan dengan normal.

Selengkapnya...

20 October 2016

Heboh! Smartphone Xiaomi dengan Layar Fleksibel Muncul dalam Video


Smartphone Xiaomi dengan Layar Fleksibel

Jika selama ini desain layar dengan pinggiran yang melengkung atau istilah kerennya curved display telah menjadi pilihan beberapa vendor besar untuk digunakan pada smartphone flagship besutan mereka. Contohnya saja Samsung dengan seri Galaxy S6 serta S7 dan Vivo dengan Xplay 5 Elite. Kini dunia maya kembali dihebohkan dengan munculnya video demo konsep smartphone dengan desain layar yang bisa dibengkokkan atau flexible display. Video tersebut pertama kali diunggah di situs Youku, sebuah situs berbagi video asal China.

Dalam video yang berdurasi 30 detik ini terlihat bahwa smartphone dengan layar yang bisa dibengkokkan keatas menggunakan antarmuka MiUI 8. Itu artinya, kemungkinan besar bahwa ini merupakan smartphone buatan Xiaomi. Karena sebelumnya juga sempat beredar foto konsep smartphone Xiaomi dengan layar yang fleksibel.

Dalam demonya, layar yang fleksibel tersebut memang hanya terlihat dibengkokkan ke satu arah saja dan belum diketahui apakah layar tersebut bisa dilipat ataupun juga dibengkokkan ke berbagai arah. Namun meski telah dibengkokkan, layar smartphone tersebut masih bisa merespon sentuhan dan beroperasi dengan baik tanpa ada gangguan sama sekali. Penasaran kan seperti apa smartphone dengan layar fleksibel ini? Berikut ini video demonya:


Sebenarnya, konsep smartphone dengan desain layar yang fleksibel juga pernah dipamerkan oleh Samsung, LG dan Lenovo dalam event pameran teknologi. Namun entah kenapa hingga kini belum ada kabar lagi mengenai perkembangan layar fleksibel dari ketiga vendor tersebut. Dan jika benar dalam video tersebut adalah konsep smartphone buatan Xiaomi dan bisa jadi akan menjadi penerus generasi penerusnya Xiaomi Mi Note, maka bukan tidak mungkin lagi jika suatu saat nanti fungsi smartphone masa depan bakal bisa juga digunakan untuk bungkus gorengan. Hehehe XD
Selengkapnya...

11 October 2016

Mengenal Lebih Dekat dengan Daydream View, Headset VR Terbaru dari Google


Daydream View

Perkembangan teknologi virtual reality saat ini semakin pesat saja, banyak vendor-vendor besar berlomba-lomba membuat headset VR sebagai aksesoris pelengkap untuk device andalan mereka untuk memanjakan pengguna dalam menikmati konten virtual reality (VR). Contohnya saja Samsung Gear VR dari Samsung hingga Microsoft HoloLens, kacamata augmented reality dari Microsoft.

Seakan tidak mau ketinggalan, raksasa internet Google belum lama ini telah memperkenalkan headset VR terbaru mereka yang bernama Daydream View pada event yang diselenggarakan di San Francisco, Amerika Serikat pada Rabu lalu (5/10/2016). Daydream View adalah salah satu dari beberapa perangkat yang diperkenalkan oleh Google dalam event tersebut selain duo Android Pixel Phone, Google Home, Google WiFi, dan Google Chromecast.


Berbeda dengan perangkat virtual reality pada umumnya yang terbuat dari material plastik dan karet serta memiliki bobot sedikit agak berat, Daydream View buatan Google ini terbuat dari material kain yang lembut, berpori-pori sehingga lebih ringan dan membuat kulit jadi lebih nyaman. Daydream View juga dilengkapi dengan controller yang compact di dalam paket penjualannya. Controller ini memiliki tombol home, tombol menu, dan trackpad serta memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi dan bekerja dengan sangat baik bersama dengan perangkat VR.

Daydream View

Tak hanya itu saja, Daydream View juga dilengkapi dengan fitur YouTube, Google Street View, dan Google Photos. Headset VR ini kompatibel dengan beberapa smartphone yang berjalan pada Android 7.0 Nougat dan menggunakan processor Snapdragon 820, seperti diantaranya seri Pixel Phone, Asus Zenfone 3 Deluxe dan ZTE Axon 7.

Daydream View color

Ngomong-ngomong soal harga, Daydream View nantinya akan dibanderol dengan harga $79 atau sekitar Rp. 1 jutaan saja dan akan tersedia dalam tiga varian warna yaitu Slate, Snow dan Crimson. Pre-order headset VR ini mulai dibuka pada tanggal 20 Oktober mendatang namun untuk sementara hanya tersedia di beberapa negara saja, yakni di Inggris, Jerman ,Kanada, AS dan Australia. Tapi tenang saja, bagi kamu yang berada di luar negara tersebut masih bisa memiliki headset VR buatan Google ini. Karena kabarnya, Daydream View ini juga akan dirilis secara global pada November 2016 mendatang.
Selengkapnya...

05 October 2016

Pixel dan Pixel XL Resmi Dirilis, Smartphone Baru Google Pengganti Nexus


Google baru saja merilis dua smartphone terbarunya dalam sebuah event yang digelar di San Francisco, Amerika Serikat pada Rabu dini hari tadi (05/10/2016). Kedua smartphone tersebut diberi nama Pixel dan Pixel XL, sekaligus menggantikan lini Nexus yang selama ini digunakan oleh Google sebagai nama brand untuk smartphone Android mereka.

