30 January 2016

Perbedaan Antara NTFS, FAT32 dan exFAT



Perbedaan Antara NTFS, FAT32 dan exFAT

Jika kita akan melakukan format harddisk, flashdisk, maupun memori eksternal lainnya, pasti kita akan melihat pilihan NTFS, FAT32 dan exFAT. Namun tidak banyak orang yang mengetahui apa maksud dan kegunaan dari ketiga pilihan tersebut. Secara garis besar, ketiga pilihan tersebut merupakan file system yang sering digunakan pada media penyimpanan seperti harddisk, flashdisk maupun berbagai macam media penyimpanan lainnya. Tetapi yang jadi pertanyaannya sekarang, apa perbedaan antara NTFS, FAT32 dan exFAT tersebut? Nah pada artikel kali ini aku akan membahas tentang ketiga file system tersebut.

NTFS (New Technology File System)

NTFS merupakan file system generasi terbaru yang dibuat oleh Microsoft. NTFS biasa digunakan pada suatu partisi harddisk di Windows, karena NTFS memiliki batas ukuran partisi dan file yang sangat besar yaitu mencapai sebesar 16 TB (TeraByte) dengan besar maksimum per-filenya lebih dari 4 juta file tanpa memperhatikan berapun ukurannya. Hal tersebut karena NTFS memiliki ukuran cluster yang lebih kecil sehingga akan lebih menghemat free space agar media penyimpanan tidak cepat habis.

Harddisk

Selain itu, NTFS memiliki sistem keamanan yang sangat lengkap. Diantaranya mendukung file permission, mengganti journal untuk mempercepat perbaikan error, enkripsi data, shadow copy untuk keperluan backup, hard link, disk quota limit dan masih banyak lagi fitur keamanan lainnya. NTFS juga memiliki tingkat kemungkinan data corrupt atau rusak yang rendah. Karena sistem akan menyimpan data terlebih dahulu agar tidak hilang sebelum melakukan modifikasi data. Jadi jika komputer tiba-tiba mati pada saat kita memodifikasi file, maka sistem akan lebih cepat untuk recovery file tersebut.

Akan tetapi, NTFS tidak kompatibel dengan sistem operasi lainnya. File system ini hanya akan bekerja semua versi Windows dan beberapa distro Linux. Bahkan pada Xbox 360 yang notabene adalah game console buatan Microsoft, juga tidak mendukung file system NTFS ini. Sedangkan untuk Mac OS, hanya dapat membaca isi di dalam NTFS tetapi tidak dapat menulis data ke dalam NTFS. Namun untuk mengatasi hal tersebut, kita dapat menggunakan sebuah aplikasi tambahan, seperti Paragon NTFS for Mac jika ingin memodifikasi data yang ada di dalam file system NTFS.

FAT32 (File Allocation Table)

FAT32 merupakan file system umum yang dikembangkan oleh Microsoft dan telah digunakan komputer di seluruh dunia. FAT32 dapat bekerja hampir di berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, Mac OS dan yang lainnya. File system FAT32 juga digunakan sebagai standard dibeberapa media penyimpanan, contohnya flashdisk dan MicroSD. Pada flashdisk yang baru, umumnya telah diformat dengan file system FAT32 agar dapat kompatibel di berbagai sistem operasi.

Flashdisk

FAT32 hanya dapat menyimpan ukuran file maksimum sebesar 4 GB saja dan 2 TB jika digunakan untuk partisi harddisk. File system ini juga hanya dapat menampung hingga sekitar kurang lebih 60 ribu file. FAT32 memiliki ukuran cluster yang cukup besar, yaitu sebesar 32 KB. Jadi, jika digunakan menyimpan file berformat *txt yang berukuran kecil (sekitar 2 KB), maka sistem FAT32 akan tetap membacanya sebesar 32 KB. Tentu, hal tersebut akan cepat menghabiskan free space dari media penyimpanan tersebut.

FAT32 juga memiliki tingkat kerusakan data yang cukup tinggi, sehingga sering muncul kejadian data yang corrupt atau rusak, biasanya hal tersebut sering terjadi pada data yang tersimpan pada flashdisk. Oleh sebab, file system FAT32 sangat tidak cocok digunakan pada drive internal karena masalah keamanannya.

exFAT (Extended File Allocation Table)

exFAT merupakan file system hasil upgrade dari FAT32 yang pertama kali diperkenalkan pada akhir tahun 2006 lalu dan mulai diterapkan pada Windows CE 6.0 dan Windows Vista Service Pack 1. exFAT dioptimalkan untuk removable drive seperti flashdisk dan media penyimpanan lainnya, karena exFAT dirancang dengan ringan seperti file system FAT32 namun tanpa banyak fitur tambahan seperti file system NTFS.

Sama seperti file system NTFS, exFAT juga memiliki batas ukuran file dan partisi yang sangat besar. Sehingga kita bisa menyimpan file dengan ukuran lebih dari 4 GB kedalam flashdisk atau micro SD yang menggunakan format file system exFAT. Jadi, jika kamu memiliki flashdisk dengan ukuran lebih dari 4 GB dan ingin file system yang ringan tanpa ada batasan, sebaiknya format flashdisk kamu dengan file system exFAT.

Tidak hanya itu saja, exFAT juga lebih kompatibel untuk semua sistem operasi daripada file system NTFS. Karena exFAT pada sistem operasi Mac OS dan Linux dapat di read maupun write. Jadi kamu bisa lebih mudah saling bertukar file antar OS melalui flashdisk atau micro SD tanpa harus memformatnya ulang.

Itulah penjelasan tentang perbedaan antara NTFS, FAT32 dan exFAT. Jadi kesimpulannya file system NTFS sangat cocok digunakan untuk format drive internal, seperti harddisk. Sedangkan untuk file system FAT32 dan exFAT, digunakan untuk drive eksternal, seperti flashdisk, micro SD ataupun harddisk eksternal.
Selengkapnya...

