28 September 2014

Penyebab Komputer Not Responding dan Cara Mengatasinya


   Jika kamu bekerja menggunakan komputer, pastinya kamu pernah mengalami masalah yang disebut dengan Not Responding atau biasanya disebut "Hang". Terjadinya not responding pada komputer disebabkan karena terlalu lambatnya atau bahkan tidak mampunya suatu system untuk merespon apa yang diperintahkan.
  Contohnya saat kita ingin menggunakan aplikasi Adobe Photoshop, tetapi system terlalu lama atau tidak mampu merespon membuka aplikasi tersebut. Sehingga muncul dialog box "Application is Not Responding" diikuti dengan berubahnya layar monitor menjadi putih berbayang.

Program is Not Responding

   Perlu diketahui, munculnya dialog box Not Responding tidaklah pasti disebabkan karena masalah software saja. Terkadang, masalah tersebut kerap timbul karena masalah dengan hardware komputer.
  Nah, jika kamu berniat untuk menginstall ulang karena sering mengalami masalah tersebut. Sebaiknya tunda dulu niat kamu tersebut. sebab, bisa jadi melakukan install ulang pun tidak akan menjamin komputer kamu bebas dari peringatan Not Responding disuatu hari nanti.
  Berikut ini aku akan berikan beberapa hal penyebab komputer yang sering Not Responding dan cara mengatasinya.

#1. Banyaknya Aplikasi yang Terinstall

Terlalu banyak aplikasi yang terinstall pada komputer adalah salah satu penyebab komputer sering Not Responding. Mengapa?? Karena Karena proses yang dilakukan oleh system dalam me-load semua aplikasi akan semakin berat, dan apalagi jika aplikasi tersebut mempunyai size/ukuran yang besar hal itu dapat mengurangi kapasitas harddisk.
Akibatnya, komputer kamu akan menjadi lambat dan sering mengalami Not Responding. Oleh sebab itu, uninstall aplikasi yang tidak kamu perlukan.

#2. Tampilan Komputer yang Berlebihan

Tampilan komputer yang menarik memang menjadi sebuah kepuasan tersendiri. Ada banyak sekali cara yang dapat kita lakukan untuk dapat merubah tampilan komputer agar terlihat lebih menarik contohnya, memasang sidebar gadget, membuat shortcut aplikasi, menginstall skinpack dan lain-lain. Tapi tahukah kamu?? jika hal tersebut dilakukan secara berlebihan akan mengakibatkan RAM komputer akan bekerja lebih ekstra untuk me-load seluruh efek tampilan visual yang ada.
Akibatnya, komputer kamu akan lebih sering mengalami Not Responding.
Jadi, jangan terlalu berlebihan memasang dan menginstall berbagai tampilan untuk mengubah tampilan komputer lebih menarik. Dan lebih baik gunakan tema/tampilan standar saja.

Stardock for Windows 7

#3. Terlalu Banyak Menjalankan Aplikasi Secara Bersamaan (Multitasking)

Jika kamu bekerja dengan komputer, pastinya kamu sering menjalankan beberapa aplikasi sekaligus dalam waktu yang bersamaan atau bahasa kerennya multitasking, hehehe...
Ya, memang multitasking akan sangat berguna dan akan mempercepat suatu pekerjaan. Akan tetapi, terlalu banyak aplikasi yang terbuka akan mengakibatkan RAM komputer akan terkuras habis. Dan lama-lama akan mengakibatkan Not Responding. Jadi, usahakan jangan membuka banyak aplikasi yang memang tidak dibutuhkan. Kalau pun itu memang diperlukan, usahakan aplikasi yang terbuka tidak lebih dari 3 aplikasi.

Multitasking Windows 7

#4. Banyaknya Aplikasi yang Berjalan di Latar Belakang

Tanpa kamu sadari saat menggunakan komputer ada beberapa aplikasi yang berjalan di latar belakang. Aplikasi tersebut berjalan secara otomatis ketika kamu pertama kali menghidupkan komputer. Terlalu banyak aplikasi yang berjalan di latar belakang akan akan mengambil banyak resource memori dan komputer kamu menjadi sering Not Responding.
Oleh karena itu, kamu harus memeriksa daftar Startup yang berjalan. Untuk dapat memeriksa Startup, cukup buka Windows Run (Win+R) dan ketikkan msconfig (untuk Windows XP, Vista dan 7). Lalu di Tab Startup, hilangkan centang pada aplikasi yang yang tidak kamu kenal.

