30 September 2016

Google Batalkan Smartphone Project Ara, Kenapa?


Project Ara

Apakah kamu masih ingat dengan Project Ara milik Google? Itu lho, smartphone modular yang beberapa komponennya bisa di bongkar pasang. Contohnya seperti pengguna dapat mengganti kamera, speaker, layar, hingga memori sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pengguna. Sebelumnya, smartphone bongkar pasang ini diprediksi akan segera dirilis ke publik pada tahun 2017 mendatang. (Baca juga: Smartphone Bongkar Pasang Buatan Google Mulai Dijual Tahun 2017, Tertarik?)

Namun, ada kabar yang sangat mengejutkan bagi kamu mungkin yang sudah lama menunggu smartphone modular buatan Google ini. Menurut beberapa sumber yang aku dapatkan, diketahui bahwa Google akan membatalkan Project Ara. Dan berdasarkan sumber internal Google, Project Ara dihentikan karena ada perubahan strategi perusahaan. Keputusan Google tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mengurangi proyek yang terkait dengan pembuatan dan pengembangan hardware.

Tapi tunggu dulu.. Menurut sumber lain yang aku dapatkan, sepertinya Project Ara belum benar-benar dihentikan. Karena kabarnya Google akan mencari partner lain untuk melisensikan proyek tersebut (Project Ara), strategi tersebut mirip seperti strategi dalam pengembangan smartphone berbasis Android, yaitu Nexus. Jadi, sepertinya kita mesti harus menunggu lagi hingga smartphone modular ini akan benar-benar terwujud nantinya.

Selengkapnya...

29 September 2016

Inilah Nokia 216, Feature Phone Terbaru dari Microsoft


Di saat perkembangan smartphone yang semakin canggih, tapi Microsoft justru kembali memperkenalkan Nokia 216, sebuah feature phone terbaru yang di banderol murah meriah. Ponsel terbaru dari Microsoft ini hadir dengan fitur yang sangat sederhana. Menurut laman pengenalan di situs resmi Microsoft, dikatakan bahwa Nokia 216 adalah sebuah ponsel yang memadukan fitur hiburan dan pengalaman online dengan user experience yang familiar.

Baca juga: Microsoft Merilis Nokia 230 dan 230 Dual SIM, Featured Phone yang Murah Meriah

Bagi yang bertanya-tanya, mengapa Microsoft merilis ponsel dengan nama brand Nokia? Itu karena pada tahun 2014 lalu, Microsoft secara resmi telah mengakuisisi divisi ponsel Nokia dengan nilai sebesar $7,2 milyar atau sekitar Rp. 96,8 triliun. Dan kemungkinan, Nokia 216 adalah feature phone terakhir yang dibuat Microsoft. Hal tersebut karena Microsoft telah menjual bisnis feature phone kepada Foxconn sejak bulan Mei lalu.

Nokia 216

Nokia 216 hadir dengan mengusung layar QVGA seluas 2,4 inchi 240x320 pixel, keypad numerik khas "ponsel jadul", RAM 16 MB, memori internal 16 MB yang bisa ditambah dengan slot microSD hingga 64 GB, kamera depan dan belakang beresolusi 0,3 megapixel (VGA) yang sama-sama dilengkapi dengan LED Flash, menggunakan sistem operasi Series 30+ dan baterai sebesar 1020 mAh. Untuk urusan konektivitas, Nokia 216 dibekali dengan koneksi internet 2.5G (EDGE), Bluetooth 3.0, serta sudah mendukung dual SIM GSM. Dan sebagai pelengkap, Nokia 216 juga menyediakan browser Opera Mini, MP3 player, video player, radio, dan juga lampu senter.

Jika kita lihat, fitur-fitur yang disematkan pada Nokia 216 bisa dikatakan sangat "basic". Karena memang ponsel ini memang sengaja dihadirkan bagi kalangan yang baru pertama kali menggunakan ponsel. Tapi jangan salah lho, sama seperti ponsel Nokia jadul lainnya, baterai pada Nokia 216 ini diklaim juga sangat awet. Baterai Nokia 216 ini mampu bertahan dalam kondisi stand-by hingga selama 24 hari dan waktu bicara hingga 18 jam. Woww!!!

