30 May 2015

Microsoft Akan Hadirkan Cortana di Android dan iOS


   Tampaknya Microsoft saat ini benar-benar "memanjakan" pengguna Android. Setelah beberapa waktu lalu Microsoft meluncurkan aplikasi Office untuk pengguna Android. Kali ini Microsoft akan menghadirkan personal assistant Cortana, yang selama ini hanya eksklusif bagi pengguna Windows Phone ke dalam versi Android dan juga iOS.

Cortana di Android dan iOS
Sekilas info: Cortana adalah personal asistant (asisten pribadi) yang selama ini merupakan fitur eksklusif dari Windows Phone 8.1 dan saat ini juga akan di integrasikan di Windows 10. Cortana dirancang untuk mempermudah pengguna smartphone dalam berbagai keperluan, seperti membuat pengingat, bertanya ke internet, memberikan informasi dan lain sebagainya hanya dengan perintah suara.
Nama Cortana sendiri diambil dari karakter game Halo. Cortana dalam game tersebut adalah asisten artifisial yang memiliki kedekatan dengan tokoh utama, Master Chief. Hubungan yang erat tersebut diaplikasikan oleh Microsoft dalam kehidupan nyata. Sedangkan pengisi suara Cortana adalah Jen Taylor, yang juga mengisi suara Cortana dalam game Halo. Suara Jen Taylor akan terdengar saat merespon dan tanya-jawab dengan pengguna."
   Aplikasi Cortana di Android dan iOS dapat melakukan sebagian besar fitur dan kemampuan yang sama seperti di Windows Phone dan Windows 10. Seperti pengingat aktivitas, melacak rute pesawat terbang, atau mencari informasi mengenai hal-hal yang belum diketahui. Namun, Cortana di Android ataupun juga di iOS sama-sama akan memiliki keterbatasan dalam mengakses sistem internal. Ada beberapa fitur yang membutuhkan integrasi device seperti mengaktifkan dengan memanggil “Hey Cortana” yang hanya akan ada di Windows 10.
   Untuk menginstall aplikasi Cortana ke dalam smartphone, pengguna Android dan iOS harus terlebih dahulu memiliki aplikasi Phone Companion (yang akan aku jelaskan pada artikel selanjutnya). Phone Companion adalah sebuah aplikasi perantara yang menjembatani antara aplikasi desktop di Windows 10 dan aplikasi mobile di perangkat berbasis Windows Phone, Android, dan iOS (Baca Juga: Windows 10 Akan Bisa Jalankan Aplikasi Android dan iOS). Microsoft akan merilis aplikasi Cortana untuk Android pada bulan Juni mendatang, sementara untuk iOS akan dirilis pada akhir tahun ini.

Sumber: Dikutip dari berbagai sumber

Update: 14-12-2015: Cortana untuk Android dan iOS sudah dirilis, bagi yang ingin mencobanya silahkan download melalui link berikut ini:

Cortana untuk Android

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.microsoft.cortana

Cortana untuk iOS

https://itunes.apple.com/us/app/cortana/id1054501703?mt=8


Selengkapnya...

28 May 2015

Android M, Versi Terbaru Android dan Inilah Fitur Terbarunya


   Google akan mengumumkan Android versi terbarunya di ajang Google I/O yang rencananya akan berlangsung pada tanggal 28 - 29 Mei di San Francisco, Amerika Serikat. Android versi terbaru ini akan diberi codename Android M. Menurut beberapa sumber yang beredar Android M ini merupakan singkatan dari Android "Macadamia Nut Cookie" (MNC).

UPDATE: Nama resmi Android M adalah Android Marshmallow.

Android M

Namun hingga saat ini, Google masih belum mengumumkan nama resmi dari Android penerusnya tersebut. Tetapi ada dua bukti yang mengungkapkan hal tersebut. Pertama, nama "MNC" dikatakan sering muncul dalam situs Android Open Source Project. Kemudian, situs Android Police mengaku mendengar langsung dari sumber internal bahwa Android terbaru memang benar akan menggunakan nama Macadamia Nut Cookie.  