28 January 2016

Lenovo Vibe P1 Turbo Resmi Masuk Indonesia, Smartphone Dengan Kapasitas Baterai 5000 mAh


Saat ini, banyak sekali vendor smartphone yang memproduksi smartphone dengan kapasitas baterai yang sangat besar. Contohnya saja, Asus Zenfone Max, Infinix Note 2 dan juga Lenovo Vibe P1m yang telah hadir lebih dahulu dengan kapasitas baterai yang jumbo. Dan tepat pada tanggal 26 Januari 2016 kemarin, Lenovo Indonesia kembali merilis smartphone terbaru mereka yaitu Lenovo Vibe P1 Turbo. Sama seperti Lenovo Vibe P1m, smartphone yang masuk kedalam jajaran seri Vibe P juga ini memiliki kapasitas baterai yang sangat besar, yaitu mencapai sebesar 5.000 mAh. Woww!! Dengan kapasitas baterai sebesar itu kita tidak akan dipusingkan dengan masalah baterai cepat low-bat. Karena Lenovo P1 Turbo bisa digunakan dalam waktu yang lama.

Baca juga: Inilah 2 Smartphone 4G Pertama yang Berlabel “Made in Indonesia”

Tidak hanya memiliki kapasitas baterai yang besar, Lenovo P1 Turbo juga dilengkapi dengan fitur teknologi Turbo Quick Charging. Fitur tersebut memungkinkan pengguna dapat mengisi daya baterai selama 5 menit untuk digunakan menelepon selama 3 jam, serta hanya dalam waktu 1 jam untuk mencapai persentase baterai hingga 80%. Selain itu, Lenovo P1 Turbo juga dapat digunakan sebagai power bank atau untuk mengisi daya baterai smartphone lain melalui USB On The Go.

Lenovo Vibe P1 Turbo

Lenovo Vibe P1 Turbo memiliki body dan cover bagian belakang terbuat dari bahan material logam dan lapisan kaca kelas premium. Lengkap dengan bezel atau bingkai layar yang tipis. Layarnya memiliki bentang seluas 5,5 inchi beresolusi HD 1920 x 1080 pixel dengan teknologi IPS capasitive serta dilindungi dengan lapisan Gorilla Glass 3.

Untuk dapur pacunya, Lenovo Vibe P1 Turbo dibekali dengan processor Octa Core Qualcomm Snapdragon 615 1,5 GHz, ARM Cortex-A53 64-bit, RAM 3 GB, pengolah grafis Adreno 405, serta berjalan pada sistem operasi Android 5.1 Lollipop dengan tampilan antarmuka Vibe UI. Kapasitas memori internalnya sebesar 32 GB ditambah slot microSD hingga 128 GB.

Pada bagian kamera, Lenovo Vibe P1 Turbo dibekali dengan kamera utama 13 megapixel dual LED, Autofocus dan kamera depan 5 megapixel. Sedangkan untuk konetivitasnya, Lenovo Vibe P1 Turbo ini mendukung jaringan 4G LTE, Bluetooth, GPS, port micro USB, NFC, serta didukung fitur Wi-Fi Boost, dimana smartphone dapat menjangkau jaringan Wi-Fi lebih cepat dan lebih luas. Yang paling menarik, Lenovo Vibe P1 Turbo dibekali fitur Fingerprint atau pemindai sidik jari untuk sektor keamanan. Dan juga mendukung perangkat mouse. Saat pengguna menghubungkan mouse melalui microUSB, maka akan ada pointer yang muncul pada layar. Sangat menarik bukan?

Saat ini, pre-order Lenovo Vibe P1 Turbo sudah dibuka mulai tanggal 26 Januari kemarin hingga 11 Februari 2016 di berbagai situs-situs e-commerce, seperti Lazada, Blibli, Mataharimall, dan Bhinneka dengan harga sekitar 4 juta rupiah. Berminat?

Sumber: TeknoUp | Kompas Tekno dan berbagai sumber

Selengkapnya...

25 January 2016

Mimicker Alarm, Aplikasi Alarm Unik Buatan Microsoft Untuk Android


Mimicker Alarm

Kegiatan bangun pagi bagi sebagian orang adalah kegiatan yang paling menyebalkan. Apalagi jika malam sebelum tidur selalu sibuk begadang untuk mengerjakan tugas yang harus diselesaikan, menonton televisi, ataupun hanya sekedar bermain game, browsing di internet dan mengecek status terbaru di media sosial dengan menggunakan smartphone mereka. Itulah mengapa sebagian orang sangat sulit menikmati tidur dengan nyenyak karena waktu untuk tidur yang kurang dan akibatnya bangun tidur jadi kesiangan. Jika kebiasaan bangun kesiangan tersebut terus terjadi, pasti setiap hari akan terlambat untuk beraktivitas.

Untuk mengatasi kebiasaan bangun kesiangan tersebut, Microsoft membuat aplikasi alarm terbaru bagi pengguna smartphone Android yang akan siap "memaksa" kamu untuk bangun tidur di pagi hari. Aplikasi alarm yang dikembangkan langsung oleh tim developer dari Microsoft Garage ini bernama Mimicker Alarm. Aplikasi alarm ini sangat unik dan berbeda dengan aplikasi alarm pada umumnya. Karena sesuai dengan namanya, Mimicker Alarm akan membangunkan kamu dengan memberikan salah satu dari berbagai pilihan game yang tersedia.

Jadi untuk dapat menonaktifkan nada dari alarm tersebut, maka kamu harus menyelesaikan satu game saja yang telah diberikan untuk dapat menonaktifkan nada alarm sepenuhnya. Jika game tersebut tidak kamu selesaikan, maka aplikasi alarm tersebut akan menganggap kamu tidur lagi dan akan berdering kembali dalam beberapa menit kedepan. Ada tiga buah pilihan game yang tersedia di aplikasi Mimicker Alarm ini. Diantaranya Express Yourself, Color Capture dan juga Tongue Twister. Kamu bisa memilih salah satu dari ketiga game tersebut untuk memberikan sebuah tantangan saat membangunkan tidurmu setiap pagi.