System Configuration Windows 7

Sebaiknya kamu tetap centang pada beberapa program yang berperan penting untuk mendukung kinerja Windows seperti driver dan Anti virus.

#5. Aplikasi yang Tidak Kompatibel

Terkadang kamu ingin menjalankan aplikasi lama sebelum OS Window 7 dirilis. Akibatnya, aplikasi tersebut akan memunculkan di dialog box Not Responding karena tidak mensupport OS Windows 7. Dan beroprasi pada OS tertentu saja misalkan (Windows XP).
Oleh karena itu, periksa dahulu aplikasi yang akan kamu install, system yang dibutuhkan oleh aplikasi tersebut apakah sudah cocok dengan komputermu.

#6. Virus dan Malware

Lagi-lagi virus dan malware masih turut andil dalam semua masalah yang terjadi dikomputer. Termasuk masalah Not Responding.
    Baca Juga: Tips Agar Komputer Terhindar Dari Serangan Virus dan Malware
Ancaman virus dan malware tersebut juga berpengaruh terhadap kinerja system. Oleh sebab itu, selalu update database terbaru anti virus kamu. Agar terhindar dari semua ancaman tersebut.

  Seperti yang sudah aku jelaskan sebelumnya, bahwa penyebab komputer sering Not Responding bukan hanya karena masalah software/aplikasi saja. Tapi juga karena masalah dengan hardware komputer. Diantaranya:

#a. Harddisk


Harddisk yang hampir penuh juga dapat menyebabkan masalah Not Responding. Ini karena komputer membutuhkan waktu lama untuk me-load seluruh file yang ada di dalam harddisk.
    Baca juga: Cara Meningkatkan Ruang Harddisk di Windows
Oleh karena itu, usahakan untuk memberi space yang longgar pada harddisk agar komputer dapat berjalan lebih lancar.

#b. RAM

RAM adalah salah satu faktor utama yang turut menyebabkan sering mengalami Not Responding. Misalkan, jika kamu memiliki komputer dengan memori RAM kurang mendukung/pas-pasan, dan ingin menjalankan aplikasi yang "berat", sebaiknya batalkan niatmu tersebut. Sebab jika hal tersebut dipaksakan, maka RAM kamu akan terkuras habis. Dan akhirnya sudah dipastikan komputer akan mengalami Not Responding. Oleh sebab itu, jalankan aplikasi yang cocok buat spesifikasi memori RAM komputermu. Atau sebaiknya, upgrade RAM kamu agar komputer berjalan lebih optimal.

Nah, itulah beberapa penyebab komputer yang sering Not Responding dan cara mengatasinya. Dengan mengetahui beberapa penyebab diatas, maka diharapkan kamu agar lebih bijak lagi dalam menggunakan komputer.

Semoga bermanfaat..

Selengkapnya...

25 September 2014

Cara Mengatasi Komputer yang Lambat


Cara Mengatasi Komputer yang Lambat

  Bagi pengguna komputer yang mempunyai tingkat produktifitas yang tinggi, pastinya akan selalu menginginkan performa komputer yang cepat agar lebih cepat menyelesaikan suatu pekerjaan.
  Akan tetapi, entah mengapa komputer kamu sering sekali lambat?? Atau bahkan sering "not responding". Apalagi jika kamu menggunakan OS Windows 7 ataupun Windows 8. Dimana dalam system operasi tersebut terdapat banyak sekali aplikasi yang sebenarnya tidak terlalu berguna dan berjalan secara otomatis yang juga salah satu penyebab komputer menjadi lambat. Tentu hal ini pasti akan membuat kamu akan jengkel.
  Untuk mengatasi hal tersebut, berikut ini aku akan membagikan tips untuk mempercepat kinerja komputer kamu yang sudah mulai melambat.

#1. Uninstall Aplikasi yang Tidak Terlalu Penting

 Biasanya, jika kamu menginstall ulang komputer melalui jasa install ulang, pasti komputer kamu akan diinstall berbagai macam aplikasi yang sebenarnya tidak terlalu penting atau bahkan sama sekali tidak terpakai. Oleh karena itu, hapus sebagian aplikasi tersebut dengan cara pilih menu Programs and Features  di Control Panel dan uninstall aplikasi yang "tidak penting" tersebut.