Dalam seri terbaru Android kali ini akan ada pembaruan besar-besaran, baik dari segi interface (tampilan), maupun kinerja. Lalu, fitur-fitur baru apa saja yang akan hadir pada Android M ini? Berikut ini bocoran beberapa fitur terbaru yang terdapat di Android M.

#1. Voice Access (Perintah Suara)

Fitur Voice Access (perintah suara) ini merupakan salah satu fitur terbaru di OS Android dan juga fitur andalan yang konon akan menjadi daya tarik bagi para pengguna. Fitur ini hampir mirip seperti Google Now yang memungkinkan pengguna untuk mengoperasikan smartphone Android tanpa harus menyentuh layar sama sekali. Voice Access akan menyediakan perintah suara pada aplikasi yang dibuat oleh developer pihak ketiga, sehingga aplikasi-aplikasi yang terdapat pada smartphone dapat dibuka hanya dengan perintah suara.

#2. Nearby

Nearby juga merupakan fitur terbaru di Android M. Fitur ini memungkinkan smartphone Android berkomunikasi dengan smartphone lain yang berdekatan mirip dengan fungsi Bluetooth, dan NFC (Near Field Communication). hanya saja Nearby berjalan dengan teknologi yang berbeda.

#3. User Control

Fitur User Control yang kemungkinan besar akan hadir di Android M. Fitur ini mengijinkan pengguna smartphone Android untuk mengunci aplikasi yang berjalan di sistem operasi tersebut sampai batas waktu tertentu. fitur baru ini jika jadi diterapkan, maka para pengguna bisa mengatur hak akses aplikasi tersebut ke data-data sensitif. Seperti foto, daftar kontak, dan lain-lain.

#4. Native Fingerprint Authentication (Pemindai Sidik Jari)

Menurut rumor yang beredar, Android M kemungkinan juga akan dibekali fitur native fingerprint authentication (Pemindai Sidik Jari) yang biasanya hanya terdapat di smartphone Android "kelas premium". Fitur ini nantinya juga akan menjadi hardware wajib dalam Android M. Pengguna Android M bisa membuka smartphone Android atau log-in ke aplikasi yang ter-install tanpa harus memasukkan password terlebih dahulu.

#5. Reply di Notification

Fitur Reply di Notification pada Android M kemungkinan juga akan hadir dengan beberapa perubahan dan perbaikan. Fitur ini memungkinan pengguna dapat langsung membalas pesan teks melalui tab notifications hanya dengan swipe dari sisi atas layar ke bawah. Jadi, tidak perlu repot-repot untuk masuk kedalam aplikasi demi membalas pesan yang sudah masuk. Tidak hanya membalas notifikasi dari pesan saja, tapi juga dapat membalas notifikasi dari WhatsApp, Facebook Messenger, dan lainnya.

#6. Mendukung Platform Otomotif

Android M ini tidak hanya digunakan pada smartphone dan tablet, tetapi juga digunakan sebagai sistem operasi pada fitur hiburan kendaraan. Melalui sistem operasi Android yang terpasang pada kendaraan, pengguna dapat mengakses beberapa aplikasi yang ada pada smatphone langsung menggunakan layar yang terpasang dalam mobil.

Itulah beberapa fitur-fitur terbaru di Android M. Beberapa diantaranya masih sebatas rumor hingga Google mengumumkannya secara resmi di konferensi Google I/O. Dan smartphone Google Nexus dikabarkan akan menjadi smartphone pertama yang menggunaakan Android M ini.

Sumber: Dikutip dari berbagai Sumber
Selengkapnya...