Dalam game Express Yourself, pengguna akan diminta untuk berfoto selfie dengan ekspresi wajah tertentu sesuai petunjuk yang telah diberikan untuk menonaktifkan nada dering alarm. Mimicker Alarm menggunakan teknologi Emotion API untuk mendeteksi ekspresi wajah yang akurat, teknologi tersebut dikembangkan oleh Project Oxford, salah satu tim dari Microsoft. Dengan begitu, kamu tidak akan bisa membohongi dengan ekspresi wajah yang palsu.

Dalam game Color Capture, pengguna akan diminta untuk mengambil foto dari objek dengan warna tertentu. Game yang satu ini akan membuat kamu segera keluar dari tempat tidurmu untuk mencari objek yang memiliki warna tepat sesuai dengan petunjuk yang telah diberikan. Game yang terakhir yaitu Tongue Twister, game ini akan menguji kemampuan berbahasa Inggris kamu dengan memberikan sebuah kalimat yang mungkin sangat sulit untuk dibaca dalam keadaan bangun tidur.

Menariknya, Mimicker Alarm juga bisa digunakan dalam mode online ataupun juga offline. Jadi, kamu tetap bisa menggunakan aplikasi ini meskipun tanpa koneksi internet. Namun saat digunakan secara online, kamu bisa langsung membagikan hasil jepretan fotomu ke media sosial setelah kamu berhasil menyelesaikan game yang diberikan.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini video demo dari aplikasi Mimicker Alarm:


Jika kamu termasuk orang yang sulit untuk bangun pagi, coba saja aplikasi alarm unik ini. Mimicker Alarm dapat kamu download secara gratis melalui Google Play Store.
Selengkapnya...

23 January 2016

Pengertian File Thumbs.db Dan Desktop.ini Di Windows Beserta Fungsinya


Saat kamu menggunakan komputer, apakah kamu pernah melihat file dengan nama thumbs.db dan desktop.ini di Windows?? Jika kamu belum pernah melihat kedua file tersebut dan mungkin kamu ingin melihatnya, silahkan aktifkan pengaturan hidden files pada menu Folder Options.

Kebanyakan orang akan mengira jika kedua file tersebut hanya sebuah file-file sampah yang tidak terlalu penting dan mengabaikannya begitu saja, bahkan ada beberapa yang mengira kedua file tersebut adalah bagian dari virus. Lalu, apa sebenarnya file thumbs.db dan file desktop.ini yang ada di Windows tersebut? Dan apa fungsinya? Nah, pada artikel kali ini aku akan sedikit membahas tentang apa itu file thumbs.db dan file desktop.ini.

Apa Itu File Thumbs.db?

File thumbs.db atau database thumbnail merupakan sebuah file sistem di Windows yang digunakan untuk menyimpan cache dari file foto atau gambar. Dalam keadaan default, sebenarnya keberadaan file thumb.db jarang diketahui orang karena memiliki attribut hidden file system atau file sistem yang tersembunyi, dan akan terlihat jika kamu mengaktifkan Show hidden files, folder, and drivers pada pengaturan Folder Options. Saat kamu membuka sebuah folder di Windows Explorer yang terdapat file foto atau gambarnya, maka Windows akan otomatis membuat file thumbnail dari foto atau gambar tersebut yang berfungsi untuk mempercepat proses tampilan preview dari foto atau gambar di dalam folder tersebut.

file thumbs.db

Windows akan menyimpan semua thumbnail dari file-file grafik kedalam file thumbs.db, adapun format dari file grafik tersebut diantaranya file berformat JPEG, GIF, PNG, BMP, TIF, PDF dan juga HTM. Setiap tampilan preview foto atau gambar disimpan dalam format JPEG namun dengan ukuran yang sangat kecil dan tanpa memperhatikan format file yang sebenarnya. Hal tersebut akan membuat proses preview gambar akan lebih cepat muncul saat kita pilih.

Namun dalam beberapa kasus, keberadaan file thumb.db ini dirasa sangat mengganggu bagi sebagian orang. Contohnya saja saat seorang web server akan mencoba mengupload sebuah gambar ke server, bisa jadi file thumbs.db mungkin juga akan turut terupload. Untuk mengatasi agar Windows tidak akan otomatis membuat file thumbs.db lagi, kita bisa mengaturnya melalui Group Policy Editor. Caranya tekan tombol Win + R dan ketikkan perintah gpedit.msc lalu tekan Enter.

group policy editor

Kemudian pada sisi sebelah kiri, buka folder User Configuration -> Administrative Templates -> Windows Components -> File Explorer. Lalu pada sisi sebelah kanan double klik pada pengaturan Turn off the caching of thumbnails in hidden thumbs.db files kemudian pilih Enabled.

menonaktifkan file thumbs.db
Klik gambar untuk memperbesar

Apa Itu File Desktop.ini?

Beberapa orang ada yang menganggap bahwa file desktop.ini adalah bagian dari virus komputer, tetapi sebenarnya anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. File desktop.ini merupakan sebuah file yang digunakan oleh Windows untuk menampilkan ataupun juga mengkostumisasi tampilan dari suatu folder tertentu. Jadi misalkan, saat kamu akan memindahkan suatu folder sistem, maka Windows akan memperingatkan kamu bahwa folder tersebut disarankan untuk tidak dipindahkan.

file desktop.ini

Sama halnya dengan file thumb.db, file desktop.ini juga dibuat otomatis oleh Windows secara tersembunyi atau hidden file system. Tidak hanya tersembunyi saja, file desktop.ini juga diproteksi oleh sistem. Jadi, kamu tidak akan bisa melihat file tersebut meskipun kamu sudah mengaktifkan Show hidden files, folder, and drivers. Hal ini memang sengaja dilakukan oleh Windows agar pengguna tidak mengutak-atik file sistem. Namun jika kamu ingin menampilkan file tersebut, kamu bisa menonaktifkan Hide Protected Operating System Files (Recommended) pada menu pengaturan Folder Options.