Programs and Features Windows 7

#2. Menonaktifkan Aplikasi yang Berjalan di Startup

Ketika Windows melakukan booting, secara otomatis ada beberapa aplikasi yang berjalan pada saat bersamaan. Tak jarang terdapat aplikasi yang "lumayan besar" akan mengambil banyak resource memori dan membuat komputer kamu menjadi lambat.
Untuk itu, kamu perlu memeriksa daftar aplikasi kamu yang berjalan di startup. Dengan cara buka Windows Run (Win+R) dan ketikkan msconfig (untuk Windows XP, Vista dan 7). Setelah itu, hapus centang pada aplikasi yang tidak diperlukan. klik Apply dan OK, Lalu restart komputermu.

System Configuration Windows 7

Sebaiknya kamu tetap centang pada beberapa program yang berperan penting untuk mendukung kinerja Windows seperti driver dan Anti virus.

#3. Menonaktifkan Fitur Aero Theme

Adanya fitur Aero Theme di Windows 7 memang membuat tampilan komputer kamu menjadi menarik. Akan tetapi fitur aero theme ini juga cukup banyak mengambil resource memori dan mengakibatkan komputer lambat.
Oleh sebab itu, Dengan menonaktifkan Aero theme, komputer kamu akan berjalan lebih lancar. Cara menonaktifkannya. Klik kanan pada desktop, pilih "Personalize" klik tab "Window color", hapus centang "Enable Transparency".

Aero Theme Windows 7

Sebaiknya gunakan tema classic atau basic theme untuk menghemat penggunaan resource memori.

#4. Menonaktifkan Visual Effects

Selain Aero Theme, Windows 7 juga mempunyai fitur Visual Effect. Yang sama fungsinya untuk membuat tampilan menjadi menarik. Dengan menonaktifkan fitur ini, juga dapat meningkatkan performa komputer secara signifikan. Caranya, pada Start Menu ketik Performance, pilih Adjust the appearance and....  Lalu pilih "Adjust for best performance"

Performance Options Windows 7

#5. Hapus Temporary File

Salah satu penyebab komputer lambat adalah semakin banyaknya file-file temporary. Apa itu temporary file?? Temporary File di Windows adalah file-file yang penggunaannya hanya bersifat sementara. File sementara tersebut dibuat untuk menyimpan data sementara ketika file sedang dibuat, diproses ataupun digunakan. Jika file-file tersebut banyak sekali yang tersimpan, semakin lama komputer akan semakin lambat.
Untuk membersihkannya, jalankan aplikasi Disk Cleanup dengan cara buka Windows Run (Win+R), ketik cleanmgr lalu pilih drive yang akan di cleanup. (disarankan untuk memilih drive C).

Disk Cleanup Windows 7

#6. Lakukan Defragment Harddisk Secara Berkala

Terlalu sering menghapus, memindah, mengubah suatu data, atau install/uninstall aplikasi menyebabkan file akan terfragment (acak-acakan). Melakukan defrag harddisk bertujuan untuk menyusun ulang data-data yang teracak-acak. Sehingga harddisk dapat bekerja lebih efisien dan lebih cepat dalam mengakses data.
Aplikasi Defrag harddisk ini bisa dibuka melalui Start Menu > All Programs > Accessories > System Tools > Disk Defragmenter. Kemudian Lakukan Analyze disk pada partisi Windows atau partisi C. Lalu klik Defragment disk.

Disk Defragmenter Windows 7

Sebaiknya lakukan defrag pada partisi Windows secara berkala (atau minimal disk telah terfragmentasi sebesar 10%).

#7. Update Selalu Anti Virus 

Selalu update database terbaru anti virus kamu, hal ini berguna untuk melindungi komputer kamu dari serangan virus, trojan, malware dan program berbahaya lainnya, karena virus juga dapat memperlambat kerja komputer.

Avast Anti Virus

Itulah beberapa tips tentang cara mengatasi komputer yang lambat. Dengan menerapkan langkah di atas, maka komputer kamu akan berjalan dengan cepat,. Sehingga kembali nyaman digunakan untuk bekerja.

Semoga bermanfaat..

Selengkapnya...

19 September 2014

Tips Sebelum Mendownload Software di Internet


Tips Sebelum Mendownload Software di Internet

  Software merupakan salah satu hal yang paling dicari di internet. Namun sayangnya, tidak semua software itu aman. Banyak pihak-pihak developer yang tidak bertanggung jawab menyisipkan suatu program yang berbahaya didalam software mereka untuk menginfeksi komputer demi keuntungan pribadi. Oleh karena itu, sebelum mendownload software, terutama bagi pengguna Windows. Kamu harus memastikan terlebih dahulu bahwa software tersebut aman dan terpercaya.
  Tetapi bagi pengguna komputer pemula menentukan aman atau tidaknya suatu software itu tidaklah mudah. Nah, melalui artikel ini aku akan memberikan beberapa tips yang sebaiknya dilakukan sebelum mendownload suatu software.