21 May 2015

Microsoft Merilis Office Untuk Smartphone Android


   Ada kabar gembira bagi kamu pengguna smartphone Android, jika sebelumnya kamu menemukan aplikasi Office (Word, Excel, dan PowerPoint) hanya di PC Windows. Kini kamu dapat menggunakan aplikasi Office tersebut langsung di smartphone Android kamu. Ya, Microsoft baru saja meluncurkan aplikasi Office untuk pengguna Android. Namun Microsoft Office untuk Smartphone Android ini masih dalam versi preview atau belum final dan terdiri dari Word, Excel, dan PowerPoint. Seluruh pengguna smartphone Android bisa mencoba aplikasi ini gratis tanpa dipungut biaya apapun.

Office preview for Android

   Sebelum aplikasi Office untuk smartphone Android ini dirilis, sebenarnya Microsoft sudah merilis Office ke tablet Android satu bulan yang lalu, yaitu Office Mobile. Aplikasi Office terbaru ini nampaknya akan menggantikan Office Mobile yang telah dirilis sebelumnya. Karena aplikasi ini menghadirkan fitur yang jauh lebih lengkap, sama seperti yang bisa kamu temui di PC Windows namun telah dioptimasi untuk layar yang lebih kecil.
   Ketiga aplikasi baik Word, Excel dan PowerPoint pun bisa berjalan baik di perangkat bersistem operasi Android 4.4 KitKat atau versi yang lebih baru. Namun, jika kamu yang ingin mencoba Office versi preview ini tidak bisa begitu saja menginstall aplikasi ini ke smartphone Android. Kamu harus bergabung dahulu di komunitas Office for Android sebagai pengguna tester melalui halaman Google+ disini.
   Kabarnya, butuh waktu kurang lebih 4 jam bagi Google Play untuk memberikan permission. Jika permission telah diterima, maka kamu bisa langsung mendownload aplikasi Office melalui link dibawah ini.
Office Word for Android | Office Excel for Android | Office PowerPoint for Android

Update (29-06-2015):
Akhirnya Office untuk Android versi final sudah resmi dirilis. Bagi yang ingin mendownload, dapat langsung melalui link di bawah ini:
Office Word | Office Excel | Office PowerPoint
Selengkapnya...

19 May 2015

Microsoft Mengumumkan 6 Edisi untuk Windows 10


   Tidak lama lagi Windows 10 akan segera bisa dicoba di 190 negara dengan 111 bahasa. OS terbaru dari Microsoft ini direncanakan akan menghadirkan pengalaman yang sudah dioptimalkan untuk berbagai jenis perangkat, tetapi tetap familiar untuk semuanya. Windows 10 juga akan memfasilitasi berbagai macam perangkat. Diantaranya PC, tablet, smartphone, Xbox One, Microsoft HoloLens, dan Surface Hub. Windows 10 juga mendukung program Internet of Things, ATM, hingga perangkat pengukur denyut jantung, dan lain sebagainya.

Microsoft Mengumumkan 6 Edisi untuk Windows 10

   Seperti yang dikutip dari blog Windows, Rabu (13/05/2015) Tony Prophet, Corporate Vice President Windows and Search Marketing Microsoft menjelaskan ada 6 edisi Windows 10 yang akan dirilis pada pertengahan tahun nanti, lengkap dengan berbagai fitur beserta kegunaannya. Berikut ini daftar keenam edisi Windows 10 tersebut:

#1. Windows 10 Home

Edisi ini dibuat untuk pengguna rumahan yang menggunakan PC dan tablet untuk keperluan sehari-hari. Pada edisi ini kamu bisa melakukan semua aktivitas komputing sehari-hari seperti mengerjakan tugas, mengolah dokumen, bermain game, browsing, dan lain sebagainya. Windows 10 Home juga sudah dilengkapi dengan fitur personal assistant Cortana, browser Microsoft Edge, Continuum, Windows Hello face-recognition, login dengan hanya menggunakan scan mata dan sidik jari, serta berbagai Universal Apps seperti Photos, Maps, Calendar, Office, Mail, Music, dan Video.