Itulah sedikit penjelasan tentang file thumbs.db dan file desktop.ini. Intinya, kedua file tersebut memiliki tugasnya masing-masing untuk mendukung kinerja suatu sistem. Jadi kita sebaiknya tidak perlu mengubah, memodifikasi ataupun juga menghapus file-file tersebut.
Selengkapnya...

20 January 2016

WhatsApp Kini Gratis Selamanya Dan Tidak Ada Lagi Biaya Berlangganan


WhatsApp

WhatsApp merupakan aplikasi pesan instan paling populer di dunia. Sampai saat ini, WhatsApp telah digunakan oleh hampir satu miliyar pengguna di berbagai smartphone berplatform mobile, seperti Android, BlackBerry, iOS dan juga Windows Phone. Karena kepopulerannya, membuat raksasa jejaring sosial Facebook tertarik untuk mengakuisisi layanan pesan instan ini seharga $ 19 Miliyar.

Selama ini, WhatsApp memang bisa digunakan secara gratis namun hanya untuk satu tahun pemakaian pertama saja. Setelah masa gratis tersebut berakhir, maka pengguna harus membayar biaya sebesar $ 0.99 atau sekitar Rp. 12.000 per tahun agar dapat terus menggunakan aplikasi ini. Tentunya, beberapa pengguna akan berfikir dua kali lagi jika ingin terus menggunakan aplikasi ini selama bertahun-tahun. Namun kali ini ada kabar gembira bagi para pengguna WhatsApp, bahwa biaya berlangganan tahunan WhatsApp tersebut sekarang sudah tidak berlaku lagi. Ini artinya bahwa layanan WhatsApp kini gratis sepenuhnya.

Terkait dengan keputusan untuk menggratiskan layanannya, pihak WhatsApp telah mempertimbangkan bahwa tidak semua orang memiliki kartu kredit/debit ataupun juga PayPal untuk digunakan sebagai media pembayarannya. Pihak WhatsApp juga menyatakan bahwa mereka tidak akan menempatkan iklan apapun yang muncul pada aplikasi mereka untuk menghasilkan keuntungan.

Melalui blog resminya, pihak WhatsApp juga menyatakan pada tahun ini mereka akan mengembangkan layanan terbaru pada WhatsApp yang yang memungkinkan pengguna menggunakan layanan WhatsApp sebagai alat untuk berkomunikasi dengan bisnis dan organisasi tertentu. Misalnya, pengguna dapat berkomunikasi dengan pihak perbankan untuk mengetahui detail transaksi terbaru yang telah dilakukan. Ataupun juga menghubungi pihak maskapai penerbangan untuk mengetahui apakah ada jadwal penerbangan yang tertunda/delay.

Dengan digratiskannya layanan WhatsApp ini, sepertinya WhatsApp memang memiliki ambisi untuk dapat menggantikan fitur SMS dan telepon yang selama ini kita kenal. Bahkan kabarnya WhatsApp juga saat ini sedang menguji fitur Video Call yang mungkin tidak lama lagi akan segera hadir pada aplikasi instant messaging terpopuler ini.

Sumber: blog.whatsapp.com
Selengkapnya...

19 January 2016

Cara Menyertakan Font Saat File Microsoft Word Disimpan


Microsoft Word

Mungkin kamu pernah mengalami suatu kejadian dimana saat kamu akan membuka kembali file dokumen Microsoft Word yang telah kamu buat di komputer yang lain, tetapi file dokumen tersebut tidak bisa menampilkan hasil ketikkanmu? Pasti kamu akan kebingungan bukan? Apalagi jika kamu menggunakan font-font unik yang kamu dapatkan dari internet kedalam file dokumenmu agar tampak lebih menarik. Mudah saja, hal tersebut dikarenakan pada komputer yang kamu gunakan untuk membuka file dokumen Microsoft Word tersebut tidak memiliki atau belum terinstall sebuah font yang telah kamu gunakan di komputer yang sebelumnya kamu gunakan.

Baca juga: Tips Menyisipkan Gambar ke Microsoft Word Tanpa Menyimpan Gambar

Ini biasanya sering terjadi saat kamu akan mencetak atau istilahnya "menge-print" hasil kerja kamu ditempat jasa percetakan karena mungkin kamu belum memiliki sebuah printer atau tidak punya waktu untuk melakukan pekerjaan tersebut. Nah, untuk menghindari kejadian tersebut agar tidak terulang lagi, sebaiknya kamu mengaktifkan sebuah pengaturan pada aplikasi Microsoft Word yang bernama Embed fonts in the file. Pengaturan tersebut berfungsi untuk menyertakan font yang kamu gunakan untuk membuat file dokumen Microsoft Word ketika file dokumen tersebut akan disimpan. Untuk mengaktifkan pengaturan embed font tersebut, berikut ini langkah-langkahnya. Pada tutorial ini aku menggunakan Microsoft Word 2007.

Pertama, tentunya silahkan buka terlebih dahulu aplikasi Microsoft Word. Kemudian klik tombol start Microsoft Word yang berada di pojok kiri atas, lalu pilih Word options.

embed font in the microsoft word

Kemudian klik menu Save. Di bagian paling bawah beri centang pada pilihan Embed fonts in the file. Agar file dokumen saat disimpan tidak turut menyertakan font dari sistem atau font yang sudah menjadi font default Microsoft Word, contohnya seperti font Arial, Calibri, Times New Roman dan lain sebagainya, maka beri centang juga pada pilihan Do not embed common system font.

embed font in the microsoft word

Bagaimana? Sangat mudah dan simpel bukan? Dengan cara sederhana diatas kamu bisa menyertakan juga font yang kamu gunakan saat menyimpan file dokumen Microsoft Word. Tentunya, kamu tidak akan kebingungan lagi dengan masalah file dokumen yang tidak bisa ditampilkan karena font tidak terbaca jika nanti file dokumen tersebut di buka di komputer yang lainnya.