Untuk harganya, Nokia 216 ini kabarnya akan dibanderol dengan harga $37 atau sekitar Rp. 490 ribu saja dan tersedia dalam tiga pilihan warna yaitu putih, biru dan hitam. Bagaimana? Tertarik untuk membelinya?

Sumber: Microsoft.com

Selengkapnya...

27 September 2016

Samsung Z2 Resmi Masuk Indonesia, Smartphone OS Tizen yang Murah Meriah


Samsung Z2

Setelah beberapa waktu lalu muncul di Badan Postel Indonesia dan telah menerima sertifikasi Ditjen SDPPI di Indonesia, kini akhirnya Samsung mengumumkan bahwa smartphone terbaru mereka, Samsung Z2 telah resmi dirilis di Indonesia. Berbeda dengan smartphone Samsung lainnya yang menggunakan OS Android, Samsung Z2 adalah smartphone dengan OS Tizen pertama yang dirilis oleh Samsung untuk pasar Indonesia setelah diluncurkan di India pada akhir bulan Agustus lalu.

Mungkin bagi yang belum tahu, pasti masih bertanya-tanya apa itu OS Tizen? OS Tizen merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Samsung dengan Intel dan Linux Foundation sejak awal tahun 2012 lalu.

Samsung Z2 hadir dengan menawarkan spesifikasi yang cukup untuk melakukan berbagai aktivitas. Smartphone Tizen ini mengusung layar TFT 4 inchi dengan resolusi 480 x 800 pixel (233ppi). Di bagian dapur pacunya, Samsung Z2 menggunakan processor 1.5 GHz quad-core Spreadtrum SC9830, GPU Mali-400MP2, serta dibekali dengan RAM 1 GB, memori internal 8GB dan slot microSD yang berkapasitas hingga 200 GB.

Untuk spesifikasi lainnya, Samsung Z2 menggunakan kamera belakang 5 megapixel dengan aperture f/2.2 yang dilengkapi dengan LED flash, kamera depan VGA, dan baterai 1500 mAh. Untuk urusan konektivitas, Samsung Z2 mendukung fitur dual SIM yang dapat berjalan pada jaringan 4G LTE. Samsung Z2 menggunakan OS Tizen v2.4 dan dilengkapi dengan fitur Ultra Power Saving, Ultra Data Saving dan S Bike.

Jika kita lihat, tidak ada yang "istimewa" dari sisi spesifikasi dan juga hardware yang diusungnya, karena memang Samsung Z2 ditujukan untuk segmen low-end. Oleh sebab itu, Samsung Z2 dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu sekitar Rp. 899.000. Bagaimana? Tertarik untuk memiliki Samsung Z2 dengan OS Tizen ini?
Selengkapnya...

25 September 2016

Google Allo Resmi Dirilis, Aplikasi Messaging dengan Asisten yang Cerdas



Setelah sebelumnya diluncurkan di beberapa negara pada Rabu lalu (21/9/2016), akhirnya aplikasi messaging baru buatan Google yang bernama Google Allo kini dirilis di Indonesia dan sudah bisa di download melalui Google Play Store.

Google Allo memiliki tampilan antar muka yang mirip dengan WhatsApp, diantaranya seperti icon foto profil berbentuk lingkaran, akses ke kontak, hingga tanda centang satu atau dua pada chatting yang menjadi tanda pesan terkirim atau dibaca. Cara mendaftarnya pun juga sama seperti di WhatsApp, saat kamu pertama kali membuka aplikasi Google Allo, kamu akan diminta mendaftar dengan memasukkan nomor telepon dan selanjutnya memasukkan kode konfirmasi yang dikirimkan via SMS.

Baca juga: Google Merilis Duo, Aplikasi Video Call Baru untuk Android dan iOS

Google Allo akan memberikan pengalaman chatting yang berbeda dengan aplikasi pesan instan lainnya, karena Google Allo telah dilengkapi dengan fitur chatbot dari program Google Assistant, mirip seperti asisten virtual Siri di perangkat Apple. Google Assistant bekerja di tiga fitur utama chatting Allo, yaitu chatting personal, chatting grup dan chatting dengan Google Assistant.