#1. Pastikan Kamu Terlebih Dahulu Mencari Review dari Software Tersebut

Biasanya, jika ada suatu software terbaru. Pastinya kamu akan cepat-cepat mendownload dan menginstalnya di PC. Padahal kamu belum tentu mengerti fungsi dari software tersebut.
Oleh karena itu, ada baiknya jika kamu googling terlebih dahulu untuk mencari review sebanyak-banyaknya dari pengguna lain tentang software yang akan kamu download.

#2. Pastikan Software Tersebut Berasal Dari Developer yang Terpercaya

Seperti yang sudah aku jelaskan diawal artikel. Bahwa tidak semua software itu aman. Oleh karena itu, Pastikan software tersebut dari pihak developer yang terpercaya.
Contohnya, kamu ingin mendownload browser Google Chrome. Maka pastikan kamu mendownloadnya dari situs official yang asli. Sehingga keamanan dari software tersebut akan lebih terjamin.

Tips Sebelum Mendownload Software di Internet

#3. Waspadai Link Download Palsu

Apabila kamu kesulitan mencari  situs official yang asli. Tentu kamu akan mendownload suatu software tersebut dari situs-situs selain official. Biasanya kamu akan menemukan link download palsu yang sebenarnya merupakan iklan atau software tambahan yang tidak penting.
Untuk lebih mengetahui apakah link download tersebut palsu atau tidak, kamu bisa mengarahkan mouse (tanpa mengklik pada tombol download tersebut). Setelah itu, kamu akan melihat munculnya link di pojok kanan atau kiri awah pada browser yang kamu gunakan. Jika link tersebut sama dengan link untuk mendownload software yang kamu inginkan, maka link tersebut asli. Tapi jika tidak sama, maka link download tersebut palsu.

Tips Sebelum Mendownload Software di Internet

#4. Hindari Permintaan untuk Menginstall Software Tambahan

Ketika kamu akan mendownload suatu software, biasanya kamu akan diminta untuk menginstall software tambahan yang sebenarnya tidak penting.
Contohnya, saat kamu akan mendownload Adobe Flash Player dari situs Adobe, kamu akan diberikan pilihan untuk menginstall McAfee Security Scan Plus juga yang sebenarnya tidaklah terlalu penting. Untuk menghindarinya kamu harus menghilangkan tanda centang dari pilihan tersebut dan barulah kamu bisa mendownload Adobe Flash Player.

Tips Sebelum Mendownload Software di Internet

  Itulah beberapa tips sebelum mendownload software. Mungkin tips tersebut pada awalnya terlihat ribet. tetapi lama - kelamaan kamu akan terbiasa dan "insting" kamu akan semakin terasah untuk dapat membedakan software mana yang aman dan mana yang tidak aman. Nah, setelah kamu mendownload software yang kamu inginkan. Silahkan baca juga artikel tentang Cara Menginstall Software Dengan Baik dan Benar.

Semoga bermanfaat..
Selengkapnya...

16 September 2014

Cara Mempercepat Download di IDM


Cara Mempercepat Download di IDM

  Setiap pengguna internet pasti sering sekali melakukan kegiatan download-mendownload file di internet, dan pastinya ingin bisa mendownload dengan lebih cepat. Salah satu aplikasi yang sudah terkenal dapat mendownload dengan cepat adalah Internet Download Manager atau biasa disebut IDM.
  Tapi, tahukah kamu bahwa ternyata kita dapat meningkatkan kecepatan download dengan IDM hingga 2 kali lipat hanya dengan sedikit mengatur settingan pada IDM.
Berikut ini caranya:

#1. Memaksimalkan Kecepatan Koneksi Internet

  IDM dapat mempercepat proses download karena memaksimalkan kecepatan koneksi internet kita dan juga memaksimalkan jumlah koneksi yang bisa dilakukan ke server tujuan tempat file tersimpan.
  Oleh sebab itu, kita harus mengatur agar IDM menggunakan semua kecepatan koneksi internet kita hanya untuk melakukan proses download.
Caranya: buka IDM -> Klik menu Download -> Options

Cara Mempercepat Download di IDM

Kemudian pilih Connection -> pada Connection Type / Speed pilih High speed.. .