Selengkapnya...

16 January 2016

Cara Mengatur Tampilan Bubbles Screen Saver di Windows 7


Bubbles Screen Saver di Windows 7

Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan fitur yang satu ini. Ya, Screen Saver adalah sebuah gambar atau pola yang muncul di layar komputer saat tidak ada interaksi antara pengguna dengan komputer. Contohnya, saat kamu tidak menggerakkan mouse atau mengetik di keyboard dalam jangka waktu tertentu. Gambar atau pola ini bisa berupa animasi-animasi yang unik ataupun juga sebuah gambar foto. Pada Windows 7, kamu juga bisa mengatur tampilan Screen Saver menjadi tulisan efek 3D (3 Dimensi) yang berputar-putar atau melayang di layar komputermu.

Baca juga: Cara Merubah Background Logon Screen Windows 7 Tanpa Software

Namun kali ini aku tidak akan membahasnya lebih jauh tentang Screen Saver ini, tetapi akan berbagi sedikit trik untuk mengatur tampilan Bubbles Screen Saver di Windows 7. Seperti yang kita ketahui, Bubbles Screen Saver di Windows 7 tidak memiliki pengaturan untuk kostumisasi tampilannya, seperti mengatur perubahan warna bubbles, bayangan bubbles, kecepatan gerak bubbles dan lain sebagainya. Tentunya, hal ini sangat berbeda dengan beberapa Screen Saver lainnya yang ada pilihan untuk mengatur tampilannya. Meskipun demikian, sebenarnya kita masih bisa mengatur tampilan dari Bubbles Screen Saver ini dengan sedikit menambahkan beberapa value pada bagian Registry Editornya. Berikut ini caranya:

Pertama, buka Registry Editor dengan cara tekan tombol Win + R untuk membuka Windows Run, kemudian ketik regedit lalu tekan Enter.

Bubbles Screen Saver di Windows 7

Setelah Registry Editor terbuka, pada kolom sebelah kiri, buka folder sesuai dengan alamat registry berikut ini. HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Screensavers\Bubbles

Pada kolom sebelah kanan, klik kanan pada area kosong kemudian pilih New -> DWORD (32-bit) Value.

Bubbles Screen Saver di Windows 7

Lalu ubah Value name dengan salah satu nama value yang ada pada tabel di bawah ini.

Bubbles Screen Saver di Windows 7


Value Name Value Data Keterangan
Radius 1130000000 sampai 1090000000 Untuk mengatur besar kecilnya ukuran gelembung. Value semakin tinggi maka semakin besar gelembung
MaterialGlass 0 atau 1 Value 0 untuk gelembung solid. Value 1 untuk gelembung transparan
ShowShadows 0 atau 1 Value 1 untuk menambahkan bayangan pada gelembung. Value 0 untuk menghilangkan bayangan
ShowBubbles 0 atau 1 Value 1 untuk mengatur background screen saver dengan layar desktop saat ini. Value 0 untuk mengatur background screen saver dengan warna hitam
SphereDensity 1000000000 sampai 2100000000 Untuk menambah atau mengurangi jumlah gelembung. Value dengan nilai semakin tinggi akan membuat jumlah gelembung semakin banyak
TurbulenceNumOctaves 1 sampai 255 Untuk,mengatur kecepatan perubahan warna pada gelembung. Value semakin tinggi akan membuat gelembung semakin cepat berubah warnanya

Jika sudah memilih salah satu nama value diatas, kemudian klik kanan pada value tadi lalu pilih Modify.

Bubbles Screen Saver di Windows 7

Kemudian isikan Value data sesuai dengan data pada tabel diatas tadi. Jangan lupa ubah Base menjadi Decimal lalu klik OK.

Bubbles Screen Saver di Windows 7

Kamu juga bisa menambahkan beberapa value sekaligus sesuai dengan data pada tabel diatas jika masih ingin mengatur tampilan Bubble,nya. Contohnya seperti ini.

Bubbles Screen Saver di Windows 7

Jika sudah, silahkan restart komputermu. Dan lihat perubahan tampilan bubbles. Hasilnya seperti gambar di bawah ini (kik gambar untuk memperbesar)

Bubbles Screen Saver di Windows 7

Mudah sekali bukan? Jika kamu sampai saat ini masih menggunakan Windows 7, tidak ada salahnya jika mencoba trik ini untuk mempercantik tampilan dari Bubbles Screen Saver ini. Selamat berkreasi ;)
Selengkapnya...

12 January 2016

13 Kelebihan Handphone Jadul Yang Tidak Bisa Ditemukan Di Smartphone


nokia 3310

Saat ini handphone atau telepon seluler (ponsel) dapat kita jumpai dimana-mana. Tanpa memandang usia ataupun juga status sosial, sebagian besar telah memiliki perangkat ini. Seiring dengan berjalannya waktu, handphone semakin terus berkembang sesuai kebutuhan pasar. Dari fungsi awalnya hanya sebagai perangkat komunikasi jarak jauh baik itu untuk telepon dan mengirim pesan singkat (SMS) saja, sekarang handphone sudah berevolusi sebagai perangkat yang memiliki fungsi dan fasilitas yang bermacam-macam. Oleh sebab itu, handphone modern kini lebih populer dengan istilah smartphone atau ponsel pintar. Dan tanpa kita sadari, dengan adanya smartphone, perlahan tapi pasti sudah mulai menggeser keberadaan handphone saat ini.

Namun, tahukah kamu? Bahwa sebenarnya featured phone atau handphone jadul (jaman dulu) ini memiliki banyak sekali kelebihan yang tidak bisa dimiliki oleh smartphone modern sekarang ini. Penasaran apa saja kelebihannya? Berikut ini ulasannya:

#1. Baterai yang Tahan Lama

hemat baterai

Jika kita berbicara soal ketahanan baterai pada handphone jadul, memang sudah tidak perlu diragukan lagi untuk masalah yang satu ini. Rata-rata, handphone jadul mampu menyala hingga satu minggu dalam sekali pengisian baterai dengan penggunaan normal. Bahkan ada juga beberapa tipe handphone jadul yang sanggup menyala hingga lebih dari seminggu lho!!.