Perlu diketahui, Continuum adalah jembatan antara mode desktop dan mode tablet, yang menghubungkan antara keyboard + mouse friendly dengan touch friendly. Dengan adanya fitur Continuum ini, memungkinkan pengguna tablet (touchscreen) bisa nyaman menggunakan Windows 10, begitu juga pengguna desktop (mouse  + keyboard) juga tetap nyaman menggunakannya. Continuum bekerja secara otomatis. Jika devic hybrid (laptop + tablet), ketika dock keyboard terpasang, maka mode desktop akan langsung aktif.

Selain itu, di edisi Windows 10 Home ini kamu juga bisa Xbox gaming experience di Windows 10, sehingga kamu bisa langsung memainkan game Xbox One melalui PC Windows 10.

#2. Windows 10 Pro

Windows 10 Pro memiliki semua fitur dari Windows 10 Home, hanya saja pada edisi ini disediakan fitur tambahan untuk mendukung berbagai kebutuhan lain. Misalkan, untuk keperluan usaha kecil dan menengah. Windows 10 Pro dilengkapi dengan fitur untuk mengatur device dan berbagai apps secara efisien, melindungi data sensitif, serta mendukung produktivitas mobile secara remote melalui cloud, dan sebagainya.
Selain itu, Windows 10 Pro ini juga mendukung CYOD (Choose Your Own Device) serta memungkinkan kamu untuk mendapatkan manfaat dari Windows Update for Business yang akan menghemat biaya manajemen usaha, juga mendapatkan update fitur dan security yang lebih cepat dari Microsoft.

#3. Windows 10 Enterprise

Windows 10 Enterprise digunakan untuk perusahaan kelas menengah keatas. Karena sudah dilengkapi dengan berbagai fitur dan kemampuan untuk melindungi perusahaan dari berbagai serangan yang menargetkan device, indentitas, dokumen penting, data privasi, serta aplikasi perusahaan.
Windows 10 Enterprise mendukung deployment OS, manajemen apps, dukungan range device yang lebih luas dan juga akan mendapatkan update fitur dan security dengan lebih cepat.

#4. Windows 10 Education

Windows 10 Education masih berbasiskan versi Enterprise, namun telah disesuaikan untuk keperluan sekolah dan edukasi. Baik untuk staff, administrator, guru, murid dan bidang lainnya yang membutuhkan fungsi serupa. Pada edisi ini juga menyediakan fitur-fitur yang dibutuhkan di dunia akademis. Bagi pengguna Windows 10 Home dan Pro, juga bisa melakukan upgrade ke versi Education ini.

#5. Windows 10 Mobile

Windows 10 Mobile merupakan versi Windows yang didesain khusus untuk smartphone dan tablet mini. Juga sekaligus sebagai nama baru dari Windows Phone.
Di Windows 10 Mobile ini kamu bisa menjalankan Universa Apps yang tersedia untuk Windows 10 versi desktop, lengkap dengan Office Universal Apps. Windows 10 Mobile juga support fitur Continuum for phone yang memungkinkan smartphone seperti sebuah PC saat dihubungkan ke layar monitor. Akan teetapi fitur ini hanya bisa dinikmati jika hardware smartphone mampu untuk menjalankannya.

#6. Windows 10 Mobile Enterprise

Windows 10 Mobile Enterprise dikhususkan untuk karyawan ataupun pebisnis. Sama seperti  Windows 10 Enterprise, pada edisi ini juga dilengkapi fitur security dan produktivitas ekstra. Serta bisa langsung menikmati update security dan berbagi macam fitur saat update telah tersedia.

Itulah 6 edisi Windows 10 yang kabarnya akan diluncurkan pertengahan tahun ini. Dengan diumumkannya berbagai macam edisi pada Windows 10, seolah mengingatkan kita kembali pada Windows 7 yang juga ada beberapa macam edisi untuk berbagai jenis keperluan.

Sumber: Blog Windows
Selengkapnya...