Untuk desainnya, Google menghadirkan smartphone Pixel dan Pixel XL ini dengan bahan yang terbuat dari aluminium, lengkap dengan kaca pelapis pada bagian depan dan sebagian panel belakang. Di bagian belakang terdapat kamera utama yang terlihat rata dengan body smartphone dan juga fitur pemindai sidik jari atau fingerprint yang diberi nama Pixel Imprint. Tidak ketinggalan Google juga menempatkan huruf “G” di bagian belakang bawah smartphone sebagai logo branding.

Baca juga: Pixel Launcher: Launcher Android Nougat Terbaru dari Google

Pixel dan Pixel XL ini hadir dengan spesifikasi yang hampir sama. Hanya saja yang membedakan dari kedua smartphone yang dilabeli dengan “Made by Google” tersebut adalah ukuran layar dan kapasitas baterai yang digunakan. Pixel mengusung layar AMOLED 5 inchi beresolusi Full HD 1080x1920 pixel 441 ppi, sedangkan Pixel XL mengusung layar AMOLED 5,5 inchi Quad HD beresolusi 1440x2560 pixel 534 ppi. Layar dari kedua smartphone tersebut sama-sama telah dilapisi dengan kaca pelindung Gorilla Glass 4.

Google Pixel

Untuk spesifikasi lainnya, Pixel dan Pixel XL sama-sama menggunakan processor Qualcomm Snapdragon 821 octa-core 64 bit 2.15 GHz, RAM 4 GB, memori internal 32 GB atau 128 GB, sistem operasi Android 7.1 Nougat yang telah mendukung Daydream VR, USB Type-C, kamera belakang 12.3 megapixel dengan aperture f/2.0, 1.55 um, sensor Sony IMX378, kamera depan 8 megapixel. Kamera dari kedua smartphone tersebut diklam jadi yang terbaik, karena memiliki skor 89 dari hasil tes DxOMark. Untuk kapasitas baterai, Pixel menggunakan baterai sebesar 2770 mAh, sedangkan Pixel XL menggunakan baterai sebesar 3450 mAh, keduanya juga telah dilengkapi dengan fitur fast charging.

Menariknya, Pixel dan Pixel XL sama-sama dilengkapi dengan Google Assistant, yang merupakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang dikembangkan oleh Google, dan Google juga memberikan layanan cloud storage tanpa batas. Sehingga foto atau video yang dihasilkan Pixel dan disimpan di cloud storage tetap dalam ukuran aslinya atau tidak akan di kompres.

Bicara soal harga, Pixel dan Pixel XL nantinya akan dibanderol dengan harga yang lumayan tinggi. Untuk varian Pixel dengan memori internal 32 GB akan dijual dengan harga $649 atau sekitar Rp. 8,5 juta dan untuk memori internal 128 GB akan dijual dengan harga $749 atau sekitar Rp. 9,8 juta. Sedangkan untuk varian Pixel XL dengan memori internal 32 GB akan dijual dengan harga $769 atau sekitar Rp. 10 juta dan untuk memori internal 128 GB akan dijual dengan harga $869 atau sekitar Rp. 11,3 juta. Kedua smartphone tersebut akan hadir dengan tiga varian warna, yakni Quite Black, Very Silver dan Really Blue.

Bagaimana? Apa kamu berminat untuk memboyong smartphone dari sang empunya Android ini?

Selengkapnya...

04 October 2016

Bocoran Nokia D1C Muncul di Situs Geekbench, Pakai Android 7.0 Nougat!



Nokia dikabarkan bakal memperkenalkan smartphone terbaru mereka yang berbasis Android pada kuartal keempat tahun 2016 ini pasca diakuisisi oleh Microsoft beberapa tahun lalu. Hal ini diperkuat dengan bocornya mengenai informasi hasil pengujian smartphone terbaru Nokia dari sebuah situs benchmarking ternama yaitu Geekbench. Dalam situs tersebut, Smartphone terbaru Nokia ini diketahui bernama Nokia D1C.

Baca juga: Beredar Foto Nokia C1, Smartphone Android Pertama Nokia

Nokia D1C Geekbench

Situs Geekbench juga menunjukkan skor hasil pengujian yang dicapai oleh smartphone tersebut. Untuk skor tes single-core dari Nokia D1C mencapai 656-667 sedangkan untuk skor tes multi-core mencapai 2.745-3.229. Jika kita lihat dari hasil skor Nokia D1C ini, sepertinya smartphone tersebut akan masuk dalam jajaran smartphone kelas menengah.

Nokia D1C Geekbench

Sementara untuk bagian spesifikasinya, terungkap bahwa Nokia D1C menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 430, dengan processor octa-core berkecepatan 1,4 GHz, RAM berkapasitas 3 GB dan GPU Adreno 505. Yang paling menarik, kabarnya Nokia D1C ini telah menggunakan sistem operasi terbaru Android 7.0 Nougat. Ini merupakan kabar yang sangat baik, karena hingga saat ini smartphone terbaru untuk kelas mid-end masih jarang atau bahkan belum ada yang menggunakan versi Android terbaru tersebut, mungkin setidaknya itu yang aku tahu.

Sepertinya hanya itu saja informasi yang dapat diketahui mengenai spesifikasi dari Nokia D1C ini. Informasi lainnya seperti desain fisik, layar, kamera, dan lainnya hingga saat ini masih misterius. Tapi yang jelas, dengan adanya sedikit informasi tersebut, itu sudah cukup membuktikan bahwa Nokia saat ini sedang berusaha bangkit untuk kembali bersaing di pasar perangkat mobile.

Sumber: GSM Arena
Selengkapnya...