Tentu dengan kelebihan ini, kamu tidak perlu khawatir lagi memikirkan baterai lemah (low-bat), baik itu saat digunakan untuk bertelepon lama ataupun juga saat kamu sedang melakukan perjalanan jauh yang tidak memungkinkan untuk melakukan pengisian daya baterai.

#2. Harganya yang Murah dan Terjangkau

hemat biaya

Rata-rata handphone jadul memiliki harga yang sangat murah dan terjangkau jika dibandingkan dengan smartphone modern saat ini. Meskipun masih ada featured phone versi terbaru, namun masih dijual dengan harga yang murah. (Baca juga: Microsoft Merilis Nokia 230 dan 230 Dual SIM, Featured Phone yang Murah Meriah). Mengingat hal tersebut dikarenakan handphone jadul hanya memiliki fitur sebatas telepon dan SMS saja. Dengan harga yang hanya ratusan ribu saja, kamu sudah bisa membeli perangkat komunikasi satu ini.

#3. Memiliki Bentuk yang Bermacam-macam

bentuk handphone jadul

Handphone jadul memiliki bentuk yang bermacam-macam mulai dari slide, flip, kotak, panjang, sampai ada juga yang bentuknya unik dan tidak proporsional. Tentunya bentuk-bentuk seperti itu tidak akan pernah kamu temukan pada smartphone jaman sekarang. Bahkan aku sendiri sampai sekarang masih menggunakan handphone jadul tipe Nokia 6630 yang bentuknya agak "gendut" hehehe XD (penasaran seperti apa bentuknya? Cari saja di Google)

Dan jika kamu perhatikan, rata-rata smartphone modern sekarang ini bentuknya terkesan sama semua, monoton dan membosankan. Meskipun ada sebuah inovasi, itupun juga hanya perubahan bentuk sisi rounded atau tajam, perubahan material dan warna, serta desain layar yang berbentuk agak melengkung atau curved display yang akhir-akhir ini baru populer.

#4. Tidak Perlu Aksesoris Tambahan

power bank

Bagi pemilik smartphone, mereka rela mengeluarkan biaya tambahan hanya untuk membeli sebuah powerbank agar smartphone mereka tetap dalam kondisi menyala, membeli screen guard atau anti gores agar layar touchscreen-nya tidak "kasar" karena tergores, berlanggan paket internet agar bisa terus online di dunia maya dan lain sebagainya. Jika kamu sampai saat ini masih menggunakan handphone jadul, pastinya kamu tidak perlu pusing untuk mengeluarkan biaya itu semua.

#5. Sangat Mudah Digunakan

handphone jadul

Rata-rata handphone jadul menggunakan interface atau tampilan antar muka yang sangat simpel dan mudah untuk mengoperasikannya. Bahkan orang tua pun bisa langsung mahir menggunakannya hanya dalam beberapa jam saja. Berbeda dengan smartphone yang menggunakan sistem operasi yang berbeda-beda dengan tampilan yang sangat rumit dan terkadang sulit untuk dipahami.

#6. Bisa Pencet Tombol Tanpa Melihat Layar

Jika kamu menggunakan handphone jadul, maka kamu bisa dengan mudah memencet tombol tanpa harus melihat ke arah handphone. Tentu hal ini akan memudahkan kamu saat kamu menonton TV, mengobrol dengan teman, sampai sambil mendengarkan guru mengajar. Hehehe XD

Karena hampir sebagian besar handphone jadul menggunakan keypad fisik. Jadi, seiring dengan lamanya pemakaian, maka jari jemari penggunanya sudah hafal tanpa harus melihat lagi posisi huruf pada keypad. Hal ini sepertinya sulit untuk dilakukan jika kamu menggunakan smartphone, karena tombol-tombol pada smartphone hampir semuanya menggunakan keyboard dengan touchscreen.

#7. Tidak Akan Crash atau Nge-Lag

smarphone crash

Seiring dengan perkembangan teknologi mobile, maka banyak sekali sistem operasi baru yang bermunculan. Dahulu, sistem operasi yang populer di kalangan pengguna handphone jadul adalah Java OS. Tapi di jaman sekarang, ada banyak sekali jenis OS mobile terbaru, mulai dari Android, iOS, Tizen, hingga Windows Phone. Dan sejak saat itulah muncul masalah smartphone terkadang sering terjadi crash atau nge-Lag. Hal ini karena mungkin disebabkan karena kesalahan sistem.

Jika kamu menggunakan handphone jadul, kamu tidak akan mengalami masalah tersebut. Karena handphone jadul hanya menggunakan sistem operasi yang sangat sederhana, cukup digunakan untuk menjalankan aplikasi-aplikasi "yang standar".

#8. Tidak Akan Cepat Panas

smartphone cepat panas

Berapa lama kamu non stop menggunakan smartphone? Satu jam, dua jam, atau lebih lama dari itu? Kini smartphone modern sudah menggunakan processor yang akan bekerja lebih keras jika digunakan terus menerus untuk menjalankan aplikasi yang berat. Akibatnya, smartphone akan menjadi cepat panas jika digunakan secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama.

Jika kamu menggunakan handphone jadul, kamu bisa menggunakan handphone sepuasnya tanpa khawatir handphone menjadi cepat panas seperti yang sering terjadi pada smartphone.

#9. Aman dari Virus dan Malware

Smartphone terkena virus

Karena pengguna smartphone sekarang ini meningkat sangat pesat, maka banyak sekali pihak yang tidak bertanggung jawab membuat virus dan malware untuk menyerang pengguna smartphone untuk kepentingan pribadi mereka. Jika kamu menggunakan handphone jadul, maka kamu tidak perlu khawatir akan hal tersebut. Karena handphone jadul sangat sulit atau bahkan tidak bisa terinfeksi oleh virus ataupun juga malware.