07 May 2015

Microsoft HoloLens: Kacamata Masa Depan Buatan Microsoft


   Jika kamu pernah menonton film Iron Man, pasti kamu sudah tidak asing lagi dengan kecanggihan teknologi hologram yang digunakan Tony Stark (Iron Man) untuk mengembangkan kostum besinya. Dimana teknologi tersebut menampilkan hologram sebuah obyek monitor dengan efek 3D yang dapat berinteraksi dengan penggunanya. Kini, kecanggihan seperti itulah yang kini diwujudkan oleh Microsoft ke dunia nyata melalui kacamata masa depan mereka yang bernama Microsoft HoloLens.

Microsoft HoloLens

   Kacamata ini menggunakan teknologi augmented reality untuk menggabungkan gambar hologram dengan penglihatan seseorang. HoloLens juga dibekali sensor untuk mendeteksi dunia nyata, gesture control, dan suara holografis. Perangkat ini juga tanpa kabel dan bisa digunakan tanpa harus terhubung ke komputer dan juga ditenagai sebuah prosesor baru yang disebut Holographic Processing Unit.
   HoloLens dapat menampilkan objek 3D (hologram) di hadapan pemakainya. Untuk menampilkan semua efek tersebut, Hololens menggunakan cara yang terbilang revolusioner. Yaitu dengan cara menyorotkan cahaya ke mata tanpa menyebabkan mata silau atau merasa tidak nyaman. Pengguna juga dapat berinteraksi langsung dengan objek virtual yang ditampilkan pada HoloLens. Menariknya, saat menggunakan Hololens pengguna tetap dapat melihat lingkungan di sekitar layaknya menggunakan kacamata biasa.
   Microsoft juga mengumumkan HoloStudio, sebuah software development tools yang dapat dipakai para developer untuk mengembangkan aplikasi hologram dan Windows 10 memang sengaja dibuat untuk mendukung teknologi ini. Didalam Windows 10 sudah ditanamkan application programming interface (API) khusus untuk tujuan tersebut. Seluruh aplikasi yang bersifat universal juga bisa berjalan menggunakan HoloLens.
Berikut ini adalah beberapa kegiatan yang menggunakan teknologi kacamata Microsoft HoloLens:

Microsoft HoloLens
HoloLens memudahkan seorang arsitek dalam mendesain bangunan (image by: Winpoin)

Microsoft HoloLens
HoloLens juga memudahkan seorang murid belajar
tentang anatomi tubuh manusia secara nyata
(image by: Winpoin)

Dalam video ini, ini kita juga bisa melihat demo penggunaannya:


Microsoft HoloLens memang didesain untuk memudahkan hidup penggunanya, baik itu untuk hiburan multimedia, berinteraksi, hingga produktivitas dalam bekerja. Meskipun teknologi yang dulunya hanya dapat kita lihat di film. Akhirnya mampu diwujudkan di dunia nyata. Dan bukan tidak mungkin teknologi ini akan bisa dinikmati oleh semua orang.

Sumber: Dikutip dari berbagai sumber
Selengkapnya...

04 May 2015

Windows 10 Akan Bisa Jalankan Aplikasi Android dan iOS


   Pada acara konferensi developer tahunan Build 2015 yang berlangsung di San Fransisco, Amerika Serikat kemarin Rabu (29/4/2015), Microsoft telah mengumumkan sejumlah informasi menarik. Salah satunya pengumuman Microsoft Edge sebagai nama Browser baru dari Project Spartan yang akan menjadi pengganti Internet Explorer di Windows 10 nanti. Selain itu ada lagi kabar yang tidak kalah menariknya yaitu aplikasi berbasis Android dan iOS kemungkinan besar juga akan bisa dijalankan di OS Windows 10.