Cara Mempercepat Download di IDM

Kelebihan dan kekurangan jika menggunakan cara diatas:
  • Kelebihan: Proses download akan berjalan lebih cepat, karena jumlah koneksi yang dihubungkan ke server file tersimpan sangat banyak dalam waktu yang bersamaan.
  • Kekurangan: Ketika proses download sedang berlangsung, maka kamu tidak dapat browsing dengan cepat. Karena semua kecepatan internet digunakan untuk proses download.
#2. Memaksimalkan Kinerja File Server

  IDM memaksimalkan kinerja server penyimpan file dengan cara melakukan koneksi sebanyak mungkin atau disebut juga Multiple File Stream dan mendownload file dalam beberapa bagian langsung secara bersamaan.
  Oleh sebab itu, Agar proses download berjalan dengan lebih cepat, maka kita harus memaksimalkan jumlah koneksi internet dari PC kita ke server penyimpan file sebanyak mungkin yang IDM mampu. Caranya sama seperti langkah pertama: buka IDM -> Klik menu Download -> Options -> Connection -> pada Max. Connections number -> pilih 32 koneksi.

Cara Mempercepat Download di IDM

Kelebihan dan kekurangan jika menggunakan cara diatas:
  • Kelebihan: Proses download akan berlangsung lebih cepat, karena jumlah koneksi internet yang dihubungkan ke file server sangat banyak dalam waktu yang bersamaan.
  • Kekurangan: terkadang, server tempat kamu melakukan download sering memutuskan koneksi saat download masih berlangsung dengan jumlah setting 32 koneksi. Jika hal tersebut terjadi, maka kamu dapat mengurangi jumlah setting di 16 koneksi.
  Dengan melakukan 2 cara diatas maka kecepatan download di IDM dapat meningkat. Akan tetapi cara tersebut masih ada batasannya. Jika kecepatan internet kamu yang sangat rendah/lemot, maka cara tersebut tidak akan berpengaruh apa-apa. Dan juga ditentukan oleh kualitas server tempat file tersimpan yang akan kita download. Semakin bagus server tersebut, maka kecepatan mendownload file juga akan meningkat.

Sumber referensi: dikutip dari berbagai sumber.

Semoga bermanfaat..

Selengkapnya...

10 September 2014

Cara Memproteksi File di Windows


Cara Memproteksi File di Windows

  Jika kamu memiliki file-file penting dan sangat rahasia di komputer, pastinya kamu tidak ingin file-file tersebut dicopy, dirubah atau bahkan dihapus oleh seseorang tanpa izin darimu. Apalagi jika komputer kamu adalah komputer yang digunakan bersama.
  Oleh sebab itu, maka ada baiknya kamu menerapkan level keamanan yang lebih baik sehingga kejadian yang tidak diinginkan dapat dihindari. Nah, kali ini aku akan berbagi trik cara mengamankan atau memproteksi file-file pribadi kamu.

Baca Juga:
Cara Membuat Folder Rahasia di Windows
Cara Menyembunyikan File atau Folder Menjadi Super Hidden di Windows
Cara Menyembunyikan File ke Dalam Gambar Dengan Command Prompt

Trik ini tidak menggunakan aplikasi tambahan, hanya memanfaatkan fitur yang telah disediakan oleh Windows. Berikut ini langkah-langkahnya:

Pertama, klik kanan pada file yang ingin kamu proteksi. Kemudian pilih Properties.

Cara Memproteksi File di Windows

Kemudian pilih tab Security klik Edit.

Cara Memproteksi File di Windows

Maka akan muncul window seperti gambar dibawah ini. Ubah semua centang dari Allow menjadi Deny. Kemudian pilih Apply.

Cara Memproteksi File di Windows

Jika muncul peringatan seperti gambar dibawah ini. Klik Yes.

Cara Memproteksi File di Windows

Sekarang kamu coba file kamu dengan membuka, mengedit, atau menghapusnya. Maka akan muncul peringatan seperti gambar dibawah ini.

Cara Memproteksi File di Windows

Bagaimana?? Cukup mudah bukan?? Dengan trik yang sederhana tersebut, maka file-file pribadi kamu akan aman dari tangan-tangan jahil. Dan jika ingin mengembalikan lagi seperti semula, ulangi pada langkah pertama. Ubah semua centang dari Deny menjadi Allow.

Semoga bermanfaat..

Selengkapnya...