#10. Lebih Awet dan Tahan Banting

handphone tahan banting

Sudah bukan menjadi rahasia lagi kalau handphone jadul itu jauh lebih awet dan tahan banting jika dibandingkan smartphone modern saat ini. Meskipun sudah terjatuh berkali-kali, bahkan dibanting berkali-kali sampai keypadnya sudah lepas semua, namun handphone jadul masih tetap menyala dengan normal.

Hal ini dikarenakan handphone jadul hanya menggunakan firmware yang sangat sederhana, jadi lebih tahan terhadap resiko kerusakan software. Selain itu, saat kamu sedang terdesak, handphone jadul bisa kamu gunakan untuk menimpuk orang lain yang ingin berbuat tidak baik kepadamu. Hehehehe XD

#11. Sangat Praktis

Jika kamu menggunakan handphone jadul, maka kamu tidak perlu memasang screen guard atau anti gores, flip case dan lain sebagainya. Kalau ingin membawanya kemana-mana, langsung kantongin saja kedalam saku. Praktis bukan?!

#12. Tidak Membuat Ketergantungan

ketergantungan handphone

Sekarang ini, jika kamu perhatikan, setiap orang dimanapun mereka berada selalu membawa smartphone. Mulai dari bangun tidur hingga akan tidur lagi selalu utak-atik smartphone. Entah itu digunakan untuk browsing, chatting atau hanya sekedar bermain game. Jika kamu menggunakan handphone jadul, kamu akan tetap aman dan akan terhindar dari pengaruh ketergantungan tersebut.

#13. Dapat Mempererat Interaksi Sosial

interaksi sosial

Mungkin kamu pernah menjumpai ada beberapa orang yang duduk bersama dalam satu meja makan, namun mereka tidak terlihat mengobrol satu sama lain karena sibuk dengan smartphone-nya masing-masing. Tidak hanya dalam suatu petemuan dengan teman-teman, ketika kumpul bareng bersama keluarga seringkali terjadi hal yang sama. Terlihat hanya berkumpul tetapi tidak saling mengobrol. Jika kamu menggunakan handphone jadul, maka kamu tetap bisa saling mengobrol dan bercanda bareng dengan teman ataupun keluarga.

Itulah 13 kelebihan handphone jadul yang sangat sulit untuk kamu temukan di smartphone modern saat ini. Mungkin ada beberapa diantara kalian yang sampai sekarang masih memilikinya atau pernah menggunakan salah satu dari jajaran handphone jadul tersebut. Lalu, tipe handphone mana yang pernah kamu pakai? Yuk, bagikan pengalamanmu di kolom komentar ;)
Selengkapnya...

08 January 2016

Perbedaan 32-Bit dan 64-Bit, Mana Yang Lebih Baik?


Perbedaan 32-Bit dan 64-Bit

Pada saat kita baru pertama kali menginstall komputer atau laptop, kita akan dihadapkan pada dua pilihan antara Windows 32-bit atau Windows 64-bit. Tapi bagi pengguna yang masih awam, tentu hal ini akan menjadi masalah karena mereka masih belum tahu perbedaan yang mendasar antara Windows 32-bit atau Windows 64-bit dan juga kelebihan serta kekurangan dari kedua bit tersebut. Nah, pada artikel kali ini aku akan membahas tentang perbedaan 32-bit dan 64-bit tersebut.

Istilah bit sendiri digunakan pada jenis arsitektur pada processor yaitu 32-bit dan 64 bit. Jumlah bit dalam suatu processor menunjukkan ukuran data yang dapat dihandle atau dikendalikan oleh processor. Jadi, 1 bit terdiri dari dua nilai komputasi, yaitu 1 dan 0. Jenis processor dengan arsitektur 32-bit bisa menampung 64 nilai komputasi, sedangkan pada jenis processor 64-bit bisa menampung hingga 256 nilai komputasi. Teknologi processor 64-bit pertama kali mulai diperkenalkan oleh Microsoft melalui seri Windows XP Professional x64 Edition pada tahun 2005 lalu. Dan sejak saat itulah telah dikabarkan pengguna mulai banyak yang kebingungan untuk memilih versi Windows manakah yang tepat untuk di install di komputer mereka.

Untuk mengetahui apakah komputer kamu menjalankan Windows 7 32-bit atau 64-bit, dapat dilihat dengan cara buka Start Menu, lalu klik kanan pada Computer pilih Properties

System Properties Windows 7

Perbedaan Versi 32-Bit dan 64-Bit

Jika dilihat dari segi pemrosesan data, perbedaan processor dengan arsitektur 32-bit dan 64-bit adalah terletak pada kemampuan dalam memproses suatu datanya. Pada versi 32-bit, data yang dapat diproses sebesar 64 nilai komputasi saja dalam satu kali siklus pemrosesan. Sedangkan pada versi 64-bit, data yang dapat diproses jauh lebih banyak, yaitu sebesar 256 nilai komputasi dalam satu kali siklus pemrosesan. Dalam hal ini tentu processor dengan arsitektur 64-bit dapat mengendalikan perintah pemrosesan lebih banyak daripada processor 32-bit. Selain itu, pada processor 64-bit juga telah dilengkapi dengan fitur PatchGuard yang berfungsi untuk mencegah adanya malware yang berusaha ingin mengubah kernel.