Windows 10 Android dan iOS

   Menurut Microsoft, aplikasi Android dan iOS yang berjalan di Windows 10 mereka tidak akan menggunakan sistem emulator, tetapi dengan cara mem-porting aplikasi tersebut di Windows 10 melalui subsystem. Meskipun harus di porting terlebih dahulu, developer Android dan iOS akan dapat dengan mudah melakukan porting app mereka menjadi universal apps, karena Microsoft juga menghadirkan dua buah software development kit (SDK) yang dapat digunakan oleh developer aplikasi untuk membuat aplikasi Android dan iOS berjalan di Windows 10. Sehingga para developer aplikasi cukup dengan melakukan sedikit modifikasi pada kode pemrograman mereka.
   Untuk Android, Microsoft telah menyematkan dukungan untuk kode pemrograman Java dan C++ di Windows 10. Tidak hanya untuk perangkat desktop, Microsoft memastikan perangkat smartphone (Windows Phone) juga akan dibekali dukungan ke subsystem Android, sehingga memungkinkan perangkat mengoperasikan sebagian besar kode sistem Android. Sedangkan untuk iOS, Developer iOS tetap dapat menggunakan kode Objective-C yang sudah ada. Aplikasi yang sudah di-porting ke Windows juga dikabarkan akan terintegrasi dengan navigasi Live Tiles khas Windows (Metro UI). Selain mengumumkan alat pengembangan aplikasi Android dan iOS, Microsoft juga memberikan dua kode yang lainnya, yaitu kode pemrograman web dan .NET serta Win32 untuk memikat para developer.
   Langkah-langkah yang sedang Microsoft lakukan merupakan respon perusahaan terhadap berbagai permintaan agar platformnya memiliki aplikasi semakin banyak. Dengan adanya dukungan Microsoft terhadap aplikasi Android dan iOS, bukan tidak mungkin aplikasi dan game populer di Windows Store akan semakin bertambah banyak.

Sumber: The Verge dan The Next Web
Selengkapnya...

01 May 2015

Microsoft Edge, Nama Browser Terbaru di Windows 10


   Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, bahwa Microsoft sedang membuat sebuah project untuk mengembangkan browser terbaru mereka yang diberi nama "Project Spartan". Dan melalui feedback dari Windows Insider & Uservoice, ternyata juga banyak sekali yang menginginkan Microsoft tetap menggunakan nama "Spartan" sebagai browser terbaru di Windows 10. Tetapi usul dari beberapa feedback pengguna Windows tersebut gagal tercapai.
   Microsoft dalam konferensi developer Build, pada Rabu (29/4/2015) akhirnya resmi mengumumkan nama browser terbaru mereka yang diberi nama Microsoft Edge sebagai pengganti Internet Explorer di Windows 10. Nama tersebut diambil dari rendering engine yang menjadi otak dari browser dengan codename Project Spartan.

Microsoft Edge
Tampilan Browser Microsoft Edge

   Beberapa fitur baru yang terdapat di Microsoft Edge diantaranya adalah membuat catatan secara langsung di browser, Modus Reader yang sudah terintegrasi dengan personal assistant Cortana, kartu informasi ala Google Now, yang menampilkan ramalan cuaca dan sejenisnya yang berada di tempat khusus pada laman New Tab, dan juga terintegrasi dengan layanan cloud storage One Drive. Salah satu keunggulan dari Microsoft Edge adalah fitur web extension yang mendukung berbagai macam plug-in extensions dari Firefox dan Google Chrome hanya dengan sedikit beberapa penyesuaian.
Logo Microsoft Edge
Logo Microsoft Edge

   Browser ini menjalankan rendering engine baru bernama EdgeHTML. Karena dirancang khusus agar tetap berjalan dengan ringan, dan tidak lagi mendukung teknologi ActiveX. Tidak hanya untuk PC, namun Microsoft Edge juga dapat ditemukan di tablet serta perangkat smartphone milik Windows. Dan akan menjadi browser default di Windows 10 dan Windows Phone 10.
Berikut ini adalah video perkenalan Microsoft Edge:


Sumber: Dikutip dari berbagai sumber

Selengkapnya...