Google Allo

Google Assistant dapat membantu menjawab pesan dari orang lain. Seperti misalnya saat kita mengetikkan kata “Hello”, dan kita menerima balasan “Hello” dari teman kita. Maka Google Assistant akan menyarankan jawaban lain yang paling sering digunakan, seperti “How are you?”. Selain itu, Google Assistant juga dapat memberikan semua informasi yang ada di internet. Seperti berita, informasi cuaca, mencari lokasi hotel dan restoran terdekat ataupun informasi yang lainnya. Hal ini karena Google Allo juga dilengkapi dengan fitur built-in search.

Untuk menggunakan fitur built-in search di Google Allo juga mudah, kamu cukup mengetikkan @google diikuti oleh apa yang ingin kamu cari dan Google akan menampilkan hasil pencarian dari web. Kamu juga bisa memerintahkan Google Assistant di Allo untuk menampilkan daftar e-mail yang masuk, daftar agenda di kalendar, dan hal-hal lainnya yang ada di akun Google kamu.

Satu lagi ftur lain yang menjadi andalan Google Allo adalah fitur Smart Reply. Dengan fitur ini, maka pengguna dapat membalas pesan hanya sekali sentuh. Misalnya, jika ada teman mengirim sebuah foto makanan pizza, maka Smart Reply akan mengidentifikasinya dan memberikan jawaban yang relevan. Seperti “yummy” atau “I love pizza”, tentunya hal ini didasarkan pada kebiasaan pengguna dalam menanggapi pesan.

Namun, berbeda dengan WhatsApp yang telah menerapkan metode enkripsi end-to-end sebagai perlindungan dasar privasi penggunanya, enkripsi di Google Allo hanya bisa diaktifkan jika pengguna masuk dalam modus "incognito.". Tentunya ini akan menjadi salah satu kekurangan di Google Allo, mengingat privasi pengguna itu sangat penting.

Bagaimana? Tertarik mencoba "kecerdasan" yang dimiliki Google Assistant di Google Allo ini?
Selengkapnya...

15 September 2016

Pixel Launcher: Launcher Android Nougat Terbaru dari Google


Belakangan ini banyak rumor yang beredar mengenai Google yang akan mengganti nama (rebranding) perangkat Android Nexus menjadi Pixel. Hal tersebut juga semakin diperkuat dengan berubahnya nama aplikasi launcher dari Nexus yang sebelumnya Nexus Launcher berubah menjadi Pixel Launcher. Munculnya launcher terbaru yang bernama Pixel Launcher tersebut kemungkinan besar akan menjadi launcher bawaan dari perangkat terbaru Google yaitu Pixel dan Pixel XL.

Penampakan Pixel Launcher ini pertama kali diposting oleh pengembang ROM, LlabTooFeR melalui akun Twitternya. Dalam kicauannya tersebut, LlabTooFeR juga memposting beberapa screenshot dari Pixel Launcher.

Pixel Launcher

Tampilan dari Pixel Launcher ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Nexus Launcher. Hanya saja, perubahan yang paling mencolok terletak di bagian icon app drawer yang biasanya berada di tengah bawah layar namun kini dihilangkan di Pixel Launcher. Sebagai gantinya, terdapat icon panah ke atas yang berfungsi untuk mengakses app drawer dengan cara men-swipe icon tersebut keatas, maka daftar semua aplikasi yang terinstall akan muncul semua. Tampilan widget Google Search pun juga berubah menjadi lebih simple dengan icon huruf "G" yang terletak di kiri atas layar.

Selain itu, Pixel Launcher juga memiliki fitur daily wallpaper dimana pada fitur ini memungkinkan wallpaper akan berganti secara otomatis setiap harinya serta pada icon aplikasi kalendar juga dapat mengikuti tanggal saat ini, sehingga kamu dapat secara langsung mengetahui tanggal hari ini tanpa harus membuka aplikasinya.

Pixel Launcher ini tidak hanya eksklusif untuk perangkat seri Pixel saja lho, tapi kamu juga bisa memasang Pixel Launcher di perangkat Android kesayangan kamu, tapi dengan catatan, smartphone Android kamu sudah menggunakan Android 6.0 Marshmallow. Caranya pun cukup mudah, yang kamu lakukan hanya menginstall file APK dari Pixel Launcher dan Wallpaper Picker untuk mendownload wallpaper khas Android 7.1 Nougat.

Bagaimana? Tertarik untuk mencobanya? Silahkan langsung saja kunjungi halaman berikut ini.

Sumber: Android Police dan berbagai sumber
Selengkapnya...