Dari segi penggunaan RAM (Random Access Memory), pada versi 32-bit hanya bisa menggunakan RAM sebesar 4 GB saja. Dan komputer hanya akan bekerja dengan optimal jika menggunakan ukuran RAM 1 GB sampai dengan 2 GB. Meskipun kamu menggunakan RAM lebih dari 4 GB di komputer dengan processor 32-bit, tetapi sistem akan tetap membacanya sebesar 4 GB. Sedangkan untuk versi 64-bit, bisa menggunakan RAM dengan ukuran yang lebih besar, kamu bisa menggunakan RAM hingga sebesar 192 GB. Tentunya, komputer dengan processor 64-bit sangat cocok digunakan untuk melakukan pekerjaan yang relatif berat dan membutuhkan pemrosesan data yang sangat cepat. Contohnya saja untuk pekerjaan membuat animasi 3D.

Dari sekian banyak sekali kelebihan yang dimilikinya, namun komputer dengan processor 64-bit juga memiliki kekurangan pada dukungan software yang mungkin saat ini masih sedikit jika dibandingkan dengan software yang mendukung processor 32-bit. Serta dukungan driver pada processor 64-bit yang juga masih sedikit, khususnya untuk hardware versi lama. Meskipun demikian, software yang mendukung processor 32-bit bisa juga dijalankan pada komputer dengan processor 64-bit.

Jadi, Pilih Windows 32-Bit atau Windows 64-Bit?

Setelah mengetahui beberapa perbedaan diatas, pastinya kamu sekarang sudah bisa menentukan pilihan dengan mudah. Jika komputer atau laptop kamu menggunakan RAM sebesar 4 GB atau kurang serta memiliki jenis hardware versi lama dan juga lebih mengutamakan dukungan berbagai software yang lebih banyak, maka lebih baik kamu memilih Windows 32-bit. Namun jika komputer kamu menggunakan RAM lebih dari 4 GB serta memiliki hardware versi terbaru yang sudah mendukung 64-bit dan kamu membutuhkan pemrosesan data yang sangat cepat untuk pekerjaan rendering 3D dan lain sebagainya, maka menggunakan Windows 64-bit merupakan pilihan yang tepat.

Selengkapnya...

05 January 2016

Tidak Bisa Terhubung Ke Internet? Aktifkan Saja Offline Browsing di Google Chrome


Google Chrome

Bila kamu seorang yang selalu mencari berbagai informasi di internet, namun suatu ketika kamu sedang berada di tempat yang tidak memungkinkan untuk mengakses internet. Padahal kamu perlu mengakses kembali halaman website yang pernah kamu kunjungi untuk membaca informasi di dalamnya. Jika kamu pernah atau sering mengalami hal tersebut, kamu bisa mencoba browsing secara offline atau tanpa koneksi internet.

Mungkin bagi yang belum pernah mencoba pasti akan langsung menganggap bahwa hal tersebut mustahil untuk dilakukan. Bagaimana mungkin browsing tanpa internet? Tapi kenyataannya hal tersebut terbukti bisa dilakukan di browser Google Chrome. Ya, Google Chrome memiliki fitur yang memungkinkan kamu bisa mengakses kembali halaman website yang sebelumnya pernah kamu kunjungi tanpa harus kembali terhubung ke internet, oleh karena itulah fitur ini disebut dengan Offline Browsing. Namun ada satu hal yang perlu diperhatikan. Bagi kamu yang ingin mencoba fitur ini, pastikan browser Google Chrome yang kamu miliki sudah versi yang terbaru. Jika belum silahkan update terlebih dahulu.

Fitur offline browsing ini tidak akan kamu temukan di dalam menu setting. Untuk mengaktifkan fitur tersebut sebenarnya sangat simpel, hanya cukup dengan sedikit mengubah settingan default browsernya. Caranya, ketikkan Chrome://flags pada address bar browser lalu tekan Enter.

Offline Browsing di Google Chrome

Kemudian cari pilihan menu Aktifkan Tombol Tampilkan Salinan yang Disimpan. Lalu pada menu dropdown silahkan pilih salah satu dari menu tersebut. Jika kamu memilih Aktifkan Primer, maka tombol akan langsung terlihat pada halaman error. Dan jika kamu memilih Aktifkan Sekunder, maka tombol akan terletak dibawah tombol muat ulang. Tapi sebaiknya kamu pilih opsi yang pertama saja.

Offline Browsing di Google Chrome

Setelah itu, klik tombol Luncurkan ulang sekarang, agar settingan tadi dapat diterapkan.

Offline Browsing di Google Chrome

Nah, saatnya untuk kita mengujinya. Pastikan dahulu bahwa komputer kamu tidak terhubung dengan koneksi internet. Kemudian buka kembali website yang terakhir kali kamu buka (untuk hal ini, kamu bisa membukanya melalui menu history pada browser). Maka seperti biasa, akan muncul halaman error lengkap dengan gambar dinosaurus yang sedang "berpose" hehehe XD. Lalu perhatikan dibawah rincian error tersebut terdapat tombol Tampilkan Salinan yang disimpan berwarna biru. Silahkan kamu klik tombol tersebut, maka akan langsung membuka website yang ingin kamu buka kembali tersebut.

Offline Browsing di Google Chrome

Lalu, bagaimana bisa browsing tanpa koneksi internet?

Pasti pertanyaan ini yang akan muncul setelah kamu membaca artikel ini. Jawabannya sederhana, saat kamu mengunjungi suatu website maka semua web browser termasuk juga Google Chrome, akan otomatis langsung menyimpan semua gambar, CSS, HTML, Javascript dan elemen dari website yang lainnya ke dalam Cache browser. Oleh sebab itulah kamu bisa dengan mudah membuka website secara offline di Google Chrome. Tapi perlu diketahui, hal tersebut hanya bisa kamu lakukan selama cache browser belum kamu hapus. Namun trik ini tidak bisa untuk menampilkan kembali video streaming yang sebelumnya kamu tonton dan juga elemen tertentu yang membutuhkan koneksi ke server untuk dapat tampil.

Itulah sedikit trik tentang cara browsing secara offline, jadi intinya seperti menyimpan halaman website "sementara" di cache browser untuk dibuka lagi di lain waktu. Bila kamu memiliki trik seputar browser Google Chrome lainnya bisa kamu bagikan di kolom komentar :).
Selengkapnya...