10 September 2016

Catat!, Inilah Jadwal Ketersediaan Asus Zenfone 3 di Indonesia


Zenfone 3

Asus resmi merilis jajaran smartphone seri terbaru Zenfone 3 di Indonesia. Perilisan tersebut sudah diadakan dalam acara Zenvolution pada hari Rabu kemarin (07/09/16) yang bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center. Dalam acara tersebut, Asus meluncurkan lima varian Zenfone 3 sekaligus yang memang dihadirkan untuk semua segmen.

Kelima smartphone dari keluarga Asus Zenfone 3 tersebut yaitu Zenfone 3 Max, Zenfone 3 Laser, Zenfone 3 (standar), Zenfone 3 Ultra, Zenfone 3 Deluxe, dan Zenfone 3 Deluxe Special Edition. Kelima varian smartphone tersebut menggunakan material metal unibody di bagian bodynya. Namun, memiliki sedikit perbedaan dari segi desain fisik, fitur serta spesifikasi yang di usungnya. Dan juga semua varian tersebut sudah menggunakan OS Android 6.0 Marshmallow dengan antarmuka ZenUI 3.0 serta dibekali fingerprint sensor.

Baca juga: Resmi Dirilis, Inilah Daftar Harga Asus Zenfone 3 di Indonesia

Tapi, Meskipun sudah dirilis secara resmi, semua varian Zenfone 3 tersebut untuk saat ini masih belum tersedia di toko smartphone maupun juga toko online. Namun kabarnya saat ini hanya Zenfone 3 standar (ZE520KL) yang meggunakan processor Snapdragon 625, RAM 3 GB, dan memori internal berkapasitas 32 GB saja yang sudah dijual resmi di pasaran.

Lalu, bagaimana dengan varian Zenfone 3 yang lainnya? Menurut sumber yang aku kutip dari Kompas Tekno, bahwa pihak Asus Indonesia ternyata sudah memiliki jadwal ketersediaan varian Zenfone 3 yang lainnya untuk pasaran wilayah Indonesia, berikut ini jadwalnya:
  • Zenfone 3 Max (ZC520TL)
    Spesifikasi: Mediatek quad-core 64 bit, RAM 2GB, ROM 16GB
    Bulan rilis: Oktober
  • Zenfone 3 Max (ZC520TL)
    Spesifikasi: Mediatek quad-core 64 bit, RAM 3GB, ROM 32GB
    Bulan rilis: Desember
  • Zenfone 3 Laser (ZC551KL)
    Spesifikasi: Qualcomm Snapdragon 430, RAM 4GB, ROM 32GB
    Bulan rilis: November
  • Zenfone 3 standar (ZE520KL)
    Spesifikasi: Qualcomm Snapdragon 625, RAM 3GB, ROM 32GB
    Bulan rilis: September (sudah tersedia di pasaran)
  • Zenfone 3 standar (ZE520KL)
    Spesifikasi: Qualcomm Snapdragon 625, RAM 4GB, ROM 32GB
    Bulan rilis: Oktober
  • Zenfone 3 standar (ZE552KL)
    Spesifikasi: Qualcomm Snapdragon 625, RAM 4GB, ROM 64GB
    Bulan rilis: Oktober
  • Zenfone 3 Deluxe (ZS550KL)
    Spesifikasi: Qualcomm Snapdragon 820, RAM 4GB, ROM 64GB
    Bulan rilis: Desember
  • Zenfone 3 Deluxe Special Edition (ZS570KL)
    Spesifikasi: Qualcomm Snapdragon 821, RAM 6GB, ROM 256GB
    Bulan rilis: Desember
Untuk Zenfone 3 Ultra belum ada kabar mengenai jadwal ketersediaannya di pasaran. Kemungkinan akan dirilis ke pasaran pada tahun 2017 mendatang.

Nah, bagi kamu yang sudah memiliki rencana untuk memboyong salah satu dari kelima varian Zenfone 3 tersebut. Lebih baik mulai sekarang kamu bisa menabung terlebih dahulu agar nanti begitu dirilis kepasaran kamu bisa langsung bungkus itu device. ;)
Selengkapnya...

09 September 2016

Resmi Dirilis, Inilah Daftar Harga Asus Zenfone 3 di Indonesia


Zenfone 3

Asus telah resmi merilis jajaran seri smartphone Zenfone 3 untuk pasar Indonesia dalam acara Zenvolution yang diselenggarakan di Bali, Nusa Dua Convention Center, pada Rabu kemarin (7/9/2016). Di mana seri Zenfone terbaru ini akan melanjutkan kesuksesan jajaran ZenFone 2. Tidak tanggung-tanggung, perusahaan asal Taiwan tersebut langsung memboyong lima varian Zenfone 3 ke Indonesia diantaranya Zenfone 3 Max, Zenfone 3 Laser, Zenfone 3 (standar), Zenfone 3 Ultra, dan Zenfone 3 Deluxe.

Yang paling menarik dalam acara perilisan Zenfone 3 tersebut, CEO Asus, Jerry Shen, sempat "menyinggung" smartphone dari vendor lain dengan spesifikasi yang sama atau bahkan lebih rendah tapi dijual dengan harga yang mahal, dan kemudian disandingkan dengan beberapa varian dari smartphone Zenfone 3 tersebut.

Berbeda dengan seri Zenfone sebelumnya yang masih menggunakan bahan plastik di bagian bodynya, pada seri ZenFone 3 kali ini hadir dengan mengusung material metal unibody, serta memiliki desain yang lebih elegan. Asus juga mengatakan bahwa Zenfone 3 ini cocok bagi pecinta fotografi karena ZenFone 3 dibekali dengan kemampuan kamera yang lebih ditingkatkan.

Namun, kelima varian dari Zenfone 3 tersebut memiliki sedikit perbedaan dari segi spesifikasi, fitur, hingga desain yang memang dihadirkan untuk mengisi semua segmen dan tentunya dibanderol dengan harga yang berbeda pada setiap variannya.

Nah, berikut ini adalah daftar lengkap tentang spesifikasi dan harga resmi dari kelima varian Zenfone 3 tersebut:

Zenfone 3 Max, Zenfone 3 Laser

Untuk varian dengan harga yang termurah ada Zenfone 3 Max yang masih mengandalkan kapasistas baterai yang besar, yaitu sebesar 4.130 mAh. Menggunakan layar seluas 5,2 inchi, kamera belakang 13 megapixel, kamera depan 5 megapixel, RAM 2GB, ROM 16GB, processor MediaTek MT6737M. ZenFone 3 Max dibanderol dengan harga Rp. 2.199.000.

Selanjutnya ada Zenfone 3 Laser yang menggunakan layar seluas 5,5 inchi full HD, processor Snapdragon 430, GPU Adreno 505, RAM 4GB, ROM 32GB, kamera belakang 13 megapixel dan kamera depan 5 megapixel. ZenFone 3 Laser dibanderol dengan harga Rp. 3.399.000.

Zenfone 3 (standar), Zenfone 3 Ultra, Zenfone 3 Deluxe

Di segmen menengah ada Zenfone 3 (standar) yang menggunakan processor Snapdragon 625 2GHz, GPU Adreno 506, baterai sebesar 3.000 mAh, kamera utama 16 megapixel dengan menggunakan sensor Sony IMX298 yang dilengkapi fitur laser autofocus generasi kedua, Optical Image Stabilization (OIS) 4-axis, dan phase detection AutoFocus (PDAF). Terdapat 2 versi untuk ZenFone 3 (standar) ini yaitu versi layar 5,2 inchi, RAM 3GB, ROM 32GB yang dibanderol dengan harga Rp. 4.099.000 dan versi layar 5,5 inchi, RAM 4GB, ROM 64GB yang dibanderol dengan harga Rp. 5.099.000.

Selanjutnya ada Zenfone 3 Ultra yang menggunakan layar seluas 6,8 inchi, processor Snapdragon 652, RAM 4GB, ROM 64GB, kamera utama 23 megapixel, 5 buah speaker surround sound. Zenfone 3 Ultra dibanderol dengan harga Rp. 8.099.000.

Dan untuk segmen tertinggi ada Zenfone 3 Deluxe yang menggunakan layar Super AMOLED 5,7 inchi Full HD, processor Snapdragon 820, RAM 4GB, ROM 64GB, dan kamera utama 23 megapixel. Zenfone 3 Deluxe dibanderol dengan harga Rp. 9.099.000.

Ada juga Zenfone 3 Deluxe Special Edition yang menggunakan processor Snapdragon 821, RAM 6GB, dan ROM 256GB. Zenfone 3 Deluxe Special Edition dibanderol dengan harga Rp. 11.099.000.

Itulah spesifikasi harga resmi dari kelima varian Zenfone 3. Semua varian dari smartphone Zenfone 3 tersebut sudah menggunakan OS Android 6.0 Marshmallow dengan interface ZenUI 3.0, koneksi internet 4G LTE, dan juga dilengkapi fingerprint sensor. Bagaimana? Apakah kamu berminat dan sudah menentukan pilihan? Asus bakal segera melepas Zenfone 3 ke pasaran dalam waktu dekat ini.
Selengkapnya...

07 September 2016

Inilah Penyebab Samsung Menarik Peredaran Galaxy Note 7


Samsung Galaxy Note 7

Seperti yang telah kita ketahui, bahwa Samsung belum lama ini telah memperkenalkan Galaxy Note 7. Dan masa pre-ordernya telah di buka untuk pasar Indonesia tidak lama setelah smartphone tersebut diperkenalkan ke publik, atau sejak tanggal 5 Agustus 2016 lalu. Sedikit info, Galaxy Note 7 merupakan smartphone flagship terbaru besutan raksasa elektronik asal Korea Selatan, Samsung. Galaxy Note 7 memiliki segudang fitur canggih didalamnya. Adapun fitur unggulan pada smartphone ini diantaranya telah menggunakan layar lengkung (curved display), sistem pemindai iris mata, fingerprint sensor, S-Pen yang canggih, water ressistance serta masih banyak lagi fitur lainnya yang keren dan kekinian. Tidak salah jika smartphone tersebut dibanderol dengan harga yang cukup fantastis, yaitu sekitar 10 jutaan. Woww!!!

Namun ada kabar yang sangat mengejutkan saat masa pre-order smartphone tersebut,mulai dari Samsung yang mengkonfirmasi bahwa telah terjadi keterlambatan pengiriman unit yang kemudian terjadi pembatalan pre-order untuk smartphone tersebut hingga akhirnya Samsung resmi menarik peredaraan (recall) semua unit smartphone Galaxy Note 7 tersebut yang ada di seluruh dunia. Nah yang jadi pertanyaannya sekarang, mengapa hal ini bisa terjadi?

Berdasarkan kabar yang aku dapatkan dari berbagai sumber, bahwa Samsung secara resmi menghentikan penjualan smartphone Galaxy Note 7 di seluruh dunia, dan juga menarik kembali semua Galaxy Note 7 yang sudah ada di tangan konsumen atau Recall. Langkah ini diambil oleh Samsung karena terdapat masalah yang cukup serius terjadi pada bagian baterai Galaxy Note 7 yang bisa menyebabkan komponen dari perangkat tersebut terbakar dan bahkan bisa meledak ketika sedang di charge. Terhitung hingga 1 September 2016, setidaknya sudah ada 35 kasus dari seluruh dunia yang telah dilaporkan berkaitan dengan masalah ini. Samsung langsung menanggapi masalah tersebut dengan melakukan penyelidikan kepada para penyuplainya untuk mengidentifikasi, apakah kemungkinan ada baterai lainnya yang mengalami masalah yang sama.

Samsung Galaxy Note 7

Dalam pernyataan resminya, pihak Samsung mengatakan bahwa mereka berkomitmen untuk membuat produk dengan kualitas tertinggi. Oleh karena itu, setiap insiden yang dilaporkan oleh konsumen akan mereka tanggapi dengan serius. Dan tindakan untuk menarik seluruh Galaxy Note 7 di seluruh dunia tersebut merupakan bentuk respon dari laporan ada. Dan Samsung juga akan mengganti semua unit Galaxy Note 7 yang sudah ada di tangan konsumen dengan unit yang baru secara gratis, tanpa perlu membayar lagi. Sedangkan bagi konsumen di Indonesia yang telah melakukan pre-order, Samsung akan mengembalikan dana pembelian secara utuh (refund) kepada para pemesan.

Hmm, bisa kita bayangkan berapa besar kerugian yang ditanggung oleh Samsung? Kabarnya sih sudah lebih dari 1 juta unit lho yang telah sampai ke tangan konsumen. Tapi kalau menurutku keputusan yang diambil oleh Samsung tersebut merupakan langkah yang sangat tepat. Sebab, jika masalah tersebut dibiarkan begitu saja maka nantinya akan menurunkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk buatan Samsung. Bagaimana menurutmu?
Selengkapnya...

04 September 2016

Acer Predator 21 X, Laptop dengan Layar Lengkung Pertama di Dunia


Acer Predator 21 X

Saat ini penggunaan layar lengkung atau yang lebih dikenal dengan istilah curved display pada televisi maupun juga pada smartphone itu mungkin sudah biasa. Namun, apa jadinya jika laptop atau notebook menggunakan curved display? Seiring dengan berkembangnya dunia teknologi tidak ada suatu yang tidak mungkin untuk diwujudkan, seperti laptop gaming terbaru dari Acer yang satu ini. Adalah Acer Predator 21 X, laptop tersebut menjadi yang pertama di dunia dengan menggunakan layar lengkung atau curved display. Wooww!!

Acer Predator 21 X resmi diperkenalkan oleh Acer dalam ajang IFA 2016 di Berlin, Jerman beberapa waktu lalu. Laptop Acer Predator 21 X menggunakan layar seluas 21 inchi curved ultra-wide display dengan resolusi 2560 x 1080 pixel. Selain merupakan laptop pertama di dunia dengan curved display, Acer Predator X21 juga merupakan laptop gaming pertama yang menggunakan dual VGA NVIDIA Extreme GeForce® GTX 1080 SLI dan RAM DDR4 hingga 64 GB guna memberikan tampilan grafis pada game jadi semakin mempesona. Acer Predator 21 X juga menggunakan processor terbaru Intel Core i7 Generasi ke-7 (Kaby Lake).

Acer Predator 21 X

Agar pengalaman bermain game semakin seru, Acer Predator 21 X dilengkapi teknologi Tobii eye-tracking sama seperti yang digunakan pada laptop MSI GT72S G Tobii. Dengan teknologi ini, maka pengguna dapat mengubah sudut pandang kamera saat bermain game hanya dengan menggerakkan mata. Sedangkan di bagian audio system, Acer Predator 21 X menggunakan speaker SoundPound 4.2+ yang dikombinasikan dengan Dolby Audio untuk menghasilkan kualitas suara yang menggelegar.

Acer Predator 21 X

Dan bagi para gamer sejati yang gemar mengoleksi berbagai macam game tak perlu khawatir akan kapasitas harddisk yang tidak cukup saat menginstall game favoritmu, karena laptop ini dibekali dengan penyimpanan hingga sebesar 4 TB SSD storage. Untuk menjaga suhu agar tetap stabil, Acer Predator 21 X dibekali dengan sistem pendinginan berupa 5 buah cooling fan. Sehingga gamer tidak perlu khawatir lagi terhadap suhu panas yang mengganggu saat bermain game.

Acer Predator 21 X

Kurang lengkap rasanya jika laptop dengan spesifikasi yang super canggih tersebut tidak didukung keyboard yang mampu memenuhi kebutuhan para gamer. Oleh karena itu, Acer Predator 21 X juga dilengkapi dengan LED RGB mechanical keyboard dengan switch CherryMX. Yang paling menarik, pengguna juga akan menjumpai numpad yang jika numpad tersebut diputar akan berubah fungsi menjadi touchpad.

Acer Predator 21 X

Tidak salah jika Acer Predator 21 X ini disebut laptop monster, karena ukurannya yang lebih besar dan tebal bila dibandingkan dengan ukuran laptop kebanyakan. Laptop ini memiliki bobot mencapai 17 pounds atau sekitar 8 Kg. Hmm, sepertinya cukup berat ya, jika kemana-mana membawa ini laptop. Tapi,,,, sepertinya cukup lah ya,, kalau laptop ini dipakai untuk nimpukin anjing tetangga yang terkenal galaknya. Hehehe .. XD

Kabarnya, Acer Predator 21 X akan dirilis ke pasaran pada tahun 2017 mendatang dan pre-ordernya akan dimulai di akhir tahun ini. Namun, untuk saat ini belum diketahui berapa harga dari Acer Predator 21 X ini. Tapi dari beberapa rumor yang beredar, laptop ini akan dibanderol 6.000 poundsterling atau sekitar Rp. 104 jutaan. Bagaimana? Apakah kamu berminat untuk memboyong laptop monster ini?
Selengkapnya...